15:00 . Jokowi Longgarkan Prokes, Penjual Masker di Tuban Masih Bertahan   |   14:00 . Akibat Cuaca Buruk, Harga Ikan di PIT Naik!   |   13:00 . Libur Akhir Pekan, Pengunjung Wisata Pantai Remen Tuban Capai 2.000 Orang   |   12:00 . Terlanjur Nyaman, Sebagian Masyarakat Tuban Enggan Lepas Masker   |   11:00 . Ini Tiga Tokoh Kunci pada Mitos Goa Ngerong   |   10:00 . Pengelola Mangrove Center Tuban Keluhkan Fenomena Banjir Rob   |   09:00 . Warga Prunggahan Kulon Ditemukan Tewas di Bekas Tambang, Ini Kronologinya!   |   08:00 . Orangtua, Ini Tips Mendorong Anak untuk Mau Mengonsumsi Makanan Sehat   |   18:00 . Jatim Series Jember Jadi Evaluasi Rider ISSI Tuban Sebelum Porprov 2022   |   17:00 . Suzuki Baleno Kecelakaan Karambol Libatkan Dua Truk   |   16:00 . Jembatan Glendeng Resmi Ditutup, Pemotor Pilih Jalan Alternatif   |   15:00 . Jokowi Serukan Belanja Produk dan Wisata Dalam Negeri di Peluncuran Gernas BBI   |   14:00 . Hanya 2 Jam, 134 Anak di Tuban Selesai Dikhitan Massal   |   13:00 . PKL Taman Sleko Tuban Diminta Tak Ganggu Pengguna Jalan   |   12:00 . Ketakutan Warga Gesikharjo Sandarkan Kapalnya Dekat Makam Asmoroqondi   |  
Mon, 23 May 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Kenalkan Budaya Tradisional ke Anak, Ini Tips dari Psikolog untuk Orangtua

bloktuban.com | Friday, 12 November 2021 07:00

Kenalkan Budaya Tradisional ke Anak, Ini Tips dari Psikolog untuk Orangtua

Reporter: -

blokTuban.com - Mengenalkan budaya tradisional, jika dilakukan sembarangan, bisa membuat anak bosan dan tidak bergairah. Untuk mengatasinya, ada tips yang bisa dicoba orangtua dari psikolog.

Psikolog Sitti Evangeline Imelda Suaidy, M.si, Psi, mengatakan agar anak tertarik budaya tradisional, orangtua wajib menggunakan imajinasi.

“Kita harus membuat anak bisa membayangkan imajinasi mengenai tempat tersebut. Dan ini penting sekali sebagai orangtua untuk menceritakan asal muasal dari tempat tradisional tersebut,” ungkapnya kepada wartawan saat ditemui di kawasan Swarga Beranda Indonesia, Central Park Mall Jakarta, baru-baru ini.

Sitti mengatakan mengenalkan budaya tradisional seperti tarian, musik, pameran kesenian, hingga kearifan lokal daerah memang memiliki manfaat bagi tumbuh kembang anak.

Untuk membuat anak tertark, orangtua bisa melakukannya dengan menceritakan asal muasal adat istiadat, budaya, hingga makanan dan minuman khas daerah tersebut. Dengan begitu, anak bisa membayangkan gambaran dari sejarah yang dituturkan orangtuanya.

“Nah, pada saat orangtua menceritakan, ini akan memberi kesempatan anak untuk membayangkan dan menggambarkan sejarah budaya lokal. Serta, ini dapat membuat anak untuk mencari dari hasil bayangannya dengan cara yang nyaman,” lanjut Sitti Evangeline.

“Dan ini akan membuat anak ingin tahu apa kebutuhannya. Misal, ‘Ibu di sana ada makanan apa?’. Nah di situ kita bisa jelasin,” lanjutnya.

Dengan begitu, lanjutnya Sitti, anak akan ikut berdiskusi mengenai budaya tradisional yang baru dikenalkan.

Ia mengatakan mengajak anak ke tempat budaya tradisional, tidak hanya menambah wawasan alias edukasi saja. Manfaat lain yang bisa diterima adalah anak dapat mengeksplorasi lingkungan sekitarnya.

“Tentunya, ini akan menunjukkan rasa ingin tahu anak terhadap produk lokal, kearifan lokal, juga cerita-cerita sejarahnya,” pungkasnya.

*Sumber: suara.com

 

Tag : pendidikan, kesehatan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more