Masyarakat Sekitar Industri Tuban Diingatkan Waspada Resiko Kebocoran Gas

Reporter : Ali Imron 

blokTuban.com - Simulasi kegagalan teknologi industri di Kabupaten Tuban tahun 2023 telah diikuti oleh 400 personil di Lapangan Desa Sokosari, Kecamatan Soko pada Selasa (20/6/2023). 

Kegiatan yang merupakan inisiatif Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban itu, dihadiri langsung Sekretaris BPBD Jatim sekaligus Plh. Kalaksa BPBD Jatim, Andika N Sudigda. 

Simulasi kegagalan teknologi industri bersama PT Pertamina EP Sukowati itu diapresiasi oleh Andika. Simulasi penting karena Tuban sekarang memiliki banyak industri besar, termasuk bidang minyak dan gas bumi. Sebagaimana diketahui, Migas memiliki resiko kegagalan industri cukup tinggi. 

"Daerah lain yang punya potensi bencana sama harus meniru BPBD Tuban," ujar Andika dikutip blokTuban.com dari instagram @bpbdjatim. 

Tak hanya masyarakat di Dusun Sarirejo, Desa Sokosari, Kecamatan Soko yang terlibat namun juga dari unsur TNI/Polri, TRC BPBD Tuban, tim PMK Tuban, Tagana Dinas Sosial, tim keamanan perusahaan, puskesmas, dan PMI. 

Sebelum simulasi, Asisten Administrasi Umum Setda Tuban, Moh. Mahmud memimpin apel dan sidak pasukan. Turut hadir dalam apel yakni Kalaksa BPBD Tuban, Sudarmadji, Kepala BMKG Tuban, Zem Irianto Padama, Manager Field PT Pertamina Sukowati, Totok Parafianto, Forkopimca Soko, dan Direktur RSUD Dr. R Koesma Tuban, Masyhudi. 

Sementara itu, Sudarmadji mengatakan, BPBD konsisten mengajak seluruh perusahaan di Tuban untuk menyiapkan personil dan masyarakat sekitarnya. Supaya mengerti cara evakuasi mandiri melalui simulasi. 

"Kegagalan teknologi dapat dicontohkan kebocoran gas. Ketika itu terjadi masyarakat harus tahu apa yang mesti dilakukan," tutup mantan Kadis PRKP Tuban itu. 

Diketahui, kegiatan simulasi kegagalan teknologi industri terus digelar oleh BPBD Tuban setiap tahunnya bersama perusahaan terkait. Sebab, kegagalan teknologi harus diantisipasi sejak dini agar ketika terjadi jumlah korban material/jiwa dapat dikurangi. [Ali/Dwi]

 

Temukan konten blokTuban.com menarik lainnya di GOOGLE NEWS