Skip to main content

Category : Tag: Mendikbud


583 Mahasiswa Unirow Tuban Terima Beasiswa Tahun 2021, Terbanyak dari Kemendikbudristek

Sejumlah 583 Mahasiswa Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban dari berbagai program studi telah menerima Beasiswa pada Tahun 2021. Rinciannya adalah sebanyak 141 Mahasiswa menerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) dari Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Sebanyak 412 Mahasiswa menerima beasiswa Bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dari Kemendikbudristek, sebanyak 22 Mahasiswa menerima Beasiswa dari Pertamina Foundation dan 8 Mahasiswa menerima beasiswa dari Badan Amil Zakat Nasional.

536 Mahasiswa Baru Unirow Diminta Cepat Adaptasi

Pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban Tahun 2021 dimulai dari Tanggal 15- 18 September 2021. PKKMB ini diikuti oleh 536 Mahasiswa Baru dari 16 Program Studi dilima Fakultas. Pembukaan PKKMB dilaksanakan secara Daring dan Luring berpusat di Kampus Unirow Tuban Jalan Manunggal 61.

Mahasiswa Tuban Lolos Program Kampus Mengajar Kemendikbud

Mahasiswa Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban kembali menorehkan prestasi dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Kali ini mahasiswa Unirow menorehkan Prestasinya dalam Program Kampus Mengajar MBKM.

Kemendikbud RI Sempat Berkolaborasi Karawitan dari Parengan

Penampilan Kelompok/Group Karawitan 'Yoga Laras' dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukorejo 1, yang dinaungi 'Sanggar Ngripto Raras' Desa Sukorejo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban di Istana Negara mampu menghipnotis tamu-tamu penting kenegaraan yang hadir.

PCNU Tuban Sepakati Penolakan Full Day School

Rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menerapkan perpanjangan jam sekolah dasar dan menengah atau yang biasa disebut sebagai Full Day School (FDS) menuai banyak kritikan dan kecaman dari publik. Respon penolakan pun mengalir deras dari berbagai kalangan, termasuk dari warga Nahdliyyin, sebutan warga Nahdlatul Ulama (NU).