09:00 . BMKG: Equinox, Fenomena Biasa, Masyarakat Dihimbau Tenang   |   08:00 . Dua Hari Lagi TMMD Ke-104 Tuban Ditutup   |   07:00 . Tips Karier: Lakukan 5 Cara Ini Agar Sukses Jadi Girl Boss   |   15:00 . Tersangka Penggelapan Bantuan Sapi di Tuntut 1,5 Tahun Penjara   |   14:00 . Cari Bibit Atlet, PO Cabang Tuban Gelar Kompetisi Antar Ranting   |   12:00 . Suksesi Pemilu di Tuban, KPU Gelar Konser Musik.   |   11:00 . 129 Bidang Lahan Warga Selesai Dipatok untuk Kilang Tuban   |   09:00 . Camat Hendro Pensiun, Sempat Bercita-Cita Jadi Hansip   |   08:00 . Refresing Bersama Kader Kesehatan Kecamatan Jenu   |   07:00 . Manfaat Berhubungan Intim Selama 30 Hari   |   17:00 . Belum 3 Bulan, Ada 7 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan   |   16:00 . Bulog Belum Bisa Terima Beras Dari Petani, ini Alasannya...   |   15:00 . Nuansa Klasik Santai, Ngopi Nongkrong Tanjung Sari   |   14:00 . Masyarakat Sekitar TPPI Rutin Dapat Pengobatan Gratis   |   13:00 . Kebakaran Lumat Rumah Pedagang Ikan   |  
Mon, 25 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 27 December 2018 18:00

Tunel, Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas Panen Garam

Tunel, Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas Panen Garam

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Dinas Perikanan dan Peternakan (DPP) Kabupaten Tuban dengan menggandeng Pusat Studi Pesisir dan Kelautan (PSPK) Universitas Brawijaya Malang melakukan uji coba dan panen produksi garam di Desa Leran Wetan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban dengan sistem tunel.

Dalam kesempatan itu, Kepala DPP Tuban M. Amenan mengatakan, produksi garam dengan sistem tunel ini bertujuan untuk mengubah pandangan masyarakat tentang produksi garam yang tetap bisa dilakukan walaupun dalam musim penghujan dengan kualitas yang bagus. 

"Selain bisa maksimal dalam produksi saat musim penghujan, poduksi garam dengan sistem tunel juga menghasilkan garam kualitas 90 NaCl atau setara dengan kualitas industri," terang kepala DPP Tuban, M. Amenan.

Menurutnya, dengan area produksi mencapai 1 hektare dapat dibangun sebanyak 14 tunel lahan produksi dengan ukuran meter persegi. Dari 14 tunel tersebut dapat dibagi menjadi 6 tunel peminihan, 4 tunel tandon, 4 tunel  kristalisasi. Dari 4 tunel kristalisasi yang masing-masing tunel mampu memproduksi 300 kg garam (0,3 ton). 

"Penerapan metode tunel dapat dilakukan dengan panen 2 kali dalam satu bulan, dengan asumsi produksi 6 bulan musim kemarau dan 6 bulan musim hujan. Setelah melewati proses kristalisasi maksimal 15 hari dapat dilakukan pemanenan," jelas Amenan.

Sementara itu Direktur PSPK, Andi Kurniawan menyatakan, bahwa sistem tunel dengan menggunakan tambak rumah kaca mampu memproduksi sekitar 164 Ton garam per hektare dalam setahun, hal itu jauh lebih besar dari pada tambak konvensional yang hanya mampu sebesar 80-100 Ton, meski dengan investasi tambahan untuk pembuatan rumah kaca sebesar Rp54 juta perhektar (dapat digunakan selama 3 Tahun). 

"Dengan asumsi harga garam Rp1.000 perkilo maka petani garam akan memperoleh penambahan nilai sebesar 64 juta perhektar dalam setahun," pungkas Andi.[hud/col]

 

Tag : ekonomi, petani, garam

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more