Keutamaan Hari Jumat, Waktu Mustajab Baca Doa Setelah Shalat Ashar

Oleh: Dwi Rahayu

blokTuban.com - Bagi umat aga Islam, hari Jumat merupakan hari yang agung. Terdapat keutamaan yakni waktu musjatab membaca doa setelah Shalat Ashar.

Waktu yang sering dianggap mustajab (dikabulkan) untuk berdoa pada hari Jumat adalah pada saat terjadinya Shalat Jumat. Shalat Jumat adalah shalat berjamaah yang dilaksanakan pada siang hari, menggantikan shalat Dzuhur pada hari Jumat. Shalat ini terdiri dari dua khutbah dan empat rakaat shalat.

Waktu Shalat Jumat dimulai sekitar pertengahan hari, yaitu antara waktu Dzuhur hingga waktu Ashar. Di beberapa daerah, ada perbedaan pendapat mengenai kapan waktu Shalat Jumat dimulai, tetapi umumnya dimulai setelah matahari berada pada ketinggian sekitar 45 derajat dari ufuk timur.

Ada beberapa pendapat, yang dikutip dari NU Online mengenai waktu mustajab tersebut. Di antaranya adalah pendapat yang menyatakan waktu ijabah adalah setelah Ashar di hari Jumat.

baca juga:

Kumpulan Doa Belasungkawa untuk Orang Meninggal

- Kumpulan Doa Dimudahkan Segera Melunasi Utang

Pendapat tersebut berdasar pada hadits sebagai berikut:

يوم الجمعة اثنتا عشرة ساعة منها ساعة لا يوجد عبد مسلم يسأل الله شيئا إلا أتاه إياه فالتمسوها آخر ساعة بعد العصر

“Dua belas jam pada hari Jumat di antaranya terdapat waktu yang seorang hamba Muslim tidaklah meminta sesuatu kepada Allah di waktu tersebut, kecuali Allah mengabulkan permintaannya. Maka carilah waktu tersebut di akhir waktu setelah Ashar.” (HR. Abu Daud, al-Nasa’i, al-Hakim dan al-Baihaqi).

Hadits tersebut disahihkan oleh Imam al-Hakim, beliau sebagaimana dikutip al-‘Iraqi menegaskan:

قال الحاكم صحيح على شرط مسلم

“Dan al-Hakim berkata, hadits ini sahih sesuai standar kesahihannya Imam Muslim.” (Syekh Zainuddin Abdurrahim bin al-Husain al-‘Iraqi, juz 3, hal. 190).

Sementara itu dalam Kitab Syuabul Iman dan Kitab Nurul Lum'ah terdapat bacaan doa yang bisa dipanjatkan selepas salat Ashar di hari Jumat. Doa ini bisa dibaca untuk mengharapkan keberkahan sekaligus memohon perlindungan Allah SWT.

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لا إِلَهَ إِلا أَنْتَ خَلَقْتَنِي ، وَأَنَا عَبْدُكَ وَابْنُ أَمَتِكَ ، وَفِي قَبْضَتِكَ ، وَناصِيَتِي بِيَدِكَ ، أَمْسَيْتُ عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ بِنِعْمَتِكَ ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي ، فَاغْفِرْ لِي ذُنُوبِي إِنَّهُ لا يَغْفِرُ الذُّنُوبُ إِلا أَنْتَ

Arab latin: Allahumma Anta Rabbi laa ilaaha illa Anta khalaqtani, wa ana abduka wabnu amatika wafi qabdhotika wa nasiyati bi yadika. Amsaitu ala ahdika wa wa'dika mastatho'tu a'udzu bika min syarri ma shona'tu. Abu'u bi ni'matika wa abu'u bidzanbi faghfirly dzunubi. Innahu la yaghfirudz dzunuba illa Anta.

baca juga:

Mau Meluluhkan Hati dan Memohon Kekayaan, Baca Doa Nabi Sulaiman yang Populer Ini

Artinya: "Ya Allah, Engkau Tuhanku, tidak ada tuhan yang aku sembah kecuali Engkau yang telah menciptakanku. Menciptakanku sebagai hambamu dan anak dari hamba sahayamu. Hidupku ada dalam genggaman-Mu. Aku hidup atas janji dan ancaman-Mu. Selama aku bisa, aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang telah aku perbuat,. Aku telah menyia-nyiakan nikmatmu. Dan aku berbuat dosa. Maka ampunilah dosaku. Sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa kecuali Engkau."

Syekh Mutawalli Sya'rawi menyatakan doa adalah seruan dari bawah ke atas. Maksudnya dari hamba kepada tuhannya dan tidak dihadapkan kecuali kepada Dzat Yang kekuasaan-Nya melebihi kekuasaan yang berdoa.

Tetapi, penting untuk diingat bahwa setiap waktu adalah waktu yang baik untuk berdoa dan memohon kepada Allah SWT. Tidak hanya pada hari Jumat atau waktu-waktu tertentu saja. Allah SWT mendengar doa-doa hamba-Nya dalam setiap saat asalkan doa tersebut ikhlas dan tulus.

 

 

Temukan konten blokTuban.com menarik lainnya di GOOGLE NEWS