14:00 . Kasus Covid-19 Naik, Menko Marves Belum Berpikir Terapkan PPKM Darurat   |   13:00 . Kaya Akan Gizi, Perempuan Ini Sulap Olahan Ikan Tongkol Jadi Abon   |   10:00 . Cerita Pelaku UMKM Mempertahankan Bisnisnya di Tengah Pandemi   |   09:00 . Masih Banyak ODGJ Terlantar, Komunitas Resik Tuban Ingin Bantu Para ODGJ   |   08:00 . Didemo Pemuda Enam Desa, Ini Jawaban Pertamina Rosneft   |   07:00 . Terapkan Isi Piringku dalam Gizi Seimbang untuk Cegah Obesitas   |   20:00 . Kendalikan Omicron Tuban Buat Pamor Keris   |   19:00 . Dulu Warga Kampung Miliarder Kaya Raya, Sekarang Susah Makan Tak Punya Pekerjaan   |   18:00 . Beberapa Hari Nihil, Kasus Covid-19 di Tuban Naik 6 Orang Suspect Dalam Sehari   |   17:00 . Relaksasi Bisa Jadi Cara Penanganan Nyeri Ringan Tanpa Obat   |   16:00 . Juli, Kemenag Tuban Targetkan Anggaran Program Kerja Terealisasi 75 Persen   |   15:00 . Pemuda Kaliuntu Klaim Dapat Pesan Bernada Ancaman Sebelum Demo   |   14:00 . Demo Memanas, Kades Ring 1 GRR Marahi Pegawai Hingga Ancam Lapor Ahok   |   13:00 . Kapolres Tuban Minta Korban Penipuan Investasi Bodong Segera Lapor   |   12:00 . Petani Keluhkan Pupuk Subsidi yang Susah Didapatkan   |  
Wed, 26 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Penjual Snack Lebaran Alami Penurunan Pembeli

bloktuban.com | Tuesday, 27 April 2021 14:00

Penjual Snack Lebaran Alami Penurunan Pembeli

Reporter: Nur Malinda Ulfa

blokTuban.com - Hari Raya Idul Fitri identik dengan sajian kue, snack, dan acara silaturahmi dengan keluarga dan tetangga terdekat. Memesan paket kue,snack jauh hari sebelum hari raya untuk stok di rumah atau sebagai buah tangan sudah biasa. Penjualan kue umumnya meningkat tajam menjelang hari raya.

Namun satu tahun terakhir ini berbeda dengan lebaran umumnya, biasanya penjualan kue dan snack laris kebanjiran orderan. Misalnya Prapti, salah satu penjual kue di Pasar baru Tuban yang mengalami penurunan penjualan.

“Turun drastis mbak, biasanya perhari bisa dapat omset Rp 500.000, sekarang tidak pasti, kadang ya cuma Rp 100.000,” kata Prapti.

Prapti menambahkan, kebanyakan masyarakat tidak membeli snack dan kue, menurutnya hal ini terjadi semenjak pemberlakuan larangan berjabat tangan, silaturahmi dan larangan mudik di masa pandemi.

”Kita silaturrahmi saja dilarang karena nggak boleh jabat tangan, apalagi banyak keluarga merantau jauh nggak boleh pulang. Biasanya kan banyak bawa oleh-oleh, sekarang ya nggak ada,” imbuhnya.

Hal yang sama juga dialami penjual snack lainya, yakni Roudiyah, menurutnya penjualan masih terbilang sepi.

“Sepi banget, yang minat beli cuma sedikit sisanya Cuma lihat-lihat saja,” tuturnya

Harapannya kedepan, pandemi segera usai, agar keadaan segera membaik seperti semula.[ulf/ono]

 

Tag : lebaran, jajan, snack



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more