09:00 . Harga Emas Anam 30 November 2022 Naik di Level Rp981.000 Per Gram, Semua Stok Available   |   08:00 . 3 Hal Penting Urusan Hutang-Piutang dalam Islam   |   19:00 . Hujan Deras Akibatkan Longsor di Banyuurip Tuban   |   18:00 . Lirik Lagu Dreamers - Jungkook (BTS) Feat Fahad Al Kubaisi OST Piala Dunia 2022 dan Terjemah   |   17:00 . Warga Tuban Dikagetkan Seekor Ular Piton di Depan Rumahnya   |   16:00 . Cabor Kick Boxing Tuban Sabet 16 Medali di Usia yang masih muda   |   15:00 . Jelang Nataru, TPID Tuban Lakukan Pengawasan Kenaikan Harga Sembako di Pasar Baru Tuban   |   14:00 . Meriahkan Hari Jadi Tuban Ke-729, Puluhan Tukang Becak Ikuti Lomba Ketangkasan   |   13:00 . Hobi Diecast yang Menghasilkan Cuan, Pemuda Asal Tuban Buka Jasa Modifikasi Mobil Miniatur   |   12:00 . UMK Tuban Dipastikan Naik Tahun Depan   |   11:00 . 10 Organisasi Profesi di Tuban Tolak Ruu Kesehatan, Ini Bunyi Tuntutannya   |   10:00 . PLN Adakan Peningkatan Keandalan Listrik pada 2 Kecamatan di Tuban 1 Desember 2022 Mendatang   |   09:00 . Trend Harga Emas Antam Turun, Hari ini 29 November 2022 Dibandrol Rp977.000 Per Gram   |   08:00 . Doa Supaya Selamat dari Segala Bencana dan Mara Bahaya   |   18:00 . Sosiawan Leak Tour ke Tuban, Antusias Berpuisi Tinggi   |  
Wed, 30 November 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Waspadai Makan-makan Ketika Halal Bihalal Rawan Penularan Covid-19

bloktuban.com | Monday, 25 April 2022 08:00

Waspadai Makan-makan Ketika Halal Bihalal Rawan Penularan Covid-19 Ilustrasi halal bihalal Idul Fitri 1443 H (Istimewa)

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Memasuki minggu-minggu terakhir dalam Bulan Suci Ramadan 1443 H, Menteri Dalam Negeri telah menandatangani Surat Edaran Nomor 003/2219/SJ pada 22 April 2022 tentang Pelaksanaan Halal bi Halal Pada Idul Fitri Tahun 1443 H/2022 yang ditujukan kepada Gubernur dan Bupati/Walikota Seluruh Indonesia. 

Surat Edaran tersebut menjadi sangat penting ditengah kalkulasi banyaknya pemudik yang akan menghabiskan waktu merayakan Idul Fitri dan libur lebaran di kampung halaman.

“Pemerintah memahami bahwa momen perayaan Idul Fitri kali ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat untuk dapat bersilaturami sekaligus melakukan tradisi halal bi halal dengan sanak saudara, keluarga maupun handai taulan. Namun perlu dipahami bahwasanya pandemi Covid-19 saat ini belum sepenuhnya berakhir, untuk itu SE ini secara spesifik diterbitkan dalam rangka memberikan atensi terhadap kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan, yang tentunya sejalan dengan pengaturan dalam Inmendagri PPKM”, dalam keterangan yang disampaikan Dirjen Bina Adwil Kemendagri, Safrizal ZA.

Lebih lanjut, SE tesebut memberikan arah keijakan kepada Gubernur dan Bupati/Walikota untuk memberikan atensi pelaksanaan Halal bi Halal di daerahnya masing-masing yang disesuaikan dengan level daerah kabupaten/kota sebagaimana ditetapkan dalam Inmendagri PPKM Level 3, 2 dan 1 untuk wilayah Jawa-Bali maupun Inmendagri PPKM Level 3, 2, dan 1 untuk wilayah luar Jawa-Bali.

“Jumlah tamu yang dapat hadir pada acara halal bi halal adalah 50 % dari kapasitas tempat untuk daerah yang masuk kategori Level 3, 75 % untuk daerah yang masuk kategori Level 2 dan 100 % untuk daerah yang masuk kategori level 1” jabar Safrizal.

Dipermaklumkan pula bahwa untuk kegiatan halal bi halal dengan jumlah diatas 100 orang, makanan/minuman disediakan dalam kemasan yang bisa dibawa pulang dan tidak diperbolehkan ada makanan/minuman yang disajikan di tempat (prasmanan).

Hal ini merupakan langkah antisipatif untuk mengeliminir potensi klaster penularan Covid-19 dalam skala luas keramaian mengingat aktivitas makan/minum pasti diikuti dengan membuka masker, sehingga berbanding lurus dengan besarnya potensi resiko penularan. 

“Melalui SE ini Pemerintah Daerah juga diminta untuk membuat peraturan lebih lanjut di daerahnya masing-masing dengan terus memperkuat disiplin protokol kesehatan, sekurang-kuranya memakai masker, mencuci tangan/menggunakan hand sanitizer secara berkala serta selalu menjaga jarak. Tak lupa untuk terus berkolaborasi dengan unsur Forkopimda, tokoh agama dan masyarakat, sehingga penerapannya dapat berjalan optimal di lapangan”, pungkasnya. [Ali]

 

Tag : Tuban, Kabupaten Tuban, Halal bihalal, Mendagri, makan-makan, waspada



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 06 November 2022 11:00

    Blok Cerpen

    Takdir

    Takdir Entah apa saja yang sudah kulewati di tahun 2020, aku hanya ingin menuliskan sebuah pintu harapan....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat