14:00 . Kasus Covid-19 Naik, Menko Marves Belum Berpikir Terapkan PPKM Darurat   |   13:00 . Kaya Akan Gizi, Perempuan Ini Sulap Olahan Ikan Tongkol Jadi Abon   |   10:00 . Cerita Pelaku UMKM Mempertahankan Bisnisnya di Tengah Pandemi   |   09:00 . Masih Banyak ODGJ Terlantar, Komunitas Resik Tuban Ingin Bantu Para ODGJ   |   08:00 . Didemo Pemuda Enam Desa, Ini Jawaban Pertamina Rosneft   |   07:00 . Terapkan Isi Piringku dalam Gizi Seimbang untuk Cegah Obesitas   |   20:00 . Kendalikan Omicron Tuban Buat Pamor Keris   |   19:00 . Dulu Warga Kampung Miliarder Kaya Raya, Sekarang Susah Makan Tak Punya Pekerjaan   |   18:00 . Beberapa Hari Nihil, Kasus Covid-19 di Tuban Naik 6 Orang Suspect Dalam Sehari   |   17:00 . Relaksasi Bisa Jadi Cara Penanganan Nyeri Ringan Tanpa Obat   |   16:00 . Juli, Kemenag Tuban Targetkan Anggaran Program Kerja Terealisasi 75 Persen   |   15:00 . Pemuda Kaliuntu Klaim Dapat Pesan Bernada Ancaman Sebelum Demo   |   14:00 . Demo Memanas, Kades Ring 1 GRR Marahi Pegawai Hingga Ancam Lapor Ahok   |   13:00 . Kapolres Tuban Minta Korban Penipuan Investasi Bodong Segera Lapor   |   12:00 . Petani Keluhkan Pupuk Subsidi yang Susah Didapatkan   |  
Wed, 26 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Korban dan Saksi Mata : 2 Bocah Itu Selamat, Badannya Mengapung

bloktuban.com | Wednesday, 03 November 2021 18:30

Korban dan Saksi Mata : 2 Bocah Itu Selamat, Badannya Mengapung Bocah asal Desa Maibit, Kecamatan Rengel itu langsung dibawa ke Puskesmas Rengel menggunakan ambulance. (Foto: dokumentasi pribadi)

 

Reporter: M. Anang Febri

 

blokTuban.com - Saksi mata sekaligus korban selamat tragedi perahu tambangan yang tenggelam pukul 09.00 WIB, Rabu (4/11/2021) pagi tadi, yakni Mat Sarmuji keheranan betul menyaksikan 2 bocah kecil selamat dari besarnya arus Bengawan Solo yang sedang meluap.

 

Diselang usaha penyelamatan diri dari arus sungai terpanjang di Pulau Jawa itu, lelaki yang kerap dipanggil Muji itu melihat 2 bocah yang belakangan diketahui bernama Abdullah Dimiati alias Aat (3) dan Abdul Hadi (8) mengapung di antara tanaman enceng gondok.

 

"Saya sangat heran. Dua bocah kecil itu selamat dan sempat mengapung di Bengawan Mas," kata Muji terheran-heran.

 

Saat proses evakuasi skala besar-besaran, 2 bocah asal Desa Maibit, Kecamatan Rengel itu langsung dibawa ke Puskesmas Rengel menggunakan ambulance guna mendapatkan perawatan intensif.

 

Bahkan, ada pula versi saksi mata lain yang saat itu berniat muat pasir bengawan sempat melihat bocah 3 tahun tersangkut pelepah pisang yang terbawa arus sungai.

 

Dari penelusuran tim blokTuban.com, korban selamat lainnya, Noviandik Susanto menerangkan, bahwa saat kejadian perahu tenggelam ia lebih mengikuti arus untuk menyelamatkan diri. Tak lama mengikuti arus sungai, ia melihat anak kecil yang hanyut sehingga dengan cepat ia bawa ke daratan.

 

"Saya mengikuti arus saja, terus ada anak kecil (Aat) itu tadi yang tak bawa. Dia sama Ibunya," ucapnya saat dijumpai blokTuban.com di area Puskesmas Rengel. 

 

Haru biru dirasa oleh keluarga dua bocah yang selamat dari tragedi perahu tambangan ini. Keduanya saat ini berada di Puskesmas Rengel untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. [feb/col]

 

Tag : Kecelakaan, perahu, selamat



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more