14:00 . Kasus Covid-19 Naik, Menko Marves Belum Berpikir Terapkan PPKM Darurat   |   13:00 . Kaya Akan Gizi, Perempuan Ini Sulap Olahan Ikan Tongkol Jadi Abon   |   10:00 . Cerita Pelaku UMKM Mempertahankan Bisnisnya di Tengah Pandemi   |   09:00 . Masih Banyak ODGJ Terlantar, Komunitas Resik Tuban Ingin Bantu Para ODGJ   |   08:00 . Didemo Pemuda Enam Desa, Ini Jawaban Pertamina Rosneft   |   07:00 . Terapkan Isi Piringku dalam Gizi Seimbang untuk Cegah Obesitas   |   20:00 . Kendalikan Omicron Tuban Buat Pamor Keris   |   19:00 . Dulu Warga Kampung Miliarder Kaya Raya, Sekarang Susah Makan Tak Punya Pekerjaan   |   18:00 . Beberapa Hari Nihil, Kasus Covid-19 di Tuban Naik 6 Orang Suspect Dalam Sehari   |   17:00 . Relaksasi Bisa Jadi Cara Penanganan Nyeri Ringan Tanpa Obat   |   16:00 . Juli, Kemenag Tuban Targetkan Anggaran Program Kerja Terealisasi 75 Persen   |   15:00 . Pemuda Kaliuntu Klaim Dapat Pesan Bernada Ancaman Sebelum Demo   |   14:00 . Demo Memanas, Kades Ring 1 GRR Marahi Pegawai Hingga Ancam Lapor Ahok   |   13:00 . Kapolres Tuban Minta Korban Penipuan Investasi Bodong Segera Lapor   |   12:00 . Petani Keluhkan Pupuk Subsidi yang Susah Didapatkan   |  
Wed, 26 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Unik! Petani Tuban Manfaatkan Pematang Sawah untuk Tanam Brokoli

bloktuban.com | Thursday, 14 October 2021 19:00

Unik! Petani Tuban Manfaatkan Pematang Sawah untuk Tanam Brokoli Tanaman kol di pematang sawah. (Foto: blokTuban.com/Savira Wahda Sofyana)

Reporter : Savira Wahda Sofyana

blokTuban.com – Galengan atau pematang sawah yang umumnya sebagai batas petak suatu sawah ke sawah lainnya, ternyata juga bisa dimanfaatkan sebagai lahan pertanian dengan berbagai macam jenis tanaman.

Banyak masyarakat yang memanfaatkan galangan sawah tersebut untuk menanam tanaman seperti bawang merah, tomat, hingga brokoli.

Di Kabupaten Tuban tepatnya di Desa Bandung Rowo, Kecamatan Plumpang, ternyata sudah banyak para petani yang memanfaatkan galengan sawah tersebut sebagai lahan pertanian, salah satunya Kasturi (51) ia menanam tanaman brokoli dan juga tomat disepanjang galengan sawahnya.

Kasturi mengaku sudah satu tahun menanam tanaman di galengan sawah dengan berbagai macam tanaman lainnya.

“Sebelum brokoli sama tomat ini saya tanam bawang, habis dipanen lalu ganti tanaman ini,” ungkapnya saat ditemui blokTuban.com pada Kamis (14/10/2021).

Rupanya tidak sulit merawat brokoli tersebut, biasanya Kasturi hanya memberikan obat tanaman kepada tanamannya tersebut, dan brokoli-brokoli akan tumbuh dengan sendirinya. Terkadang ia juga membersihkan rumput-rumput yang menjalar ditanamannya jika dirasa itu mengganggu pertumbuhan tanamannya.

“Tidak pernah saya siram, cuma saya kasih obat aja dua kali waktu umur 25 hari kemarin,” ungkapnya menjlesakan.

Waktu tumbuh tomat dan juga brokoli juga sangatlah cepat, hanya membutuhkan waktu selama dua bulan dan tumbuhan-tumbuhan tersebut akan siap untuk dipanen.

Biasanya pria ramah tersebut menjual tanaman brokoli dan juga tomatnya secara kiloan ke pedagang sayur yang ada di Pasar Klotok, yang letaknya tidak jauh dari tempat tinggalnya.

“Ya dijual kesiapa aja yang mau, kalau harganya itu nggak nentu kadang  mahal kadang murah tapi biasanya brokoli perkilonya Rp9 ribu,” tandasnya.

Kasturi juga mengatakan bahwa jenis penyakit yang sering menyerang brokoli adalah adanya ulat yang menyebabkan warna brokoli menjadi hitam dan tidak layak untuk dikonsumsi. [sav/sas]

Tag : bandung, rowo, tuban, plumpang



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more