15:00 . Film Berjudul Sandal, Antarkan Guru Tuban Juara di GCC Batch 3   |   14:00 . Cabai dan Tomat di Tuban Turun Rp3.000, Telur Ayam Naik Rp1.833 per Kilogram   |   13:00 . Prediksi Cuaca Tuban 28 November: Hujan Merata di Siang Hari   |   12:00 . ASN Tuban Kebobolan Uang Rp10 Juta di Rekenig Tabungan BRI   |   11:00 . Lowongan Kerja Crew Resto Mie Gacoan yang Akan Buka di Bojonegoro   |   10:00 . Nikah di Tengah Banjir, Pengantin Asal Bojonegoro Viral di Medsos   |   09:00 . Harga Emas Antam Hari ini 28 November 2022 Berada di Level Rp977.000 Per Gram   |   08:00 . Doa Pembuka Rezeki, Diamalkan Rasulullah SAW Setelah Shalat Wajib Subuh   |   07:00 . 321 Korban Meninggal, Tersisa 11 Orang Hilang Pasca Gempa Cianjur   |   06:00 . Komunitas Resik Tuban Santuni Puluhan Anak Yatim Tuwiri Wetan   |   05:00 . Es Lumut Aneka Rasa Disukai Anak Sekolah di Tuban   |   16:00 . Optimalkan Marketing Online, Produk UMKM Tuban Tembus Toko Modern hingga Luar Negeri   |   15:00 . Peringati Hari Pohon se-Dunia, 22 Komunitas dan Ormas Gelar Reboisasi di Tuban-Bojonegoro   |   14:00 . Setujui APBD Tuban 2023, Fraksi PKB DPRD Ajukan 18 Syarat   |   13:00 . Hindari Jalan Longsor, Truk Molen di Tuban Terguling ke Sawah   |  
Mon, 28 November 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Jokowi Tegaskan Perang Tak Untungkan Siapapun, Mendag Fokus Pemulihan Ekonomi ASEAN

bloktuban.com | Sunday, 15 May 2022 12:00

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Presiden Joko Widodo menegaskan seharusnya dunia segera pulih dari pandemi Covid-19, namun dunia menghadapi masalah baru, perang di Ukraina. Saat dunia membutuhkan kerja sama dan kolaborasi, justru rivalitas dan konfrontasi makin menajam. Selain itu, saat dunia membutuhkan multilateralisme, yang makin kokoh justru unilateralisme yang mengemuka.

Presiden  Joko Widodo di  KTT  Khusus  ASEAN–AS  juga  didampingi  Menteri  Luar  Negeri  Retno Marsudi dan Duta Besar RI untuk AS Rosan Roeslani. Di depan para pemimpin negara ASEAN dan AS,  Jumat  (13/5),  kata  Mendag  Lutfi,  Presiden  Joko Widodo menyerukan  penghentian  perang  di Ukraina sekarang juga.

“Bapak Presiden memandang perang  di  Ukraina  telah  menciptakan  tragedi  kemanusiaan  dan memperburuk  perekonomian  dunia.  Kenaikan  harga  pangan,energi,  dan  inflasi  telah  terjadi, sangat memperberat   perekonomian   dan   memperlambat   pencapaian   tujuan   pembangunan berkelanjutan atau SDGs di negara berkembang dan kurang berkembang,” tegas Mendag Lutfi.  

Mendag Lutfi, menyampaikan pernyataan Presiden. “Penekanannya adalah pada besarnya pengaruh AS, Eropa dalam menghentikan perang di Ukraina. Sekali lagi menghentikan   perang, bukan memenangkan perang di Ukraina,” tegasnya.

Presiden Jokowi menegaskan bahwa perang tidak akan menguntungkan siapa pun, dan setiap negara setiap pemimpin memiliki tanggung jawab untuk menciptakan enabling environmentagar perang dapat dihentikan dan perdamaian dapat terwujud.

Saat ini, kondisi pertumbuhan ekonomi dunia cukup memprihatinkan. Dana Moneter Internasional atau IMF menurunkan prediksi pertumbuhan ekonomi di emerging and developing Asiasebesar 0,5 persen pada 2022 dan 0,2 persen pada 2023. Bank Dunia juga memprediksi pertumbuhan ekonomi beberapa negara ASEAN hanya 1,2 persen.

“Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa kenaikan 10 persen harga minyak dunia akan berdampak pada menurunnya pendapatan nasional beberapa negara ASEAN sebesar 0,7  persen dan kenaikan harga gandum juga akan mengakibatkan peningkatan kemiskinan sebesar 1 persen pada sebagian negara ASEAN,” tutur Mendag.

Selama ini, ASEAN telah membangun arsitektur keamanan yang inklusif, mengedepankan paradigma kolaborasi, mendorong habit of dialoguedan rules based order. Spirit tersebut juga didorong agar bisa dilaksanakan di negara-negara Indo-Pasifik melalui ASEAN Outlook on the Indo-Pacific. 

Presiden Joko Widodo berencana melakukan Indo-Pacific Infrastructure Forum saat Indonesia menjadi ketua ASEAN tahun depan. Sebagai tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo, Mendag Lutfi menggelar ASEAN Economic Ministers (AEM) Special Meeting di Bali pada 17–18 Mei 2022 mendatang. [Ali]

Tag : Presiden Jokowi, Mendag Lutfi, Perang Rusia-Ukraina, Ekonomi ASEAN, KTT ASEAN-AS



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 06 November 2022 11:00

    Blok Cerpen

    Takdir

    Takdir Entah apa saja yang sudah kulewati di tahun 2020, aku hanya ingin menuliskan sebuah pintu harapan....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat