14:00 . Cabai dan Tomat di Tuban Turun Rp3.000, Telur Ayam Naik Rp1.833 per Kilogram   |   13:00 . Prediksi Cuaca Tuban 28 November: Hujan Merata di Siang Hari   |   12:00 . ASN Tuban Kebobolan Uang Rp10 Juta di Rekenig Tabungan BRI   |   11:00 . Lowongan Kerja Crew Resto Mie Gacoan yang Akan Buka di Bojonegoro   |   10:00 . Nikah di Tengah Banjir, Pengantin Asal Bojonegoro Viral di Medsos   |   09:00 . Harga Emas Antam Hari ini 28 November 2022 Berada di Level Rp977.000 Per Gram   |   08:00 . Doa Pembuka Rezeki, Diamalkan Rasulullah SAW Setelah Shalat Wajib Subuh   |   07:00 . 321 Korban Meninggal, Tersisa 11 Orang Hilang Pasca Gempa Cianjur   |   06:00 . Komunitas Resik Tuban Santuni Puluhan Anak Yatim Tuwiri Wetan   |   05:00 . Es Lumut Aneka Rasa Disukai Anak Sekolah di Tuban   |   16:00 . Optimalkan Marketing Online, Produk UMKM Tuban Tembus Toko Modern hingga Luar Negeri   |   15:00 . Peringati Hari Pohon se-Dunia, 22 Komunitas dan Ormas Gelar Reboisasi di Tuban-Bojonegoro   |   14:00 . Setujui APBD Tuban 2023, Fraksi PKB DPRD Ajukan 18 Syarat   |   13:00 . Hindari Jalan Longsor, Truk Molen di Tuban Terguling ke Sawah   |   12:00 . Naik Lagi, Telur Ayam di Tuban Kini Jadi Rp27.667/ Kilogram   |  
Mon, 28 November 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

SP2P Gelar Seminar, Sebut KHDPK Berpotensi Mengancam Hutan Jawa

bloktuban.com | Sunday, 29 May 2022 20:00

SP2P Gelar Seminar, Sebut KHDPK Berpotensi Mengancam Hutan Jawa

Penulis: Redaksi

blokTuban.com - Serikat Pekerja dan Pegawai Perhutani (SP2P) menggelar seminar “Kawasan Hutan Dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK) dan Eksistensi Hutan Jawa”. Seminar ini diadakan di Gedung Graha Sabha Pramana, komplek Kampus Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta, Sabtu (28/05/2022).

Seminar ini juga membahas soal Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) nomor SK.287/MENLHK/SETJEN/PLA.2/4/2022 tertanggal 5 April 2022 tentang Kebijakan Penetapan Kawasan Hutan Dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK).

Dalam siaran pers yang diterima blokTuban.com disebutkan, hadir sebagai narasumber, Sekeretaris Jendral Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Bambang Hendroyono ,yang menyampaikan bahwa spirit dari sosialisasi ini adalah mengimplementasikan UUD 1945 Pasal 33. Perekonomian disusun sebagai usaha  bersama berdasar azaz kekeluargaan. 

“Oleh sebab itu negara hadir memberikan kesejahteraan pada masyarakat terhadap pengelolaan hutan negara. Hal ini tentu sesuai dengan Nawa Cita presiden mengimplementasikan reforma agraria yang berkeadilan bagi semua,” katanya.

Ketua Panitia Pelaksana Seminar yang sekaligus Ketua SP2P, Heri Nur Afandi, menyampaikan bahwa sesuai hasil rapat kerja nasional (Rakernas) menyepakati menolak SK 287 tentang KHDPK. 

Heri menyebut KHDPK tidak mencerminkan prinsip pengelolaan hutan lestari, yaitu hutan sebagai kawasan konservasi sebagai tempat flora dan fauna tetap terjaga. Heri mengkawatirkan apabila SK ini di laksanakan akan berdampak buruk terhadap keberlangsungan hutan di pulau Jawa serta konflik horizontal di masyakat akan terus berkepanjangan. 

“Akibat perebutan hak garap lahan yang selama ini sudah dikerjakan oleh masyarakat yang bekerjasama dengan Perhutani. Bagaimana dengan kemampuan entitas baru pengelola KHDPK? Oleh karena itu, wajar apabila karyawan Perhutani sebagai rimbawan meragukan kebijakan Pemerintah yang baru saja keluar tersebut," ungkap Heri.

Dalam seminar yang dimoderatori oleh Yuwono , S.Hut staff pengajar Fakultas Kehutanan UGM terungkap sejumlah hal. Diantaranya akan ada pihak yang akan melakukan judicial review PP 23 pasal yang mengatur KHDPK. Di wilayah kerja Perhutani di Jawa Barat sudah terjadi pematokan lahan Perhutani yang diklaim masyarakat atas nama SK KHDPK. 

Selain itu potensi akan terjadi pemberhentian kerja (PHK) karyawan Perhutani akibat pengurangan luasan kawasan pengelolaan. Serta keberlangsungan pengelolaan kawasan hutan.

Apakah pengelola yang baru memiliki kemampuan untuk mengelolanya seperti yang dilakukan Perhutani puluhan tahun selama ini. Mulai dari perencanaan, operasional hingga proses akhirnya. Proses kekosongan pengelola dari Perhutani ke pengelola baru juga rawan terjadi konflik dan potensi masalah lainnya yang akan timbul.

Seminar ini diikuti dari berbagai kalangan. Mulai dari rimbawan, masyarakat pemerhati kelestarian hutan, akademisi, masyarakat kawasan hutan, hingga praktisi media.

Diketahui, Rabu (15/05/2022) lalu, karyawan Perhutani juga melakukan unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat untuk menolak SK 287 ini. Karena dianggap memberikan ruang kepada kelompok tertentu. Sehingga mereka menuntut agar SK tersebut segera dicabut.

KHDPK keseluruhan luas kawasan hutan yang dimaksud dalam SK KLHK No.SK.287 tersebut adalah seluas 1.103.941 hektar. Terdiri 202.988 hektar di provinsi Jawa Tengah, yang masing-masing berupa kawasan hutan produksi seluas 136.239 hektar dan kawasan hutan lindung seluas 66.749 hektar.

Kemudian seluas 338.944 hektar di wilayah Provinsi Jawa Barat, yang terdiri seluas 163.427 hektar berupa kawasan hutan produksi dan seluas 175.517 hektar berbentuk kawasan hutan lindung.

Di Provinsi Banten adalah seluas 59.978 hektar yang berada pada kawasan hutan produksi seluas 52.239 hektar.  Di kawasan hutan lindung seluas 7.740 hektar. Di Provinsi Jawa Timur luasnya mencakup 502.023 hektar, dengan rincian kawasan hutan produksi seluas 286.744 hektar dan yang berupa kawasan hutan lindung luasnya 215.288 hektar. (ris)

 



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 06 November 2022 11:00

    Blok Cerpen

    Takdir

    Takdir Entah apa saja yang sudah kulewati di tahun 2020, aku hanya ingin menuliskan sebuah pintu harapan....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat