LAPORKAN! PUNGLI DI SEKOLAH NEGERI
Pungli SPMB Bisa Dipenjara 9 Tahun! Orang Tua Jangan Mau Bayar!
Reporter: Mochamad Nur Rofiq blokTuban.com – Masih ada yang berani meminta uang agar anak bisa diterima di sekolah negeri?
Reporter: Mochamad Nur Rofiq blokTuban.com – Masih ada yang berani meminta uang agar anak bisa diterima di sekolah negeri?
Gelombang kejut terjadi di tubuh Kepolisian Daerah Jawa Timur. Sebuah Surat Perintah bernomor Sprin/2611/XII/KEP/2025 beredar dan langsung menggemparkan jajaran di bawahnya. Dalam surat yang ditandatangani langsung oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Aviyanto, pada 8 Desember 2025 itu, jabatan Kapolres Tuban resmi digoyang.
Komite SMP Negeri 3 Tuban menegaskan bahwa sumbangan sukarela atau bentuk partisipasi yang diminta dari wali murid untuk mendukung pengembangan pembelajaran di sekolah tidak bersifat wajib.
Dugaan Pungli (Pungutan liar) di sekolah negeri di Tuban Kembali mencuat. Padahal sekolah Negeri seharusnya memberikan Pendidikan gratis.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, baru-baru ini mengeluarkan Surat Edaran Nomor 140/4992/414.105/2023, tentang biaya pelantikan perangkat desa di Kabupaten Tuban.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban, menghimbau kepada masyarakat agar tidak memberikan uang parkir kepada juru parkir (Jukir) yang meminta uang.
blokTuban.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban akan menindak tegas para Juru Parkir (Jukir) yang melakukan pungutan liar (pungli) atau menarik tarif retribusi di luar ketentuan yang ada.
Isu adanya dugaan calo pengurusan SIM di Markas Polisi Resort (Mapolres) Tuban disoal Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII), Senin (18/11/2019).
Setelah Kepala Puskesmas Widang, SP terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Polda Jatim, Pemkab Tuban akan memberikan bantuan hukum kepada yang bersangkutan. SP merupakan anggota Korpri, dan melalui bagian hukum akan mengawal kasus ini sampai tuntas.
Adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Puskesmas Widang yang menyeret Kepala Puskesmas, SP mendapat sindiran pedas dari Ketua DPRD Miyadi. Ini merupakan kejadian sangat memalukan di wilayah kerja Dinas Kesehatan (Dinkes).