19:00 . Wasit Keluarkan 2 Kartu Merah, Tim Salafiyah Kholidiyah Plumpang Lolos FInal   |   18:00 . Nurul Qur’an Bancar Kebobolan 8 Gol, Kesebelasan Mutholibul Huda Jenu Lolos Final   |   17:30 . Trending! Nathalie Holscher Gugat Cerai Sule, Putri Delina Disebut Biang Keladi   |   17:00 . Manganan di Gedongombo Tuban : Berharap Tanaman Lebih Subur   |   16:00 . Tumpah Ruah 1.700 Warga Gedongombo Tuban Manganan di Makam Syeh Maulana Iskhak Al-Maghribi   |   15:00 . Persiapan Wukuf, Jemaah Haji Asal Tuban Mulai Geser ke Arafah   |   14:00 . Harga Bawang Putih di Tuban Naik Ikuti Bawang Merah, Hampir Setara Minyak Goreng Kemasan   |   13:00 . 10 Destinasi Wisata di Tuban Pas Banget Buat Liburan Idul Adha, Buruan Piknik!   |   12:00 . Meraup Cuan dari Usaha Tusuk Sate Jelang Idul Adha di Tuban   |   11:30 . Tusuk Sate Tuban, Usaha Keluarga Sejak 1987   |   11:00 . Ramalan Shio 7 Juli 2022: Bisa Jadi yang Kalian Butuhkan Adalah Healing!   |   10:30 . Bakal Tusuk Sate di Tuban Dijemur Sehari   |   10:00 . Lowongan Kerja Lulusan SMA hingga S1 Ada 10 Formasi di PT Indofood Group   |   09:30 . Kampung Tusuk Sate di Tuban   |   09:00 . Prestasi Tuban di Porprov Jatim VII Melesat, Mas Bupati Turun Langsung hingga Atlet Pecahkan Rekor   |  
Thu, 07 July 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Rentan Mengalami Ketidakadilan Gender, Berikut Hal yang Harus dilakukan Perempuan 

bloktuban.com | Thursday, 14 April 2022 12:00

Rentan Mengalami Ketidakadilan Gender, Berikut Hal yang Harus dilakukan Perempuan 

Reporter : Savira Wahda Sofyana

blokTuban.com – Keadilan gender merupakan suatu tindakan yang dilakukan sesuai dengan hak dan kewajiban yang diterima oleh seseorang sebagai manusia yang memiliki martabat dalam lingkup keluarga dan masyarakat. Kamis (14/4/2022)

Namun, sayangnya hingga saat ini masih banyak kasus perlakukan deskriminatif terdahap salah satu gender, terutama bagi para perempuan. Ketidakadilan gender ini sendiri  jika terus dibiarkan akan membuat ketimpangan sosial dimasyarakat terus berkelanjutan. 

Seperti menomor duakan perempuan dalam semua hal termasuk ekonomi, pekerjaan ataupun pendidikan, perlakuan tindak kekerasan, hingga stigma atau pemikiran buruk yang melekat terhadap diri perempuan. 

Untuk itu, kiranya perempuan harus menentukan suatu sikap, agar tidak lagi menerima ketimpangan gender baik dilingkungan sosial maupun keluarga. 

Menurut Suwarti,  Ketua Koalisi Perempuan Ronggolawe (KP Ronggolawe) bahwa hal yang perlu dilakukan oleh masyarakat ialah merubah mindset atau pola pikir tentang perempuan yang sudah ada sejak zaman nenek moyang dan mengakar hingga saat ini. Bahwa kodrat perempuan hanyalah tentang berdandan, memasak dan juga melahirkan. 

“Padahal pemahaman tersebut jelas keliru bahwa kodrat sebagai perempuan bukan demikian. Perihal urusan domestic dan public itu adalah pembagian peran, hak dan tanggung jawab antara perempuan dan laki-laki yang biasa dikenal dengan istilah gender,” terang Suwarti kepada blokTuban.com saat dimintai keterangan.  

Oleh karena itu, cara agar perempuan tidak lagi mengalami ketidakadilan gender ialah kedua belah pihak baik laki-laki ataupun perempuan harus paham terlebih dahulu tentang definisi dan perbedaan antara gender dan kodrat. 

Bahwa gender merupakan perbedaan sifat, peran, posisi perempuan dan laki-laki yang dibentuk oleh masyarakat atau tatanan sosial yang dipengaruhi oleh sistem kepercayaan atau agama, budaya, politik dan sistem ekonomi. Sedangkan kodrat ialah sesuatu hal yang telah ditetapkan oleh Tuhan Yang Maha Esa yang tidak bisa ditolak atau dirubah oleh manusia. 

“Setelah mengetahui maka didiskusikan bersama dalam keluarga atau pasangan bagaimana pembagian peran yang adil dan tidak memberatkan salah satu pihak. Bahkan dilingkup organisasipun harus memahami, tentang makna gender dan kodrat agar tidak bias gender serta melanggengkan stereotip bahwa perempuan lebih cocoknya sebagai sekertaris,” katanya. 

Lebih lanjut, jika perempuan terlanjur mengalami ketidakadilan gender maka yang harus dilakukan ialah membangun kesadaran dalam diri, melalui bacaan, diskusi, atau mengikuti aktivitas kesetaraan gender terhadap pelaku dan berhenti melakukan stereotip. [sav/ono]

 

Tag : wanita, gender, ketidakadilan gender



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat