15:00 . Bupati Halindra Tantang Atlet Tenis Meja   |   14:00 . PTMSI Gelar Kejuaraan Tenis Meja Porkab VI Tuban   |   13:00 . Nyaris Tertimpa Warung yang Ambruk   |   12:00 . Kades Tegalbang Minta Ada Riset, DLH: Peta Gas Tuban hanya di Sumber Merakurak   |   11:00 . Ketiga Kalinya Gas Keluar dari Galian Sumur Warga Desa Tegalbang   |   10:00 . Lebih Hemat Pakan, Peternak Lele di Tuban Berbagi Trik ke Pemula   |   09:00 . Manfaatkan Tradisi Ritual di Makam Wali untuk Kampanye Vaksinsasi   |   08:00 . Update Corona di Tuban Tambah 3 Kasus Positif Baru   |   07:00 . Benarkah Media Sosial Bikin Empati dan Rasa Tulus Masyarakat Berkurang?   |   21:00 . Langganan Banjir, Ini Kata Perangkat Desa Magersari   |   20:00 . Banjir di Pusat Kota Tuban, Bupati Sebut Sudah Ada Penanganan Konkrit   |   19:00 . Dam Deker Jebol, Puluhan Rumah Warga Simo Terendam Banjir   |   18:00 . Efektif, Kampanye Vaksin Saat Ritual Dawetan Bejagung   |   17:00 . Desa Klutuk Tambakboyo Diterjang Puting Beliung, Bangunan Rumah hingga Warung Hancur   |   16:00 . Surati Gubernur Jatim, Buruh Tuban Tolak Penerapan PP 36 Tahun 2021 di UMK 2022   |  
Sat, 27 November 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Waspada, Menstruasi dan Masalah Mental Bisa Saling Memengaruhi

bloktuban.com | Wednesday, 19 May 2021 07:00

Waspada, Menstruasi dan Masalah Mental Bisa Saling Memengaruhi

Reporter: -

blokTuban.com - Menstruasi dan masalah kesehatan mental bisa terkait satu sama lain. Misal, gejala menstruasi seperti pendarahan hebat, nyeri payudara, kram dan kembung dapat mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Gejala-gejala ini dapat mengganggu ketenangan pikiran dan membuat Anda cemas, stres, dan menyebabkan perubahan suasana hati.

Melansir dari Healthshots, sejumlah besar perempuan cenderung mengalami sindrom pramenstruasi (PMS) beberapa hari atau seminggu sebelum menstruasi. PMS dapat membuat Anda merasa frustrasi, jengkel, kesal dan gugup yang menyebabkan episode depresi, berkurangnya fokus dan serangan panik.

Kadar estrogen dan progesteron rendah pada awal haid dan ini berdampak pada kadar serotonin (hormon bahagia) yang dilepaskan oleh otak. Tingkat estrogen cenderung meningkat setelah haid Anda berakhir dan tepat sebelum ovulasi.

Bahkan kadar progesteron meningkat dan kadar hormon turun lagi ketika seseorang tidak hamil. Proses ini juga dapat menyebabkan perubahan suasana hati.

Sementara itu kesehatan mental Anda mungkin berdampak buruk dan memengaruhi kesejahteraan Anda secara keseluruhan. Faktor stres seperti alasan pribadi atau keuangan dapat berdampak negatif pada siklus menstruasi, membuat menstruasi Anda tertunda, terhenti, atau bahkan memperpendek siklusnya. Stres juga dapat menyebabkan nyeri menstrasuasi yang dikenal sebagai dismenorea.

Perempuan yang sangat stres juga bisa mengalami kram yang menyakitkan dan memperpendek siklus haid rata-rata dari 28 hari menjadi kurang dari 24 hari. Depresi juga merupakan faktor yang berdampak negatif pada hormon Anda dan dapat menyebabkan amenore atau tidak adanya periode menstruasi.

*Sumber: suara.com

Tag : pendidikan, kesehatan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more