13:00 . 883 CJH Tuban Berangkat Tahun Ini   |   12:00 . Proyek Pipa BAG Diklaim Minim Sosialisasi, Ini Tanggapan Perusahaan   |   11:00 . 82 Masjid ber-SK Belum Lapor Baznas   |   10:00 . Awas !! Gelombang Laut Utara 2,5 Meter   |   09:00 . Ini Status Pengukuran Lahan Kilang Tuban di 3 Desa¬†   |   08:00 . Ini Dia Striker Buruan Persatu   |   07:00 . Bayi Suka Menjulurkan Lidah, Normal Enggak Ya?   |   20:00 . Perdana Buka, Antrean Pengunjung Bioskop Mengular   |   19:00 . Api dari Sampah, Warung di Jalan Pantura Nyaris Ludes Terbakar   |   17:00 . Problematika Penerapan Sistem Zonasi PPDB 2019   |   16:00 . Dinas PM PTSP dan Naker Tuban Cek Kesiapan Bioskop   |   15:00 . Ini Bahasan Konferensi Kepala Desa Se-Kecamatan Soko   |   14:00 . 68 PNS Pensiun, 12 CPNS Terima SK   |   13:00 . Wabup Minta Kontraktor Pemenang Tender Segera Memulai Pengerjaan JLS   |   12:00 . Anggaran Pilkada Tuban 2020 Naik Dua Kali Lipat   |  
Thu, 20 June 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 02 January 2019 17:00

Tahun Baru, Jasa Paket Pos Ada Penyesuaian Tarif?

Tahun Baru, Jasa Paket Pos Ada Penyesuaian Tarif?

Reporter: Mochamad Nur Rofiq 

blokTuban.com - PT POS (Persero) menyebut ada penyesuaian tarif untuk beberapa layanan. Tarif tersebut berlaku mulai kemarin Selasa (1/1/2019).

"Diinformasikan bahwa mulai 1 Januari 2019, Pos Indonesia akan melakukan penyesuaian tarif untuk kategori layanan, Express Mail Service, Pos Ekspor, Paketpos Cepat Internasional, dan Tercatat (R) Internasional," tulis PT POS di laman http://www.posindonesia.co.id/index.php/penyesuaian-tarif-pos-indonesia/

Data yang berhasil dihimpun blokTuban.com menyebutkan, pihaknya telah melakukan segala upaya untuk menghindari penyesuaian tarif layanan. Pihaknya mengklaim penyesuaian tarif ini adalah sesuatu yang harus dilakukan untuk memastikan kualitas layanan yang tinggi bagi pelanggan kami.

"Kami mengupayakan penyesuaian tarif tetap terjangkau oleh masyarakat di tengah meningkatnya biaya operasi," begitu imbuhnya. 

Sementara itu Kepala Cabang PT Pos Indonesia, Kecamatan Jatirogo, Chudori saat dikonfirmasi wartawan media ini menyatakan hal yang sama. Kendati begitu saat ditanya jumlah penyesuaian tarif, pihaknya mengaku tidak begitu faham.

"Iya betul, ada kenaikan tarif mulai hari ini. cuma saya nggak tahu pasti berapa prosentase kenaikanya. Karena beda daerah beda persentase tarif," tukas Chudori saat diwawancarai blokTuban.com, Rabu (2/1/2018).

Di kesempatan yang sama, salah seorang pengguna jasa POS, Maskin (42) menuturkan, ada beberapa kenaikan tarif, terutama pos kilat ke luar pulau. Menurut dia kenaikan tarif kisaran 50 persen hingga 100 persen. 

"Sebagai contoh pos kilat dari Tuban dengan berat 1 kg ke Langsa, Banda Aceh tarif awalnya Rp62.500 kini menjadi Rp96.000. Terus paketan 2.5 kg ke Toli-Toli Utara dari Rp99.000 kini menjadi Rp259.500," beber pelaku usaha jual beli online tersebut. [rof/col]

 

Tag : pos, jasa, paket

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more