Kebakaran di Kablukan Diduga Akibat Korsleting Listrik

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas Kepolisian, kebakaran rumah milik Maftuchin (38), warga RT 03 / RW 02, Desa Kablukan, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban diduga kuat dari hubungan arus pendek listrik.

Api melalap rumah sekaligus toko dan bengkel berukuran 12 X 10 meter milik pasangan suami istri Maftuchin dan Muniah, Jumat (28/4/2017) sekitar pukul 13.00 WIB. Maftuchin harus dilarikan ke Puskesmas Bangilan, karena menderita luka bakar di sebagian tubuhnya.

Kapolsek Bangilan melalui Kanit Reskrim, AIPTU Sumarno mengatakan, saat kebakaran Maftuchin bersama anaknya sedang berada di dalam rumah. Tiba-tiba dari instalasi listrik di dalam toko mengeluarkan percikan api dan menyambar bahan bakar minyak (BBM).

"Api diduga kuat berasal dari korsleting listrik," ujar Sumarno saat diminta keterangan blokTuban.com di lokasi kebakaran.

Ditambahkan Marno, sapaan akrabnya, Maftuchin mengalami luka bakar pada bagian punggung dan kedua lengan. Saat ini korban (Maftuchin, red) dirawat di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Bangilan guna dilakukan pengobatan.

"Akibat kebakaran, setelah ditaksir kerugianya sekitar Rp300 juta," tandasnya.

Beberapa barang berharga yang ludes dilalap si jago merah, terang Marno, di antaranya dua unit motor, uang tunai Rp10 juta, perhiasan, alat bengkel, dan seluruh barang dagangan.

"Dari keterangan saksi, selama ini korban memiliki usaha jual obat pertanian, bensin, merancang, dan juga bengkel. Semua ludes terbakar," pungkasnya menandaskan. [rof/col]