20:00 . Satreskrim Polres Tuban Tetapkan FZ Sebagai Tersangka Kasus Investasi Bodong   |   19:00 . Kapalnya Terbakar, Nelayan Palang Telan Kerugian Rp85 Juta   |   18:00 . Sidang Kedua Terdakwa Sabu Hotel Mustika, Saksi Polisi Diperiksa   |   17:00 . Menko Airlangga: Ada Empat Poin Penting untuk Pengembangan UMKM 2022   |   16:00 . Sidang Perdana Guru Spiritual Tuban Didakwa Setubuhi dan Cabuli Tiga Anak   |   15:00 . Penduduk Miskin Bertambah, KNPI Tuban Tawarkan Solusi ke Dinsos   |   14:00 . Juknis BOP RA Tahun 2022 Disosialisasikan, Ini Kriteria Siswa Penerima Bantuan   |   13:00 . Mahasiswa PMII Menuntut Pemkab Tuntaskan Kemiskinan di Tuban   |   12:00 . Perahu Nelayan Tradisional di Tuban Kota Tenggelam   |   11:00 . Tahun 2022, Jutaan Kelompok Rentan Terima Bansos, Mensos Pastikan Optimalisasi Peran Pendamping Sosial   |   10:00 . Peluang Usaha di Era Kekinian - Tuban Digital Forum   |   09:00 . Belalang Goreng, Kuliner Unik dengan Kandungan Protein Tinggi   |   08:00 . Mendag: Mulai Hari Ini Harga Minyak Goreng Rp14.000   |   07:00 . Masuk Musim Penghujan, Orangtua Yuk Kenali Gejala Demam Berdarah pada Anak!   |   20:00 . Sapa Warga Binaan di Lapas, Wabup Tuban Harap Setelah Bebas Warga Binaan Bisa Mandiri   |  
Wed, 19 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Menikah saat PPKM Darurat, Wajib Bawa Surat Negatif Swab

bloktuban.com | Friday, 09 July 2021 13:00

Menikah saat PPKM Darurat, Wajib Bawa Surat Negatif Swab

Reporter: Khoiru Huda

blokTuban.com - Selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, calon pengantin (Catin), wali dan saksi yang akan melaksanakan akad nikah harus melampirkan bukti negatif Swab Antigen. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tuban, Sahid.

"Selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali mulai 3 sampai 20 Juli 2021, calon pengantin, wali dan saksi harus melampirkan bukti negatif swab antigen yang berlaku minimal 1x 24 jam sebelum pelaksanaan akad nikah," tutur Kakankemenag Kabupaten Tuban, Sahid, Jumat (9/7/2021).

Pada kesempatan itu, Kepala Kantor Kemenag Tuban juga mengatakan,  pendaftaran nikah untuk pelaksanaan akad nikah pada tanggal 3 sampai 20 Juli 2021 telah ditiadakan.

Sedangkan untuk pelaksanaan akad nikah pada masa PPKM Darurat hanya digelar bagi catin yang telah mendaftar sebelum 3 Juli 2021 dan telah melengkapi dokumen yang dipersyaratkan.

"Selain itu pelaksanaan akad nikah yang diselenggarakan di KUA atau di rumah catin dihadiri paling banyak 6 (enam) orang," imbuh Sahid.

Sesuai dengan Surat Edaran (SE) Bupati Tuban, tanggal 2 Juli 2021 sebagai tindak lanjut Surat Edaran Mendagri Nomor 15 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 di pulau Jawa dan Bali.

Selain itu, Kemenag Tuban juga telah mengeluarkan Surat Edaran dari Dirjen Bimas Islam Kemenag RI terkait Pelayanan Nikah pada KUA Kecamatan masa PPKM Darurat tertanggal 7 Juli 2021 kemarin.

Untuk Pelaksanaan akad nikah yang diselenggarakan di gedung pertemuan atau hotel diikuti paling banyak 20% dari kapasitas ruangan dan tidak boleh lebih dari 30 orang serta wajib menerapkan prokes secara ketat.

Disamping itu, pihak catin juga menandatangani surat pernyataan kesanggupannya untuk mematuhi protokol kesehatan (Prokes) bermaterai. "Jika tidak dapat terpenuhi, Kepala KUA dapat menunda atau membatalkan pelaksanaan akad nikah disertai alasannya secara tertulis," lanjutnya.

Sementara itu, Kasi Bimas Islam Kemenag Tuban, Mashari menjelaskan, jumlah pelaksanaan pernikahan di Kabupaten Tuban pada masa PPKM Darurat Covid-19, mulai tanggal 3-20 Juli 2021 tercatat sejumlah 350 nikah yang tersebar di 20 kecamatan.

"Dari data yang saya terima dari Kepala KUA bahwa di setiap kecamatan di masa PPKM Darurat ini ada peristiwa nikahnya, paling banyak di Kecamatan Semanding ada 32 peristiwa nikah dan paling sedikit di Kecamatan Grabagan ada 3 peristiwa nikah," papar Mashari.

Meski masa PPKM Darurat Covid-19 jumlah peristiwa nikah di Kabupaten Tuban masih tinggi, dia berharap tidak muncul klaster baru penyebaran Covid-19. "Hal ini menjadi perhatian serius Kantor Kemenag Kabupaten Tuban, jangan sampai dalam acara akad nikah menjadi klaster baru penyebaran covid-19," jelasnya.

Mashari menambahkan, pihaknya terus memantau dan mengimbau kepada seluruh penghulu yang bertugas agar tetap selalu berhati-hati dan waspada.

Apabila di suatu tempat pelaksanaan akad nikah belum menerapkan prokes di mohon untuk ditunda dulu hingga beberapa waktu untuk memastikan dilokasi akad nikah sudah benar-benar menerapkan prokes ketat dan tidak ada acara makan di tempat.

Sementara itu, berdasarkan rekapitulasi jumlah nikah di kabupaten Tuban yang telah mendaftar di KUA untuk nikah antara tanggal 3-20 Juli 2021 adalah sebagai berikut :

Kecamatan Tambakboyo 9 pasangan, Rengel 17 pasangan, Plumpang 22 pasangan, Bangilan 19 pasangan, Singgahan 12 pasangan, Semanding 32 pasangan, Bancar 11 pasangan, Grabagan 3 pasangan, Widang 12 pasangan, Jenu 16 pasangan, Soko 28 pasangan, Parengan 22 pasangan, Senori 16 pasangan, Kenduruan 8 pasangan, Jatirogo 25pasangan, Kerek 11 pasangan, Tuban 22 pasangan, Palang 28 pasangan, Merakurak 22 pasangan dan kecamatan
Montong 15 pasangan. [hud/mu]

Tag : ppkm darurat, menikah saat ppkm darurat



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more