11:00 . Resep Membuat Keripik Kaca Daun Jeruk   |   10:00 . Membangun Kesejahteraan dan Ekonomi Masyarakat   |   09:00 . Harga Emas Antam Hari ini 7 Februari 2023 Pecahan Terendah di Harga Rp558.500   |   08:00 . Teks Doa Peringati 1 Abad Nu oleh Gus Mus   |   07:00 . Kumpulan Ucapan Harlah NU ke 100 Tahun yang Simpel dan Bermakna   |   06:00 . Lirik dan Chord Lagu Kehilanganmu Berat Bagiku - Kangen Band   |   06:00 . TPPI Perkuat Sinergi Media Tuban untuk Keberlangsungan Operasi Kilang   |   22:00 . Sektor Pertanian Dominasi Lapangan Pekerjaan di Kabupaten Tuban   |   21:00 . Kondisi Sekitar Lokasi Stadion Gelora Delta Sidoarjo Pasca Hujan   |   20:00 . Pemuda di Tuban Nekat Curi Sparepart Alat Berat Pembakaran Gamping Senilai Rp200 Juta   |   19:30 . Cukup Sekali Klik, Ini Link Live Streaming Puncak Resepsi 1 Abad NU   |   19:00 . Banjir Masih Dominasi Bencana di Tuban   |   18:30 . 12 Ribu Banser di Sidoarjo Matangkan Koreografi di Bawah Rintikan Hujan   |   18:00 . Ikuti Cabai, Harga Minyak Curah, Telur hingga Bawang Putih di Tuban Naik   |   17:00 . Anggap Kebebasan Pers Selesai, Presiden akan Keluarkan Perpres Media Sustainability   |  
Tue, 07 February 2023
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Banyak Anak Terserang DBD, Kepala Dinas Kesehatan Tuban Ungkap Ini Penyebabnya

bloktuban.com | Wednesday, 25 January 2023 11:00

Banyak Anak Terserang DBD, Kepala Dinas Kesehatan Tuban Ungkap Ini Penyebabnya Nyamuk Aedes aegypti sebarkan virus DBD. (istimewa)

Reporter : Savira Wahda Sofyana

blokTuban.com – Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit, yang dapat dengan mudah menyerang seseorang, terutama pada anak-anak. Biasanya, DBD disebarkan melalui nyamuk Aedes aegypti.

Penyakit ini sendiri dapat mengakibatkan gangguan yang parah, hingga kematian jika tidak mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat. Bahkan, dari data yang dihimpun oleh blokTuban.com, sepanjang Tahun 2022 lalu terdapat tujuh kasus kematian yang disebabkan oleh penyakit ini.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Tuban, Bambang Priyo Utomo menjelaskan jika kasus DBD di Kabupaten Tuban pada Tahun 2022 mengalami peningkatan.

“Total jumlah masyarakat yang terjangkit DBD pada Tahun 2022 ada 651 kasus,” ujarnya kepada blokTuban.com saat dikonfirmasi, Rabu (25/1/2023).

Jumlah tersebut, menjadikan kasus DBD di Kabupaten Tuban meningkat. Pasalnya, pada Tahun 2021 angka penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk ini, berkisar kurang lebih sebanyak 223 kasus.

Dari tingginya angka tersebut, lanjut Bambang sapaan akrabnya, kasus terbanyak diderita oleh kalangan anak-anak yaitu diusia 6 sampai 15 tahun.

“Usia 6 sampai 15 tahun kasus terbanyak, untuk tahun 2023 ini masih belum ada laporan,” tandasnya.

Menurut Mantan Kepala Pukesmas Tambakboyo ini, hal tersebut terjadi lantaran aktivitas anak yang cenderung lebih lama di dalam ruangan. Sehingga potensi tergigit oleh nyamuk lebih besar jika dibandingkan dengan orang dewasa.

Disamping itu, jadwal aktivitas yang dilakukan oleh anak-anak pada umumnya, cenderung bersamaan dengan waktu aktif nyamuk. Yaitu pada pukul 08.00 sampai 13.00 wib serta 15.00 hingga 17.00 wib.

“Orangtua kan siang keluar rumah untuk kerja, sedangkan anak-anak kan di sekolah atau rumah. Biasanya jam 07.00 sampai 11.00 wib itu nyamuk cari mangsanya,” jelasnya.

Oleh karena itu, orangtua diminta untuk selalu mengawasi setiap pergerakan dari buah hatinya, dan memberantas sarang nyamuk di rumah, agar anak terhindar dari penyakit berbahaya ini. [Sav/Dwi]

 

Temukan konten Berita Tuban menarik lainnya di GOOGLE NEWS 

Tag : DBD, Aedes aegypti, tuban, dinas kesehatan tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 07 February 2023 10:00

    Membangun Kesejahteraan dan Ekonomi Masyarakat

    Membangun Kesejahteraan dan Ekonomi Masyarakat Manusia merupakan makhluk sebagai pelaku utama di dalam yang namanya lingkungan, dimana manusia tidak lepas dari kebutuhan untuk hidup dan tergantung dari kondisi lingkungan tempat dimana ia berada....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat