14:00 . Cabai dan Tomat di Tuban Turun Rp3.000, Telur Ayam Naik Rp1.833 per Kilogram   |   13:00 . Prediksi Cuaca Tuban 28 November: Hujan Merata di Siang Hari   |   12:00 . ASN Tuban Kebobolan Uang Rp10 Juta di Rekenig Tabungan BRI   |   11:00 . Lowongan Kerja Crew Resto Mie Gacoan yang Akan Buka di Bojonegoro   |   10:00 . Nikah di Tengah Banjir, Pengantin Asal Bojonegoro Viral di Medsos   |   09:00 . Harga Emas Antam Hari ini 28 November 2022 Berada di Level Rp977.000 Per Gram   |   08:00 . Doa Pembuka Rezeki, Diamalkan Rasulullah SAW Setelah Shalat Wajib Subuh   |   07:00 . 321 Korban Meninggal, Tersisa 11 Orang Hilang Pasca Gempa Cianjur   |   06:00 . Komunitas Resik Tuban Santuni Puluhan Anak Yatim Tuwiri Wetan   |   05:00 . Es Lumut Aneka Rasa Disukai Anak Sekolah di Tuban   |   16:00 . Optimalkan Marketing Online, Produk UMKM Tuban Tembus Toko Modern hingga Luar Negeri   |   15:00 . Peringati Hari Pohon se-Dunia, 22 Komunitas dan Ormas Gelar Reboisasi di Tuban-Bojonegoro   |   14:00 . Setujui APBD Tuban 2023, Fraksi PKB DPRD Ajukan 18 Syarat   |   13:00 . Hindari Jalan Longsor, Truk Molen di Tuban Terguling ke Sawah   |   12:00 . Naik Lagi, Telur Ayam di Tuban Kini Jadi Rp27.667/ Kilogram   |  
Mon, 28 November 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Cicipi Jamur Crispy Neng Izza Tuban, Omzetnya Jutaan Rupiah

bloktuban.com | Sunday, 13 March 2022 13:00

Cicipi Jamur Crispy Neng Izza Tuban, Omzetnya Jutaan Rupiah Siti Badrikah pengusaha asal Desa Cendoro, Kecamatan Palang memulai usaha jamur crispy sejak tahun 2018. (Foto:Savira/blokTuban.com)

Reporter : Savira Wahda Sofyana

blokTuban.com – Beberapa tahun belakangan ini, berwirausaha memang banyak digandrungi oleh masyarakat terutama bagi ibu-ibu rumah tangga. Sebab, dengan melakoni usaha tetap bisa mengurus keluarganya. Diantara kelebihan menjadi wirausahawan, tidak mengharuskannya untuk keluar rumah. 

Tak jarang pula, ibu-ibu yang merasa senang melakoni usaha di bidang kuliner berkat hobi memasaknya. Di Kabupaten Tuban sendiri, sangat banyak masyarakat yang beralih profesi menjadi wirausahawan sebagai pekerjaan sampingan.

Seperti yang dilakoni oleh Siti Badrikah. Perempuan asal Desa Cendoro, Kecamatan Palang tersebut memulai usahanya sejak tahun 2018 lalu. Meskipun bukan pekerjaan utamanya, namun omzet yang didapatkan dari usaha jamur crispy nya mencapai lima juta rupiah per bulannya. 

“Kalau Omzet per bulan biasanya Rp2 sampai Rp5 juta. Lima juta itu yang paling banyak,” ungkapnya kepada reporter blokTuban.com saat ditemui di rumah produksinya, Minggu (13/3/2022).

Awalnya, Badrikah memulai usaha jamur crispy saat budidaya jamur tiram miliknya pemasarannya turun. Akhirnya, ia memutar otak dan berinisiatif untuk mengolah jamur tersebut menjadi produk yang lebih tahan lama. 

Selama hampir empat tahun menjalani usahanya, guru TK di Cendoro itu biasa memasarkan produknya secara online seperti di Instagram dan juga Facebook. Saat ini titik terjauh produknya merahbah Surabaya dan Probolinggo. Selain itu, ia juga menitipkan olahannya di beberapa toko yang ada di Kabupaten Tuban. 

“Pemasarannya dulu baru yang tahu saja disini dari teman-teman, kalau untuk yang sekarang sudah ada di supermarket Tuban, di pusat oleh-oleh Tuban, toko hani, toko asih, dan juga Rest Area,” terangnya. 

Selain rasanya yang enak, harga yang ditawarkan Badrikah juga cukup murah yaitu Rp12 ribu per kemasan. Tidak hanya memproduksi jamur Crispy saja, ada banyak produk yang juga diproduksi oleh perempuan berhijab ini. Seperti krupuk jamur, nugget jamur,  stik jamur, sempol jamur, usus crispy dan juga kripik sukun. 

Perempuan 36 tahun itu mengaku selama pandemi omzetnya menurun. Diantara faktornya, kantin-kantin sekolah yang biasa menjual jamur crispy buatannya tutup karena sekolah diliburkan.

“Kendala saat covid pasti ada karena sebelumnya waktu masih aktif sekolah. Saya kemas kecil-kecil untuk anak sekolah dengan harga Rp1000 terus dititipkan di kantin sekolah,” katanya. 

Untuk bisa mepertahankan jamur crispy neng izza ini di pasaran, perempuan ramah ini menjaga pengolahan produknya supaya kualitas olahan jamurnya tetap terjaga. 

“Minyak juga perlu diperhatikan, kemasannya juga perlu. Kemasan seperti ini juga bisa menarik pembeli karena berpengaruh juga pada masa expixed karena kalau kemasannya beda, masa expixed nya juga berbeda,” tutupnya. [Sav/Ali]

 

Tag : jamur crispy, jamur Tuban, Perempuan Jutawan, Pebisnis Kuliner



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 06 November 2022 11:00

    Blok Cerpen

    Takdir

    Takdir Entah apa saja yang sudah kulewati di tahun 2020, aku hanya ingin menuliskan sebuah pintu harapan....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat