20:00 . Wamendag: Revitalisasi Pasar Rakyat Perkuat Pemulihan Ekonomi Nasional   |   19:00 . Merantau di Tuban, Residivis Asal Jepara Ini Nekat Gondol Motor Temannya   |   18:00 . Peduli Korban Semeru, Pelajar Tuban Salat Gaib dan Galang Dana   |   15:00 . Overkapasitas, Lagi-lagi Lapas Tuban Terima Pindahan 20 Napi Narkoba   |   14:00 . Suhada Erwin Resmi Jabat Dandim 0811 Tuban   |   13:00 . 7 Kali Dipenjara, Warga Merakurak Lagi-lagi Gasak Handphone Tetangga   |   12:00 . Lepas Sambut Dandim 0811 Tuban, Bupati Halindra Ungkap Kenangan Manis Bersama Viliala Romadhon   |   07:00 . 2 Kesalahan Pola Asuh yang Sering Dilakukan Orangtua Zaman Now   |   20:00 . Pemkab, Salurkan Bantuan untuk Korban Gunung Semeru   |   19:00 . Jadi Percontohan Vaksin di Tingkat Kabupaten, Ini Kunci Kesuksesan Glodog   |   18:00 . Mendag: Sukses Beradaptasi, Bisnis Waralaba Jadi Tuan di Negeri Sendiri   |   15:00 . Babak Pertama, Persatu Tertinggal 1-0 dari Persewangi   |   14:00 . Momen HDI, Bupati Tuban Halindra Kabarkan Perkembangan Raperda Difabel   |   13:00 . PPKM Level 3 se-Indonesia Batal, Disiplin Prokes di Pasar Tradisional Tuban Digalakkan Lagi   |   12:00 . Masyarakat Tuban Mulai Antusias dan Tak Takut Ikut Vaksin   |  
Thu, 09 December 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Barang Berharga dan Uang Tunai Warga Jenggolo Ludes Terbakar

bloktuban.com | Wednesday, 26 May 2021 12:00

Barang Berharga dan Uang Tunai Warga Jenggolo Ludes Terbakar

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Barang berharga seperti sofa, spring bed, surat-surat berharga, uang tunai Rp3.000.000, etalase toko / rolling door, BPKb sepeda motor Honda Vario dan almari pakaian milik warga Rt. 10. Rw. 03 Dusun Kajongan, Desa Jenggolo, Kecamatan Jenu, Tuban bernama Lani (70) tak bisa diselamatkan dari amukan si Jago Merah.

Api membakar rumah Lani sebelum pukul 08.15 Wib dan kemudian dilaporkan kepada tim pemadam kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Rabu (26/5/2021).

Saksi pertama yang melihat asap mengepul dari rumah adalah Imam Wahyudi (46). Ia adalah tetangga Lani dan meminta warga sekitar membantu memadamkan api dengan alat seadanya.

"Tim Damkar BPBD mendapat laporan kebakaran pada pukul 08.15 Wib," ujar Kalaksa BPBD Tuban, Yudi Irwanto dalam laporannya.

Dari pantauan lapangan, diduga api berasal dari konsleting listrik pada kipas angin. Dengan kecepatan pemadan bersama warga, pada pukul 09.20 Eib tim Damkar berhasil memadamkan api.

Akibat kebakaran yang menghanguskan barang - barang berharga, pemilik rumah diprediksi mengalami kerugian kurang lebih Rp20 juta.
Sebagai antisipasi mendekati musim kemarau, BPBD menghimbau kepada masyarakat untuk lebih hati-hati dan waspada terhadap barang-barang yang bisa menjadi sumber api.

Selama ini selain konsleting listrik dan barang elektronik, kebakaran rumah maupun bangunan di Kabupaten Tuban dipicu bakar-bakar sampah dan main korek di dekat bensin.

Diketahui, sepanjang tahun 2019 BPBD Kabupaten Tuban mencatat ada 114 bencana kebakaran. Jumlah ini lebih banyak dari pada tahun 2018 dengan jumlah 105 bencana kebakaran. [ali/ito]

Tag : kebakaran, tuban, jenggoo, jenu



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more