09:00 . STNK Rusak atau Hilang, Siapkan 6 Syarat Ini Sebelum Mengurusnya di Samsat Tuban   |   08:00 . Ini Rangkaian Bengawan Jazz Festival 2022 di Lamongan, Dimeriahkan Musisi Asal Bandung dan Lokal   |   07:00 . Prediksi BMKG Cuaca di Tuban 10 Agustus 2022: Pagi Sebagian Berawan, Siang sampai Malam Hujan Ringan   |   06:00 . Potret Ritual Tuku Banyu Nggawan Kebomlati di Tuban   |   05:00 . 10 Balita di Tuban Dimandikan di Sungai Bengawan Solo, Bakar Sajen lalu Diberi Paha Ayam Goreng   |   23:59 . Cek Namamu di Link Pemilu Ini, Lapor ke Bawaslu Tuban Jika Merasa Dicatut Partai Politik   |   23:00 . Telepon, Alamat, dan Harga Hias Sepeda Maskot Karnaval dan Pengiring di Tuban   |   21:00 . Honor Petugas Badan Ad Hoc Pemilu 2024 Setara UMK Tuban   |   20:00 . Tak Merasa Ikut Partai Politik, 3 Warga Tuban yang Namanya Dicatut Lapor Bawaslu   |   19:00 . Mengintip Pembuatan Kostum Karnival di Tuban Seharga Ratusan Ribu hingga Jutaan Rupiah   |   18:00 . Sosok Ipda Kistelya Pratayama Ray, Perempuan Asal Riau yang Suka Becek Mentok Khas Tuban   |   17:00 . BMKG Prediksi Cuaca di Tuban 9 Agustus 2022: Malam Hari Hujan Ringan   |   16:00 . Literasi Sekolah Anak, Pemuda Tuban Ini akan Safari ke 50 Sekolah di Jawa Timur   |   15:00 . Tumbuhkan Minat Baca Tulis Pelajar, Gerakan Safari Literasi akan Menyasar Sekolah dari Tuban hingga Madura   |   14:00 . Warga Desa Wukiharjo Tuban Ramai-ramai Bikin Nugget dan Jamur dari Jagung, hingga Bouket   |  
Wed, 10 August 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Ternyata Ini Rahasia Membuat Wingko Agar Empuk Dan Tahan Lama

bloktuban.com | Saturday, 08 January 2022 15:00

Ternyata Ini Rahasia Membuat Wingko Agar Empuk Dan Tahan Lama Proses pendinginan wingko sebelum pengemasan. (Foto: blokTuban.com/Savira Wahda Sofyana)

Reporter: Savira Wahda Sofyana

blokTuban.com – Wingko merupakan makanan tradisional khas Indonesia yang banyak ditemui di berbagai daerah. Biasanya, wingko terbuat dari tepung ketan dan juga kelapa parut. Perpaduan antara kelapa dan tepung membuat rasa wingko menjadi gurih dan cocok disantap di waktu santai.
 
Ada banyak cara yang bisa digunakan oleh masyarakat saat membuat wingko, selain menggunakan oven, makanan berbentuk pipih ini juga bisa dipanggang menggunakan teflon. Namun, untuk dapat menghasilkan wingko yang empuk dan juga tahan lama, terdapat beberapa cara yang harus diperhatikan. Sabtu (8/1/2022)
 
Salah satu penjual wingko, Reni warga asal Desa Kesamben, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban mengatakan jika kelapa yang digunakan untuk membuat wingko adalah jenis kelapa yang masih muda.

“Kalau empuknya wingko itu tergantung dari kelapanya, kalau kelapa yang dipakai muda nanti hasilnya bisa empuk,” ujarnya kepada blokTuban.com di rumah produksinya.

Wanita yang sudah membuat wingko selama 20 tahun tersebut melanjutkan, jika kelapa yang digunakan untuk membuat wingko sudah teralalu tua akan membuat wingko menjadi keras.

Selain kelapa, kualitas dari tepung ketan yang digunakan sebagai adonan juga sangat berpengaruh terhadap cita rasa dari wingko buatannya tersebut. Biasanya Reni mengaku jika selama ini ia selalu memakai tepung dari merk tertentu.

“Dulu saya pakai beras ketan tapi terlalu lama prosesnya, mau cepat dipakai harus nunggu lama, kualitasnya juga bagus tepung mawar. Kalau tepung yang giling sendiri kadang tepungnya ada yang keras, entah dari berasnya atau apa kurang paham,” jelasnya.

Tidak hanya kualitas dari bahan yang harus diperhatian, akan tetapi takaran dari bahan-bahan yang digunakan juga harus sesuai, karena jika takaran tidak sesuai hasil dari wingko akan cenderung lebih kering dan keras.

Lebih lanjut, perempuan berusia 40 tahun itu juga mengungkapkan jika dalam memanggang wingko diperlukan suhu api yang besar, dengan waktu pemanggangan kurang lebih sekitar 20 hingga 30 menit.

“Apinya harus besar, proses pemanggangannya dua kali, yang pertama waktunya lumayan lama, kalau sudah masuk ke proses pemanggangan yang kedua ya cepat kalau sudah coklat diangkat,” bebernya.

Agar wingko buatannya tersebut bisa bertahan lebih lama, sebelum memasuki proses pengemasan. Biasanya wingko-wingko yang sudah ia panggang dibiarkan beberapa menit, hingga wingko benar-benar dalam keadaan yang sudah dingin.

“Kalau masih panas terus langsung dibungkus, biasanya cepat basi soalnya menguap dan berkeringat, jadi harus nunggu benar-benar dingin,” tutupnya.

Tag : wingko, kesamben, plumpang, tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 07 August 2022 15:00

    Musim Kemarau Tiba, Siapkan Diri Anda

    Musim Kemarau Tiba, Siapkan Diri Anda Setiap pagi hari sejak sebulan lalu, kita sering merasakan dingin. Rasa dingin terasa lebih kuat saat menjelang pagi hari. Hal tersebut merupakan tanda terjadinya masa pancaroba atau bisa disebut dengan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat