17:00 . Jatim Series Jember Jadi Evaluasi Rider ISSI Tuban Sebelum Porprov 2022   |   17:00 . Suzuki Baleno Kecelakaan Karambol Libatkan Dua Truk   |   16:00 . Jembatan Glendeng Resmi Ditutup, Pemotor Pilih Jalan Alternatif   |   15:00 . Jokowi Serukan Belanja Produk dan Wisata Dalam Negeri di Peluncuran Gernas BBI   |   14:00 . Hanya 2 Jam, 134 Anak di Tuban Selesai Dikhitan Massal   |   13:00 . PKL Taman Sleko Tuban Diminta Tak Ganggu Pengguna Jalan   |   12:00 . Ketakutan Warga Gesikharjo Sandarkan Kapalnya Dekat Makam Asmoroqondi   |   11:00 . Perbaikannya Habiskan APBD Milyaran Rupiah, Ternyata Ini 3 Alasan Penutupan Jembatan Glendeng Tuban   |   10:00 . Tahun 2022, Pemerintah Targetkan 1 Kematian per 1000 Jemaah Haji   |   09:00 . Wajib Tahu! 3 Aturan Baru Penulisan Nama Pada Dokumen Kependudukan   |   08:00 . Kesadaran Masyarakat Tentang Kesehatan Mulut dan Gigi Rendah, Dokter: Banyak Penyakit Mengintai!   |   17:00 . Pedagang Dari Luar Kota Turut Padati Gerbang Makam   |   16:00 . 2.620 Orang Ikuti Pawai Tarauf Haul Syekh Maulana Ibrahim Asmoroqondi   |   15:00 . PMK Sudah Masuk Tuban, Sampelnya Puluhan Sapi di Desa Wolutengah Kerek   |   14:00 . Usia 19 Tahun Pandai Berbisnis, Pemuda Plumpang Raup Cuan Jutaan Rupiah Setiap Bulan   |  
Sat, 21 May 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Kemenkes Bantah Kaitan Vaksinasi Covid-19 dengan Hepatitis Akut

bloktuban.com | Monday, 09 May 2022 10:00

Kemenkes Bantah Kaitan Vaksinasi Covid-19 dengan Hepatitis Akut Prof. dr. Hanifah Oswari, Sp. A(K). (Istimewa)

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Kementrian Kesehatan (Kemenkes) telah menunjuk antara lain Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof Dr. Sulianti Saroso dan Laboratorium Fakultas Kedokteran UI sebagai laboratorium rujukan untuk pemeriksaan spesimen.

Pemerintah juga meminta seluruh tenaga kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan untuk menerapkan pencegahan dan pengendalian infeksi, khususnya untuk infeksi virus. Selain itu, juga diharapkan adanya rumah sakit rujukan di setiap Kabupaten. 

Pada kesempatan itu, Kemenkes juga membantah adanya kaitan antara vaksinasi COVID-19 dengan penyakit Hepatitis Akut yang belum diketahui penyebabnya pada anak.

Hal tersebut disampaikan oleh Lead Scientist untuk kasus ini, Prof. dr. Hanifah Oswari, Sp. A(K), pada acara keterangan pers di Jakarta (5/5) pada laman resmi Kemenkes. 

"Kejadian ini dihubungkan dengan vaksin COVID-19 itu tidak benar, karena kejadian saat ini tidak ada bukti bahwa itu berhubungan dengan vaksinasi COVID-19," ungkap Prof Hanifah, Senin (9/5/2022).

Lebih lanjut Prof Hanifah menyampaikan bahwa sampai saat ini juga belum ada bukti yang menunjukkan adanya kaitan penyakit Hepatitis Akut yang belum diketahui penyebabnya dengan virus COVID-19, melainkan adanya kejadian yang koinsiden (bersamaan).

Sebagai upaya peningkatan kewaspadaan, pencegahan, dan pengendalian Infeksi Hepatitis Akut pada anak, pemerintah telah menerapkan beberapa hal, diantaranya dengan mengeluarkan Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/2515/2022 tentang kewaspadaan terhadap penemuan kasus hepatitis akut yang tidak diketahui etiologinya (Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology).

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak panik terhadap hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya, tetapi tetap sigap melihat gejala yang ditimbulkan. 

Berdasarkan data yang ada, penyakit ini tidak menyerang kelompok umur spesifik meski cenderung mengalami kenaikan jumlah pada minggu ke-14 hingga ke-17. 

"Maka semua orang, baik anak kecil maupun dewasa, harus punya _awareness_ akan bahaya penyakit ini. Kita juga wajib gercep melihat gejalanya. Karena semakin cepat ditangani, peluang untuk menghindari hal yang tidak diinginkan semakin besar," ujar Khofifah di Kantor Bakorwil Malang dikutip di laman Kominfojatim.

Berdasarkan data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) Jawa Timur rentang minggu I – minggu 17 Tahun 2022 (per 4 Mei 2022), telah ditemukan 114 kasus suspect hepatitis akut di 18 kabupaten/kota di Jawa Timur. Pada minggu ke-14 hingga minggu ke-17 cenderung mengalami kenaikan. 

Sebagai catatan, data SKDR tersebut adalah kasus suspect hepatitis akut yang masih membutuhkan pemeriksaan apakah itu hepatitis atau bukan. [Ali]

Tag : Tuban, Kabupaten Tuban, Kemenkes, Vaksinasi Covid, hepatitis akut



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more