19:00 . Peringati Maulid Nabi Muhammad, TPQ Al-Ma’ruf Adakan Pawai Bersama   |   18:00 . Overkapasitas Tak Halangi Lapas Tuban Terima 20 Napi Pindahan Asal Mojokerto   |   17:00 . Industri Kilang Berpotensi Ubah Alur Tangkap Ikan Nelayan, Ini Saran Pakar   |   16:00 . Lahan Kosong Disulap Jadi Tempat Bisnis Nursery   |   15:00 . Es Puter Legendaris, Kuliner Jadul Asal Klaten   |   14:00 . Sarasehan HSN di Bongok, Begini Pesan Bupati Tuban Untuk Para Santri   |   13:00 . Bupati Tuban Apresiasi Penanaman Pohon Kopi di Kawasan Hutan Lindung Bongok Jetak   |   12:00 . Songsong HJT ke-728, Unirow Gelar Diskusi Permasalahan Pesisir Tuban   |   11:00 . Hadapi Tantangan Digital, Ansor Jatim Gembleng Kader Melalui Madrasah Cyber Jilid Dua   |   10:00 . Wajib Coba! Dimsum Mr. San Tawarkan 19 Macam Menu   |   09:00 . Ini Bedanya Tomat Jenis Corona dan Servo   |   08:00 . Begini Peran Santri dalam Pembentukan NKRI   |   07:00 . Cara Minimalisir Anak Kecanduan Gawai, Psikolog: Beri Anak Pilihan Kegiatan   |   20:00 . Punya Ikan Hias dan Sering Mati? Ini Solusinya!   |   19:00 . Menang 1-0 Saat Uji Coba Lawan Bojonegoro FC, Pelatih Bumi Wali FC Akui Puas   |  
Sun, 24 October 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Bertahan untuk Melestarikan Jajanan Es Potong

bloktuban.com | Tuesday, 12 October 2021 14:00

Bertahan untuk Melestarikan Jajanan Es Potong BERTAHAN : Jajanan Es Potong Ini Terus Bertahan di Tengah Serbuan Es Kekinian.(blokTuban.com/foto: dina)

Reporter: Dina Zahrotul Aisyi

blokTuban.com- Bagi pecinta jajanan jaman dulu, es potong adalah jajanan jadul yang tidak bisa ditinggalkan. Di tengah banyaknya variasi-variasi es krim, jajanan es berbentuk balok dengan berbagai varian rasa yang biasa dibalut dengan coklat tersebut masih banyak dicari oleh para penikmatnya.

Salah satu pedagang es potong yang masih bertahan sampai saat ini adalah Widodo. Pria asal Klaten, Jawa Tengah yang saat ini bertempat tinggal di Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban tersebut mulai berjualan es potong sejak puluhan tahun lalu dan masih bertahan sampai sekarang demi menjaga kelestarian jajanan jadul tersebut.

“Saya jualan sejak kecil, diuri-uri karena es potong ini turun temurun resepnya,” jelasnya pada Selasa (12/10/21).

Varian es potong yang dijualnya ada beberapa macam, nangka, melon, jeruk, durian, alpukat, ketan hitam, kacang hijau, coklat meses dan masih banyak lagi. 

“Ada yang buah asli, ada yang cuma essence, tergantung buahnya lagi ada atau nggak,” ujar Wid, sapaan akrabnya.

Menurutnya rasa es potong yang paling laris adalah alpukat karena Ia menggunakan alpukat dari buah asli sehingga banyak yang menyukai varian tersebut. 

“Ini ada rasa alpukat yang paling laris, sekarang saja sudah habis, banyak yang langsung beli batangan,” ujarnya.

Widodo biasa menjual es potong keliling dari rumahnya ke arah Mondokan, sampai perumahan semen. Terkadang juga mampir di Car Free Day ketika hari minggu, dan berjualan di sekolah-sekolah seperti SD Latsari dan SD Mondokan.

Ia berangkat dari rumah dengan mendorong gerobak es potongnya dari pukul setengah 9 pagi sampai sore. Dengan harga yang terjangkau yakni Rp 2.000 per es potong, dalam sehari ia biasnya mampu menjual 45 balok es potong, meskipun terkadang tidak selalu habis.

“Kadang habis, kadang ya masih, namanya jualan nggak pasti,” ujarnya.

Meskipun sekarang sudah jarang yang menjual es potong, Ia mengaku masih ingin mempertahankan kelestarian es potong agar tidak punah di jaman yang semakin maju ini.

Aliya salah satu pembeli es potong mengatakan saat ini jarang sekali menjumpai penjual es potong, padahal jajanan ini menurutnya enak dan murah.

“Sudah lama nggak nemu yang jualan es potong, jajanan SD ini biasanya, kebetulan mumpung ketemu jadi beli sekalian,” tandasnya. [dina/ono] 

 

Tag : es potong, es jadul



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more