16:00 . Pelebaran Jalan, Jalur Ini Sering Macet   |   15:00 . Patroli Gabungan Pasca Pemilu, Petugas Sisir Jalan Nasional   |   09:00 . Lebaran Kurang 10 Hari, Harga Sapi di Pasar Hewan Tuban Anjlok   |   07:00 . Teh Manis Buat Buka Puasa, Sehat Nggak Sih?   |   20:00 . Jelang Hari Raya Komisi VI DPR RI Sidak Pasar Baru Tuban   |   19:00 . Relawan Cinta NKRl Kutuk Petualang Politik Rongrong Wibawa Pemerintah   |   18:00 . PSHT Rayon Jetak Bagi Takjil dan Santuni Anak Yatim   |   17:00 . Macam Macam Sedekah   |   14:00 . Siang Ini WhatsApp, IG, dan FB Kembali Normal   |   13:00 . Dinkes Siapkan 4 Posko Kesehatan di Jalur Pantura   |   12:00 . Jelang Mudik Lebaran, Ratusan Pengemudi Angkutan Umum Dites Urine   |   10:00 . Mengintip Besar Kecilnya THR PNS Tuban   |   09:00 . 4 Fakta Menarik Seputar Musim Kemarau di Tuban   |   08:00 . Disparbudpora Mulai Merehab Tempat Wisata   |   07:00 . Bicara dengan Diri Sendiri Ternyata Bermanfaat, Percaya?   |  
Mon, 27 May 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 14 March 2019 11:00

Doa Bersama Awali Pembersihan Lahan KLHK

Doa Bersama Awali Pembersihan Lahan KLHK MULAI DIBERSIHKAN : Lahan Milik Kementerian LHK Salah Satu Bagian Dari Lokasi Kilang Pertamina Mulai Dibersihkan

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com – Setelah serah terima tali asih ke 776 penggarap, hari ini lahan milik Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) langsung dibersihkan. Bersih-bersih diawali dengan doa bersama warga, dan tim Pertamina yang disaksikan aparat berseragam hijau. 

"Hari ini pembukaan land clearing lahan KLHK," ujar Kepala Desa Wadung, Sasmito, kepada blokTuban.com, Kamis (14/3/2019).

Land clearing tersebut untuk ground breaking atau pelatakan batu pertama Kilang Tuban yang direncanakan tanggal 20 Maret 2019. Presiden Joko Widodo dijadwalkan hadir. 

Lebih awal tanggal 17 Maret 2019, Menteri LHK, Siti Nurbaya juga datang di Kabupaten Tuban. Agendanya deklarasi Poros Hijau Indonesia Jawa Timur di Bukit Wilis Hotel & Resort Jenu. 

Diberitakan sebelumnya, Projek Koordinator Kilang Tuban, Kadek Ambarawa Jaya, menjelaskan sesuai jadwal pengosongan lahan dilakukan setelah penggarap menerima tali asih Rp20 juta per hektare. Pesan bagi yang sudah panen, diminta tidak menanam lagi.

"Karena kalau tanam lagi nanti molor waktunya," ujarnya, ketika dikonfirmasi blokTuban.com, di Kantor Kecamatan Jenu.

Sedangkan bagi penggarap yang terlanjur menanam, Pertamina akan melakukan pembersihan lahan secara selektif. Diharapkan dukungan penuh dari penggarap, supaya mega proyek kilang di Jenu bisa beroperasi tahun 2025. 

Salah penggarap Dedi asal Desa Rawasan, mengaku senang menerima tali asih karena ini lahan dari pemerintah dan warga sudah diijinkan mengerjakan bertahun-tahun. Keluarganya menggarap lahan kurang dari 1/2 hektare atau tepatnya 400 meter persegi. 

"Lumayan dari kurang dari Rp10 juta," terangnya sambil tersenyum. 

Adapun data penerima tali asih total 779 penggarap. Mereka berasal dari Desa Wadung 404 orang Rawasan 100 orang, Kaliuntu 49 orang, dan Mentoso 226 orang. [ali/ono]

 

Tag : kilang, minyak, perta, ina, tuban, lhk, lahan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more