12:00 . ASN Tuban Kebobolan Uang Rp10 Juta di Rekenig Tabungan BRI   |   11:00 . Lowongan Kerja Crew Resto Mie Gacoan yang Akan Buka di Bojonegoro   |   10:00 . Nikah di Tengah Banjir, Pengantin Asal Bojonegoro Viral di Medsos   |   09:00 . Harga Emas Antam Hari ini 28 November 2022 Berada di Level Rp977.000 Per Gram   |   08:00 . Doa Pembuka Rezeki, Diamalkan Rasulullah SAW Setelah Shalat Wajib Subuh   |   07:00 . 321 Korban Meninggal, Tersisa 11 Orang Hilang Pasca Gempa Cianjur   |   06:00 . Komunitas Resik Tuban Santuni Puluhan Anak Yatim Tuwiri Wetan   |   05:00 . Es Lumut Aneka Rasa Disukai Anak Sekolah di Tuban   |   16:00 . Optimalkan Marketing Online, Produk UMKM Tuban Tembus Toko Modern hingga Luar Negeri   |   15:00 . Peringati Hari Pohon se-Dunia, 22 Komunitas dan Ormas Gelar Reboisasi di Tuban-Bojonegoro   |   14:00 . Setujui APBD Tuban 2023, Fraksi PKB DPRD Ajukan 18 Syarat   |   13:00 . Hindari Jalan Longsor, Truk Molen di Tuban Terguling ke Sawah   |   12:00 . Naik Lagi, Telur Ayam di Tuban Kini Jadi Rp27.667/ Kilogram   |   11:00 . Intip Strategi Pemkab Gresik di 2023 Atasi Kemiskinan hingga Stunting   |   10:00 . Uter, Kreasi Berbahan Janur yang Dilestarikan Kelurahan Gedongombo Tuban   |  
Mon, 28 November 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Bahas Kriteria Sosok Pemimpin, PWNU Jatim Gelar Forum Musyawarah Alim Ulama di Tuban

bloktuban.com | Monday, 28 March 2022 09:00

Bahas Kriteria Sosok Pemimpin, PWNU Jatim Gelar Forum Musyawarah Alim Ulama di Tuban

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar Rapat Pleno dan Musyawarah Alim Ulama di Pondok Pesantren Sunan Bejagung, Semanding Tuban, Rabu (30/32022).  

Salah satu bahasan dalam Forum Musyawarah Alim Ulama akan membahas soal kriteria sosok pemimpin terbaik untuk acuan pilihan bersama warga NU di 2024. Yakni, ajang pesta demokrasi pemilihan presiden, pemilihan wakil rakyat di DPR RI dan DPRD serta DPD RI.

"Para kiai pesantren mempunyai komitmen terhadap persoalan bangsa dan negara, dalam koridor politik kebangsaan. Nah, meskipun hajatan demokrasi baru pada 2024 tapi kami perlu memberikan panduan kepada umat," tutur KH Abdul Matin Jawahir, Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Timur, dalam keterangannya Senin, (28/3/2022).

Dalam Forum Musyawarah Alim Ulama tersebut, dijadwalkan hadir para ulama dan kiai pesantren, juga para tokoh Forkopimda, seperti Gubernur Jawa Timur, Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya. 

Rais Syuriah PWNU Jatim KH M Anwar Manshur dan Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar, tentu saja hadir bersama jajaran pengurus diikuti utusan badan otonom (Banom), seperti Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU), Sarbumusi, Pagar Nusa, dan lembaga-lembaga di lingkungan PWNU Jawa Timur.

Ditegaskan Kiai Matin, panggilan akrab Pengasuh Pendok Pesantren Sunan Bejagung, NU selalu hadir dalam setiap menghadapi permasalahan bangsa. 

Selain dakwah dan pengabdian di tengah masyarakat, NU mempunyai kriteria tersendiri yang berpijak pada Al-Quran, Sunnah Nabi, kesepakatan pendapat ulama (Ijma' dan Qiyas).

