17:00 . Hibah Keagamaan Tuban 2022 Totalnya Rp4,75 Milyar, Insentif Ribuan Guru TPQ Telah Ditransfer   |   16:00 . KPU Jatim: Regulasi, Teknologi dan Kepemiluan Harus Dikuasai Seluruh Devisi KPU   |   15:00 . Makam Sakral di Desa Pakis Tuban Konon Mertua Ronggolawe   |   14:00 . Pemotor Tewas di Jalan Pantura Tuban Usai Menabrak Truk Parkir   |   13:00 . Persatu Tuban Diperkuat 13 Pemain Lokal, Pelatih Medy : Masih Kurang 12 Pemain Lagi   |   12:00 . Ini Rute Menuju Bukit Lei Tuban, Lokasi Liga Paralayang Jatim Seri 2   |   10:00 . Gubernur Khofifah dan Bupati Lindra Apresiasi Pasar Murah Ika Unair Tuban   |   09:00 . Harga Cabai dan Bawang Merah Tuban Anjlok, Sayur Mayur Merangkak Naik   |   08:00 . Sinopsis dan Deretan Artis di Film Horor Jailangkung Sandekala   |   07:00 . Ikuti Laga Persahabatan Trofeo Tuban, Cara TPPI FC Jaga Kebugaran Karyawan   |   06:00 . Prediksi Cuaca Tuban 26 September 2022: Sebagian Berawan   |   05:00 . Pengunjung Main Sepuasanya dengan Ikan Mas di Wisata Pelang Tuban   |   16:00 . Kondisi Akses Jalan di Desa Patihan Tuban Dikeluhkan Warga   |   15:00 . Kalpataru, Peninggalan Sunan Bonang Tuban Mengandung Pesan Kedamaian   |   14:00 . Enam Museum Indonesia Pamerkan Benda Bersejarah di Tuban   |  
Tue, 27 September 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Kebutuhan Pokok Naik, Jasa Penukaran Uang Baru di Tuban Sepi Peminat

bloktuban.com | Friday, 08 April 2022 11:00

Kebutuhan Pokok Naik, Jasa Penukaran Uang Baru di Tuban Sepi Peminat Pada minggu pertama bulan Ramadan, jasa tukar uang di Jalan Basuki Rahmat nampak sepi. (Foto:Sav/blokTuban.com)

Reporter : Savira Wahda Sofyana

blokTuban.com - Menjelang datangnya hari raya Idul Fitri, banyak jasa penukaran uang baru muncul di berbagai daerah tak terkecuali di Kabupaten Tuban. Sejak memasuki bulan Ramadan, penyedia jasa penukar uang nampak menjamur di sepanjang jalan, khususnya di kawasan Jalan Basuki Rahmad.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, saat ini jasa penukaran uang di Kabupaten Tuban cenderung sepi peminat. Hal tersebut dikatakan oleh Ardian salah satu penyedia jasa penukaran uang baru yang berada di Jalan Basuki Rahmad. 

"Tahun ini kan sudah berjalan satu Minggu, sepertinya baru kali ini kalau menurut saya kalau masalah puasa ini terlalu sepi daripada sebelum-sebelumnya. Di dua tahun yang lalu ini kan Indonesia sudah ada Corona tapi di Tuban ini tidak terlalu pengaruh. Di tahun lalu pengaruh juga tapi bukan seperti tahun yang ketiga ini, jadi saya rasa sangat sepi sekali," ungkapnya kepada blokTuban.com, Jumat (8/4/2022). 

Menurutnya, penurunan minat masyarakat dalam hal penukaran uang baru disinyalir karena dampak dari kenaikan harga bahan pokok yang melonjak beberapa waktu terakhir. Seperti halnya BBM ataupun minyak goreng, sehingga  membuat masyarakat berpikir ulang untuk menukarkan uang baru di awal bulan Ramadan. 

Di samping itu, saat ini banyak masyarakat yang lebih memprioritaskan untuk membeli kebutuhan pokok untuk sehari-sehari. Bagi masyarakat uang baru bukanlah kebutuhan pokok yang harus dipenuhi saat ini. 

"Tidak bisa memprediksikan karena di toko-toko kelontong aja masih ngantri untuk kebutuhan sehari-hari. Kalau ini kan bukan kebutuhan sebenarnya. Jadi, ya saya selaku jasa seperti ini bingung tapi mau gimana, ini sudah pekerjaan untuk saya," katanya. 

Dari pengalaman Ardian selama enam tahun bergelut di jasa penukaran uang ramainya diprediksi di pertengahan bulan Ramadan. Yang artinya sekitar dua Minggu sebelum hari raya idul Fitri. 

Pria ramah ini juga mengaku, kesulitan yang kerap dialaminya ialah masih banyak masyarakat yang nakal. Yaitu dengan sengaja menukarkan uang palsu di jasa penukaran uang baru miliknya. Kendati demikian, karena sudah lama berkecimpung, maka ia mengaku sudah hafal dengan kriteria orang yang berniat jahat terhadapnya. 

"Dari pengalaman, untuk jasa penukaran uang yang ramai pertengahan bulan Ramadan yaitu dua Minggu menjelang hari raya Idul Fitri sudah mulai ramai. Kebanyakan yang menukarkan dominan uang Rp5 ribu sama dua ribu. Tapi kalau tiga tahun lalu sebelum Corona itu justru dominan Rp10 ribu karena perekonomian lebih membaik dibandingkan setelah adanya Pandemi," ucapnya. 

Dengan demikian, ia berharap untuk ke depannya jasa penukaran uang baru miliknya kembali ramai oleh pengunjung, sehingga pendapatan yang ia hasilkan juga bisa bertambah. [Sav/Ali]

 

Tag : jasa penukaran uang, Tuban sepi peminat, kebutuhan pokok naik, uang palsu, berita Tuban, info Tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 20 September 2022 05:00

    Opini

    Menata (Serius) Kompetisi Olahraga ?

    Menata (Serius) Kompetisi Olahraga ? Ada celetukan yang sering muncul di antara teman-teman pelatih olahraga begini, latihan terus menerus tanpa bertanding itu sama artinya dengan merasa hebat tapi tidak teruji dan terbukti. Latihan terus tanpa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat