20:00 . Pemuda Ini Benjol-Benjol Usai Dikeroyok Sekelompok Orang Tak Dikenal   |   19:00 . Warna Hijab Paling Banyak Diminati Remaja, Bikin Kulit Terlihat Lebih Cerah!   |   18:00 . Laris Manis, Aneka Jajanan Murmer Beromzet Ratusan Ribu per Hari   |   09:00 . Rahasia Bisnis Kue Dumbeg Bertahan hingga Tiga Generasi   |   07:00 . Studi Buktikan Lingkungan Hijau dapat Meningkatkan Kesehatan Mental Anak   |   18:00 . Penyuluh Agama Kecamatan Widang Lakukan Gibas Buluh   |   17:00 . Bermodalkan Rp200 Ribu, Pengusaha Kue Ini Beromzet Jutaan   |   13:00 . ORTN BRIN Bersama Anggota DPR RI Bantu Petani Tuban Benih Padi Varietas Inpari Sidenuk   |   12:00 . Bantu Herd Immunity, Wihadi dan Kader Gerindra Tuban Turun Gunung Gelar Vaksinasi   |   09:00 . Jago Bisnis Desain dan Ilustrasi, Pemuda Tuban Diundang ke Wakatobi Ilustrasikan Aset Budaya   |   08:00 . Perempuan Desa Klotok Ini Hasilkan Cuan dari Merajut   |   07:00 . Bermain di Masa Pandemi Jadi Kebutuhan Dasar Anak yang Harus Terpenuhi   |   21:00 . Gemar Buat Kue, Kini Fudgy Brownies Dapur Aga Hadir Di Tuban   |   20:00 . Sate Korea Mr. Baek, Santapan Nikmat Harga Bersahabat   |   18:00 . Baju Bekas Kembali Digemari Jadi Peluang Usaha di Tengah Pandemi   |  
Thu, 21 October 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Petani Kacang Palang Panen Raya, Harga Anjlok

bloktuban.com | Wednesday, 22 September 2021 19:00

Petani Kacang Palang Panen Raya, Harga Anjlok

Reporter: Savira Wahda Sofyana

blokTuban.Com – Saat ini, petani di Kecamatan Palang tengah melakukan panen raya kacang. Terlihat dari kejauhan para petani sedang sibuk memanen kacang, pemandangan ini menyeluruh di hampir setiap sawah yang ada di Palang.

Lilik Masruroh (41) salah satu warga Palang sedang panen kacang. Perempuan yang akrab dipanggil Lilik itu memang setiap tahun menanam kacang dan mengelola sawah milik keluarganya.

Dia mengaku, penjualan kacang kali ini menurun dengan harga biasanya, hal ini disebabkan karena kacang-kacang yang ditanamnya banyak yang tidak berisi.

“Kalau tahun-tahun sebelumnya bisa dapat Rp14 juta, kalo sekarang turun jadi Rp11 juta,” ujarnya saat ditemui pada Rabu, (22/09/2021).

Lilik juga mengatakan, faktor yang menyebabkan kacang-kacang tersebut tidak berisi karena terlalu sering terendam air, apalagi saat ini sudah memasuki musim hujan.

Berbeda dengan tanaman pada umumnya seperti padi ataupun bawang yang dijual pada saat sudah dipanen oleh pemiliknya, kacang biasanya dibeli oleh pemborong pada saat ia masih berada dalam pohon.

Kacang-kacang yang telah ditanam biasanya siap dipanen setelah berusia tiga bulan. Tidak jauh berbeda dengan tanaman yang lainnya, kendala yang dialami pada saat menanam kacang tanah yaitu adanya serangan hama wereng, tikus, dan saat terendam air. Hal ini dikarenakan kacang tidak terlalu membutuhkan air.

“Kalau nyiram biasanya ya tiga minggu sekali,” ujarnya menjelaskan.

Biasanya Lilik yang dibantu oleh suaminya menyiram kacang-kacang miliknya sekisar jam 10 hingga selesai. Selain menaman kacang biasanya Lilik juga menanam padi, tergantung dengan musim yang ada pada saat itu. [sav/col]

 

 

Tag : Harga, kacang, anjlok



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more