Pemilu dan sikap PWNU Jatim terkait pelaksanaan demokrasi di Indonesia, Wakil Ketua PWNU Jatim KH Abd Salam Shohib menegaskan, NU sebagai organisasi masyarakat yang berpengaruh dan didengar di peta politik harus memiliki sikap jelas tentang wacana penundaan Pemilu 2024.

"NU bertanggung jawab untuk bangsa dengan turut menjaga demokrasi yang telah dirintis oleh para pendahulu kita. Jangan sampai kemudian kesannya NU hanya ikut-ikutan, ketika bertemu dengan yang pro ikut pro dan sebaliknya. Sehingga terlihat tidak bisa memberikan sikap yang tegas,” kata Gus Salam, panggilan akrab Pengasuh Pesantren Mambaul Maarif Denanyar Jombang.

PWNU Jatim telah memberikan rekomendasi agar Pemilu 2024 dilaksanakan sesuai jadwal. Demokrasi harus kita jaga bersama, maka tentu PWNU Jatim dengan tegas dan jelas menolak Pemilu ditunda karena melanggar konstitusi.

Sejauh ini, ada isu-isu yang dibuat sedemikian rupa dan skema yang luar biasa dengan target penundaan Pemilu 2024. Bagi PWNU Jatim, hal itu dapat memunculkan kesan buruk lantaran telah mengingkari kesepakatan bersama.

Selain itu, PWNU Jatim khawatir Presiden Jokowi akan dikenal sebagai pemimpin yang oportunis karena ingin melanggengkan kekuasaannya dengan cara apapun. Termasuk dengan penundaan pemilu. 

Persiapan Forum Musyarah dan Rapat Pleno dalam konteks sekarang, para ulama dan kiai pesantren bersama PWNU Jawa Timur melakukan pembahasan tuntas, disertai dengan Rapat Pleno yang akan membahas Program kerja PWNU Jawa Timur periode 2018-2023.

Ketua Panitia Rapat Pleno PWNU Jatim Ketua Panitia, H Nasruddin Ali dan Sekretaris KH Syamsuddin (Ra Uud), bersama jajaran PWNU Jawa Timur, di antaranya, Ir H M Koderi (Wakil Ketua), H Rasidi (Wakil Bendahara) dan Syukron Dossy (Wakil Sekretaris) mengadakan koordinasi di lokasi Pondok Pesantren Sunan Bejagung, Minggu (27/3/2022). 

Bersama KH Abdul Matin Jawahir dan jajaran aparat, seperti Kodim dan Polres setempat, Ketua Panitia Rapat Pleno PWNU Jatim, H Nasruddin yang juga salah pimpinan Pesantren Bahrul Huda Tuban, menjelaskan, Rapat Pleno PWNU Jatim dan Forum Musyarah Alim Ulama, adalah bagian dari blue print rencana strategis (Renstra) (strategic planning) yang telah dirumuskan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama hingga tahun 2030. 

"Keberadaan program kerja diharapkan dapat menjadi semacam “GBHN” Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur dalam menjalankan berbagai aktivitas organisasi yang bermuara kepada visi dan misi yang telah dicanangkan NU secara jangka panjang," tutur Nasruddin, yang juga Wakil Bendahara PWNU Jawa Timur.

Dalam pembahsan Rapat Pleno, dibagi sejumlah komisi yang menjadi bagian Panca Harakah (Lima Gerakan) PWNU Jatim. Di antarnya, Komisi Pendidikan, Komisi Pengkaderan, Pendataan Anggota, Kesehatan dan Kesejahteraan, Komisi Media dan Literasi Dakwah.

"Arti penting program kerja ini, sebagai tolok ukur suatu periode kepengurusan tertentu di dalam menjalankan fungsi pelayanan terhadap umat. Untuk itu, program kerja ini dapat menjadi alat ukur terhadap kepengurusan periode ini yang berkelanjutan di masa depan," pungkas Gus Nasruddin. (*)

 

Tag : PWNU Jatim, Rapat Pleno Tuban, Ponpes Bejagung, Gubernur jatim, Khofifah Indar Parawansa



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 06 November 2022 11:00

    Blok Cerpen

    Takdir

    Takdir Entah apa saja yang sudah kulewati di tahun 2020, aku hanya ingin menuliskan sebuah pintu harapan....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat