19:00 . Dear Warga, Cek Label Sehat Sebelum Beli Hewan Kurban di Tuban   |   18:00 . Domba Lokal Bertanduk Banyak Diburu di Tuban, Segini Kisaran Harganya   |   17:00 . Sudah 2.525 Warga Tuban Terekam Mobil INCAR, Polisi: Kebiasaan Baik Harus Dipaksa   |   16:00 . Ikuti Program Revitalisasi, KUA Tuban dan Soko Dimonev Kemenag RI   |   15:00 . Punya Sejarah 70 Tahun, Asosiasi Dokter Medis Sedunia Hanya Akui IDI Organisasi Dokter di Indonesia   |   14:00 . Harga Kambing Kurban di Tuban Termahal Rp7 Juta per Ekor, Penjual: Gratis Ongkos Kirim   |   13:00 . Mengenal Demokrasi dalam Perspektif Masyarakat   |   12:00 . Rupa Sesaji di Manganan Bektiharjo Tuban   |   11:30 . Ini Doa Saat Manganan Bektiharjo Tuban   |   11:00 . Lirik Lagu dan Chord Luka Sekerat Rasa - Cover Maulana Ardiansyah (Live Ska Reggae Trending on Youtube)   |   10:30 . Memberi Makan Kera Bektiharjo Tuban   |   10:00 . Tradisi Manganan Bektiharjo Tuban: Memberi Makan Ikan   |   09:30 . Manganan Bektiharjo Tuban Setiap Rabu Pon   |   09:00 . 6 Juli 2022 Emas Antam Anjlok Rp 977 Ribu, Turun Rp 12.000 Per Gram   |   08:00 . Bacaan Doa Qunut Subuh, Lafal dan Artinya   |  
Wed, 06 July 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Antisipasi Pencabulan Anak, Polisi Minta Orang Tua Lakukan Ini

bloktuban.com | Monday, 26 April 2021 11:00

Antisipasi Pencabulan Anak, Polisi Minta Orang Tua Lakukan Ini

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Setiap orang tua di Kabupaten Tuban perlu mewaspadai potensi pencabulan yang menyasar buah hatinya. Untuk mengantisipasinya, polisi di Tuban memberi pesan khusus untuk bisa dilakukan.

Kasatreskrim Polres Tuban, AKP M. Adhi Makayasa mengatakan, orang tua diminta untuk tidak gampang percaya menitipkan anaknya orang lain. Karena kejahatan kriminal itu bisa terjadi kapanpun dan di manapun.

"Sebagai orang tua harus mampu memprediksi ancaman yang akan datang ke anaknya. Dengan begitu kita bisa menjadi polisi untuk keluarga sendiri," ujar Adhi kepada reporter blokTuban.com, Senin (26/4/2021).

Adhi tidak ingin kejadian pencabulan di Kecamatan Merakurak terulang kembali. Pelakunya Pakeh (56) pria yang tinggal di Kecamatan Merakurak dan korbannya keponakannya yang masih duduk ke sekolah dasar (SD), dititipkan padanya karena orangtuanya sakit usai kecelakaan.

Akibat kasus ini, Pakeh harus lama mendelam di penjara usai Satreskrim Polres Tuban Jumat (23/4/2021), di rumahnya.

Tindak pidana itu diatur dalam pasal 82 jo pasal 76 E dan pasal 81 jo Pasal 76 D undang-undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-undang RI Nomor 1 Tahun 2016 perubahan kedua atas undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Berdasarkan keterangan korban, lanjut Kasatreskrim, aksi bejat pelaku sudah dilakukan kurang lebih 15 kali. Aksi bejat itu dilakukan pertama kali oleh pelaku pada sekitar 8 Desember 2020 dan yang terakhir 8 Maret 2021 sekitar pukul 22.00 WIB di kamar korban.

‘’Orang tua korban menitipkan korban ke pamannya karena sedang sakit akibat kecelakaan. Ternyata malah dicabuli," tandas perwira dengan tiga balok di pundaknya. [ali/ono]

 

Tag : pencabulan, kriminal



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat