12:00 . Boyong Adipura, Bupati Singgung Sejumlah Toko di Jalan Nasional yang Lumutan   |   11:00 . WhatsApp BATASI PESAN FORWARD MAKSIMAL 5 KALI   |   10:00 . Adipura ke-7, Bupati Akui Persoalan Sampah di Sungai Masih Belum Selesai   |   09:00 . AMPO, PANGANAN DARI TANAH LIAT KHAS TUBAN   |   08:00 . Intip...! Hujat Lebat Masih Berpotensi Mengguyur Wilayah Tuban   |   07:00 . Manfaat Jalan Kaki Bukan Hanya untuk Kesehatan Fisik, Tapi Juga Mental   |   19:00 . Ini Faktor Pemicu Polemik Menurut Ketua Penilik Klenteng KSB Tuban   |   18:00 . Camat Plumpang Pastikan Aktivitas Tambang Pasir Tak Membahayakan   |   17:00 . Komite Sastra Tuban Bakal Gelar Bedah Buku ini...   |   16:00 . Dump Truk Terguling di Jalan Raya Jatirogo   |   15:00 . Ampo, Camilan yang Cocok Dihidangkan dengan Kopi   |   14:00 . Keluarga ini Bertahan Sampai 5 Generasi   |   13:00 . Desas-Desus Tambang Pasir Ilegal, Bagaimana Sebenarnya?   |   12:00 . Kick Off Liga 2 Dijadwalkan Bulan Mei   |   11:00 . Rabu, AHY Dijadwalkan Kunjungi Kabupaten Tuban   |  
Tue, 22 January 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 27 December 2018 18:00

Tunel, Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas Panen Garam

Tunel, Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas Panen Garam

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Dinas Perikanan dan Peternakan (DPP) Kabupaten Tuban dengan menggandeng Pusat Studi Pesisir dan Kelautan (PSPK) Universitas Brawijaya Malang melakukan uji coba dan panen produksi garam di Desa Leran Wetan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban dengan sistem tunel.

Dalam kesempatan itu, Kepala DPP Tuban M. Amenan mengatakan, produksi garam dengan sistem tunel ini bertujuan untuk mengubah pandangan masyarakat tentang produksi garam yang tetap bisa dilakukan walaupun dalam musim penghujan dengan kualitas yang bagus. 

"Selain bisa maksimal dalam produksi saat musim penghujan, poduksi garam dengan sistem tunel juga menghasilkan garam kualitas 90 NaCl atau setara dengan kualitas industri," terang kepala DPP Tuban, M. Amenan.

Menurutnya, dengan area produksi mencapai 1 hektare dapat dibangun sebanyak 14 tunel lahan produksi dengan ukuran meter persegi. Dari 14 tunel tersebut dapat dibagi menjadi 6 tunel peminihan, 4 tunel tandon, 4 tunel  kristalisasi. Dari 4 tunel kristalisasi yang masing-masing tunel mampu memproduksi 300 kg garam (0,3 ton). 

"Penerapan metode tunel dapat dilakukan dengan panen 2 kali dalam satu bulan, dengan asumsi produksi 6 bulan musim kemarau dan 6 bulan musim hujan. Setelah melewati proses kristalisasi maksimal 15 hari dapat dilakukan pemanenan," jelas Amenan.

Sementara itu Direktur PSPK, Andi Kurniawan menyatakan, bahwa sistem tunel dengan menggunakan tambak rumah kaca mampu memproduksi sekitar 164 Ton garam per hektare dalam setahun, hal itu jauh lebih besar dari pada tambak konvensional yang hanya mampu sebesar 80-100 Ton, meski dengan investasi tambahan untuk pembuatan rumah kaca sebesar Rp54 juta perhektar (dapat digunakan selama 3 Tahun). 

"Dengan asumsi harga garam Rp1.000 perkilo maka petani garam akan memperoleh penambahan nilai sebesar 64 juta perhektar dalam setahun," pungkas Andi.[hud/col]

 

Tag : ekonomi, petani, garam

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 03 January 2019 16:00

    Raker BMG 2019

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT Dalam rangka menjalankan roda perusahaan di bawah naungan Blok Media Grup (BMG) dengan semangat mengawali tahun 2019 ini, ada penyegaran yang dilakukan pada anak-anak perusahaan BMG, termasuk dalam redaksi blokBojonegoro.com...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat