11:00 . Resep Membuat Keripik Kaca Daun Jeruk   |   10:00 . Membangun Kesejahteraan dan Ekonomi Masyarakat   |   09:00 . Harga Emas Antam Hari ini 7 Februari 2023 Pecahan Terendah di Harga Rp558.500   |   08:00 . Teks Doa Peringati 1 Abad Nu oleh Gus Mus   |   07:00 . Kumpulan Ucapan Harlah NU ke 100 Tahun yang Simpel dan Bermakna   |   06:00 . Lirik dan Chord Lagu Kehilanganmu Berat Bagiku - Kangen Band   |   06:00 . TPPI Perkuat Sinergi Media Tuban untuk Keberlangsungan Operasi Kilang   |   22:00 . Sektor Pertanian Dominasi Lapangan Pekerjaan di Kabupaten Tuban   |   21:00 . Kondisi Sekitar Lokasi Stadion Gelora Delta Sidoarjo Pasca Hujan   |   20:00 . Pemuda di Tuban Nekat Curi Sparepart Alat Berat Pembakaran Gamping Senilai Rp200 Juta   |   19:30 . Cukup Sekali Klik, Ini Link Live Streaming Puncak Resepsi 1 Abad NU   |   19:00 . Banjir Masih Dominasi Bencana di Tuban   |   18:30 . 12 Ribu Banser di Sidoarjo Matangkan Koreografi di Bawah Rintikan Hujan   |   18:00 . Ikuti Cabai, Harga Minyak Curah, Telur hingga Bawang Putih di Tuban Naik   |   17:00 . Anggap Kebebasan Pers Selesai, Presiden akan Keluarkan Perpres Media Sustainability   |  
Tue, 07 February 2023
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Selain Bikin Rindu, Ternyata Ini Tujuan Lain Pingitan Sebelum Menikah

bloktuban.com | Sunday, 27 March 2022 10:00

Selain Bikin Rindu, Ternyata Ini Tujuan Lain Pingitan Sebelum Menikah Dua mempelai pengantin sedang menjalani prosesi pernikahan. (Foto:Ist)

Reporter : Savira Wahda Sofyana

blokTuban.com – Tradisi pingitan merupakan salah satu tradisi sebelum menikah yang masih berlangsung di beberapa wilayah yang ada di Indonesia, termasuk di Suku Jawa. Pada umumnya, tradisi pingitan ini dilakukan calon pengantin beberapa hari menjelang pernikahan. 

Konon dalam adat Jawa, pingitan umumnya dilakukan selama satu hingga dua bulan. Kendati demikian, saat ini masa pingitan disesuaikan dengan calon pengantin karena adanya beberapa faktor. Salah satunya pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan. 

“Di pingit kalau cara Jawa biasanya 40 hari, tapi sekarang banyak yang cuma beberapa minggu saja,” ungkap Widji Mustofa, Sesepuh Desa Patihan, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban kepada blokTuban.com, Minggu (27/3/2022). 

Adanya beberapa faktor tersebut, membuat pingitan saat ini hanya dilangsungkan secara singkat. Cukup satu sampai dua minggu atau bahkan beberapa hari saja. Meskipun terlihat kuno, tradisi pingitan memiliki makna atau tujuan tersendiri. 

Dikatakan pria ramah ini, jika pingitan bertujuan agar calon pengantin terhindar dari segala hal yang tidak diinginkan. Termasuk adanya godaan dari pihak lain yang membuat hati menjadi goyah. 

“Biar tidak ada godaan dari orang lain, kalau calonnya perempuan biar nggak tergoda sama laki-laki lain,” terangnya saat ditemui di kediamannya. 

Selain menghindari hal yang tidak diinginkan, pingitan biasanya juga dimanfaatkan perempuan untuk belajar perihal mengurus pekerjaan rumah tangga kepada orang-orang terdekatnya. Seperti memasak ataupun membersihkan rumah, untuk menghilangkan kebosanan selama di rumah saja. 

Sementara itu, dikutip dari lama inibaru.id pingitan juga dilakukan dengan tujuan untuk membangun rasa rindu dari kedua mempelai, karena tidak bertemu beberapa waktu. Dengan begitu, pada hari pernikahan, diharapkan pengantin merasakan sensasi yang tak biasa dirasakan sebelumnya. 

Lebih lanjut, tradisi pingitan juga bisa melatih kesabaran dan adanya rasa percaya kepada pasangan. Sebab, adanya jarak yang jauh membuat pasangan saling percaya agar menghilangkan kecemasan dan kekhawatiran yang berlebih. [Sav/Ali] 

 

Tag : Tradisi Pingitan pengantin, Suku Jawa, Rasa Percaya, Saling rindu, terhindar godaan hati, berita Tuban, info Tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 07 February 2023 10:00

    Membangun Kesejahteraan dan Ekonomi Masyarakat

    Membangun Kesejahteraan dan Ekonomi Masyarakat Manusia merupakan makhluk sebagai pelaku utama di dalam yang namanya lingkungan, dimana manusia tidak lepas dari kebutuhan untuk hidup dan tergantung dari kondisi lingkungan tempat dimana ia berada....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat