08:00 . Bigini Landskap Media Digital di Indonesia Versi AMSI   |   07:00 . Lebih Baik Minum Air Panas saat Cuaca Panas, Ini Sebabnya!   |   18:00 . Gandeng Mahasiswa, Kapolres Tuban Bagikan Bansos Kepada Warga Terdampak Covid-19   |   17:00 . Warga Merakurak Meninggal Usai Pesta Miras di Jenu   |   16:00 . Simak Jadwal Dispensasi Perpanjang SIM Yang Habis Masa Berlakunya Saat PPKM   |   15:00 . FPKB DPRD Kritik Kebijakan Bupati Pangkas Anggaran KONI   |   14:00 . Hati-hati Calo Plasma Sudah Berkeliaran di Tuban   |   13:00 . Anggaran KONI Dikepras, FPKB Teriak   |   12:00 . Ringankan Beban Warga, Lapas Salurkan 50 Paket Sembako   |   11:00 . Sidak Bansos, Bupati Sorot Kinerja Pendamping, Agen hingga Supplier   |   09:00 . Kapolda Jateng Ajak Warga Pergerakan Jalan Bareng   |   08:00 . Dewan Pers Apresiasi Peluncuran AMSI Crisis Center Covid-19   |   07:00 . Jangan Buka Jendela Saat Cuaca Panas, Ini Anjuran Dokter   |   20:00 . PPKM Level 4: Polisi Bagi Bansos Ke PKL   |   19:00 . Keluarga Besar BMG Tahlil dan Doa Secara Virtual untuk Almarhum Mas Muha   |  
Fri, 30 July 2021
Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

GUSDURian Bangun Hunian Sementara Unik untuk Korban Gempa

bloktuban.com | Wednesday, 12 May 2021 20:00

GUSDURian Bangun Hunian Sementara Unik untuk Korban Gempa

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Seakan tak kenal lelah, meski di Bulan Ramadan, tim relawan GUSDURian Peduli terus bergerak membangun Hunian Sementara (Huntara) hingga larut malam untuk penyintas gempa bumi di Lumajang dan Malang, Jawa Timur.

Huntara ini berukuran 4x6 meter, dengan rangka baja ringan, berdinding calsiboard, beratap terpal dengan lantai plester. Dilengkapi dengan dua ventilasi di bagian atas depan dan belakang, juga dilengkapi dengan dua buah lampu dan satu stop kontak.

Desainnya pun dibuat unik tidak seperti kebanyakan Huntara yang ada, tapi lebih menyerupai Homestay atau Bungalow. Ketua Umum GUSDURian Peduli, A'ak Abdullah Al-Kudus, mengatakan desain ini sengaja dipilih, selain karena lebih nyaman dan sejuk bagi penghuninya, juga bentuknya unik. Desain ini juga diharapkan bisa menjadi terapi untuk mengurangi trauma pada penghuninya.

"Dengan desain ini, kami berharap penghuninya tidak merasa sedang mengungsi, tapi seolah sedang piknik," kata Gus A'ak.

Disambung Sekretaris Desa Sidomulyo, Syaiful Rizal mengaku sangat senang atas bantuan Huntara ini. Dari berbagai relawan yang turut andil dalam penanganan korban gempa di Lumajang, khususnya Desa Sidomulyo, GUSDURian Peduli menurutnya dapat memberikan warna yang berbeda.

"Huntara yang dibangun oleh GUSDURian Peduli sudah memenuhi beberapa unsur yang dibutuhkan oleh warga terdampak, seperti bahan bangunan yang kokoh, terdapat ventilasi, dan lantai plester, serta instalasi listrik," ungkapnya.

Untuk sementara ini, GUSDURian Peduli membangun 10 unit Huntara yang disebar di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, dan Desa Wirotaman, Kecamatan Ampel Gading, Kabupaten Malang.

"Insyaallah kami berupaya untuk bisa membangun lebih banyak lagi Huntara seperti ini di Lumajang dan Malang. Mohon doa dan dukungannya" pungkas Gus A'ak. [ali/col]

 

Tag : Huntara, gempa, GUSDURian

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat