13:00 . Serunya Lomba Estafet Karet Gelang di Lapas Tuban   |   12:00 . Sabtu 13 Agustus 2022 : Beras, Minyak Goreng, Daging hingga Cabai di Tuban Turun Harga   |   11:00 . Obat Alami JSR Atasi Kolesterol, Asam urat dan Darah Tinggi Sekaligus   |   10:00 . Lirik Lagu 'Sang Dewi' - Lyodra Feat Andi Rianto Trending di Youtube Musik Indonesia   |   09:00 . Cerita Sekeluarga Alumni Unair Raih Rekor Muri: Ini Bukan yang Istimewa   |   08:00 . 4 Sifat Wajib Rasul Allah, Patut Dijadikan Teladan Umat I Muslim   |   07:00 . Alasan Pemkab/Kota Harus Membentuk Satgas Patroli Pencemaran Air Bengawan Solo   |   06:00 . 3 Hal yang Sebaiknya Tak Dilakukan Saat Interview Kerja   |   05:00 . Prediksi BMKG Cuaca di Tuban 13 Agustus 2022: Hujan Ringan di Beberapa Titik   |   19:00 . Tingkatkan Minat Baca Generasi Muda, Disperpusip Tuban Akan Fasilitasi Studio Podcast   |   18:00 . Lampu Motor Tidak Dinyalkan Siang Hari? Segini Denda yang Harus Dibayar   |   17:00 . Donor Darah Salah Satu Rangkaian Perayaan HUT RI ke 77 di Tuban   |   16:00 . Calok, Senjata Perang Khas Tuban Waktu Melawan Penjajah Tempo Dulu   |   15:00 . Meriahkan HUT RI ke 77, Pemkab Tuban Gelar Lomba Tradisional dari Sunggi Tampah hingga Rambat Sarung   |   14:00 . Bertajuk Tuban Specta Night, Karnaval Umum Kabupaten Tuban Akan Digelar Malam Hari   |  
Sat, 13 August 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Imbas Cabai Mahal, Pedagang Makanan Pedas di Tuban Pilih Berhenti Jualan Sementara

bloktuban.com | Friday, 10 June 2022 16:00

Imbas Cabai Mahal, Pedagang Makanan Pedas di Tuban Pilih Berhenti Jualan Sementara Beberapa menu makanan pedas di Tuban yang terdampak harga cabai tinggi. (Foto:Sav/blokTuban.com)

Reporter : Savira Wahda Sofyana

blokTuban.com - Naiknya harga berbagai komoditi cabai, membuat para pedagang makanan harus memutar otak untuk mensiasati para pembelinya. Bahkan, tak sedikit pedagang makanan yang terpaksa mengurangi takaran cabai dari masakan-masakan pedas yang biasa dijajakan.

Salah seorang penjual makanan di Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban ini misalnya. Ia terpaksa mengurangi takaran cabai pada sambal yang dijualnya. Hal ini terpaksa ia lakukan, sebab tak berani menaikkan harga makanan yang dijualnya, lantaran khawatir dagangannya sepi pembeli.

"Nggak berani mbak kalau buat naikin harganya, jadi terpaksa saya kurangi penggunaan cabainya. Belinya juga sekarang saya kurangi, kalau biasanya setengah kilo sekarang seperempat aja," kata Tin kepada blokTuban.com saat ditemui di rumah sekaligus tempat jualannya, Jumat (10/6/2022). 

Setiap harinya, perempuan berhijab ini mengaku menjual beberapa menu makanan yang berbeda-beda. Seperti ayam goreng, ayam bakar, lele goreng, pepes pindang, brengkes, soto, sayur asem, sayur sop, asem-asem bandeng dan masih banyak lagi. 

Baca Juga : Harga cabai di Tuban Melonjak, Petani: Dipengaruhi Cuaca dan OTP

Menurutnya, dengan menjual berbagai menu makanan yang berbeda setiap hari membuat pelanggannya menjadi tidak bosan karena masakan yang dibuatnya selalu berbeda-beda. 

"Nggak cuma cabai saja, bawang juga naik apa-apa naik pusing saya. Tiap hari menu nya ganti-ganti di sini, kalau mau masak biasanya saya buat story dulu di WA menu hari ini, jadi sudah banyak orang yang pesan duluan," katanya. 

Dengan demikian ia berharap, agar pemerintah Kabupaten Tuban bisa menstabilkan stok komoditas cabai agar harganya bisa kembali stabil seperti sediakala. 

Baca Juga : Pedagang cabai Tuban Cemas, Gubernur Khofifah Janji Stabilkan Harga Sebelum Idul Adha

Sementara itu, pedagang lain Lilis Supartini, perempuan asal Desa Trutup, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban  yang juga menjual beberapa makanan termasuk sambal bawang yang bercita rasa sangat pedas, justru lebih memilih untuk tidak berjualan untuk sementara waktu, karena melihat kondisi bahan pangan yang semakin meroket tajam. 

"Sementara masih menghabiskan stock yang ada dulu, belom buat lagi untuk sambelnya karna bahannya pada tinggi semua, mau naikkan harga produk saya rasa belom," ungkapnya. 

Selain itu, Lilis juga menambahkan jika naiknya sejumlah kebutuhan pokok ini membuat keuntungan yang diperolehnya menurun. Akan tetapi ia tidak merinci dengan detail berapa penurunan yang dialami oleh usahanya tersebut. 

"Kalau produk lain meskipun bahan naik, masih dapat untung meskipun keuntungan menurun. Mudah-mudahan harga bahan bisa segera turun lagi," pungkasnya. [Sav/Ali]

 

Dapatkan Berita Tuban menarik lainnya DI SINI. 

 

Tag : Tuban, Berita Tuban, Kabupaten Tuban, cabai mahal, pedagangan makanan mengeluh, berhenti jualan, makanan pedas



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 07 August 2022 15:00

    Musim Kemarau Tiba, Siapkan Diri Anda

    Musim Kemarau Tiba, Siapkan Diri Anda Setiap pagi hari sejak sebulan lalu, kita sering merasakan dingin. Rasa dingin terasa lebih kuat saat menjelang pagi hari. Hal tersebut merupakan tanda terjadinya masa pancaroba atau bisa disebut dengan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat