14:00 . Resmi Dibuka Hari Ini, Pasar Hewan Tuban Diserbu Penjual Sapi Lokal dan Luar Kota   |   13:00 . Peringatan Dini 3 Harian : Waspada Angin Kencang di Tuban, Bojonegoro dan Lamongan   |   12:00 . Mantan CEO Arema Ajak Ringankan Beban Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Malang   |   11:00 . YLBH Minta Negara Bertanggung Jawab Atas Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang   |   10:00 . Sang Penjaga Bumi   |   09:00 . Lirik Lagu 'Teteg Ati' dan Chord - Happy Asmara Trending di Youtube   |   08:00 . 3 Amalan Sambut Maulid Nabi, Wujud Cinta Terhadap Rasullah SAW   |   07:00 . Layanan Jantung di RSUD Koesma Tuban Belum Bisa Diakses Pasien BPJS   |   06:00 . Bukit Lei Resmi Jadi Venue Paralayang Kedua di Tuban, Langsung Dipakai Liga Jatim Seri II   |   05:00 . Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang, 127 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia   |   19:00 . Ribuan Masyarakat Padati Festival Bakar Ikan di Tuban   |   18:00 . Peringati Hari Jadi Tuban ke 729, Kecamatan Jenu Bakar 7.290 Ekor Ikan   |   15:00 . Per 1 Oktober 2022 Pertamina Turunkan Harga BBM Pertamax   |   14:00 . Akibat Kemarau dan Hindari Hama Tikus, Petani di Tuban Beralih Tanam Tembakau   |   13:00 . Agar Tetap Awet, Begini Cara Merawat Kerajinan Dari Pelepah Pisang   |  
Sun, 02 October 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Kasus Hepatitis Akut Belum Ditemukan di Tuban, Kadinkes Minta Masyarakat Terapkan PHBS

bloktuban.com | Saturday, 14 May 2022 09:00

Kasus Hepatitis Akut Belum Ditemukan di Tuban, Kadinkes Minta Masyarakat Terapkan PHBS Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dam Keluarga Berencana Kabupaten Tuban, Bambang Priyo Utomo. (dok.blokTuban.com)

Reporter : Savira Wahda Sofyana

blokTuban.com – Kasus hepatitis akut sudah ditemukan di sejumlah wilayah di Indonesia, namun hingga saat ini kasus tersebut belum ditemukan di Kabupaten Tuban, Sabtu (14/5/2022).

Hepatitis akut sendiri merupakan organ hati atau liver yang mengalami masalah radang atau inflamasi. Pada umumnya, penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus dan dapat menyerang secara tiba-tiba serta berlangsung dalam jangka waktu yang singkat.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dam Keluarga Berencana Kabupaten Tuban, Bambang Priyo Utomo, hingga saat ini pihaknya masih belum menerima laporan adanya kasus hepatitis akut di wilayahnya.

“Kegiatan Surveylent Epidemilogi baik dari Pukesmas maupun Rumah Sakit, belum ada laporan kasus hepatitis akut tersebut di Kabupaten Tuban,” ungkapnya saat dimintai keterangan blokTuban.com.

Untuk mencegah penyakit ini menyerang masyarakat, maka Bambang meminta masyarakat untuk menerapkan pola Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.

Adapun pola PHBS yang dimaksud ialah mencuci tangan pakai sabun, meminum air bersih yang matang, memastikan makanan dalam keadaan bersih dan matang penuh, menggunakan alat makan sendiri, serta memakai masker.

Selain itu juga tetap menjaga jarak, menghindari kontak dengan orang sakit, tidak berenang dulu di kolam renang umum, tidak bermain di playground, hindari menyentuh hand tailing, knop pintu, ataupun dinding yang sering dipegang oleh orang lain.

“Dengan cara PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat),” imbuh mantan Kepala Puskesmas Tambakboyo itu.

Lebih dari itu, biasanya hepatitis akut yang kerap menyerang anak-anak ini perlu diwaspadai dengan adanya gejala-gejala klinis yang muncul seperti peningkatan enzim hati, sindrom hepatitis akut (kulit kuning urine gelap), hingga gejala gastrointensial atau nyeri abdomen, diare, dan muntah-muntah.

Oleh karena itu, diharapkan jika masyarakat menemukan beberapa gejala yang telah dijelaskan di atas pada anak, maka segera periksakan ke fasilitas pelayanan terdekat guna mendapatkan penanganan yang tepat. [Sav/Ali]

 

Tag : Tuban, Kabupaten Tuban, hepatitis akut, PHBS, Dinkes, virus



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 October 2022 10:00

    Blok Cerpen

    Sang Penjaga Bumi

    Sang Penjaga Bumi Guruh, ia adalah seorang anak yang ditinggal oleh kedua orang tuanya. Sejak kedua orang tuanya berpisah ia tinggal bersama mbok Yam. Guruh dan mbok Yam hidup sebatangkara. Setiap harinya selalu berkelana, jalan-jalan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat