13:00 . ORTN BRIN Bersama Anggota DPR RI Bantu Petani Tuban Benih Padi Varietas Inpari Sidenuk   |   12:00 . Bantu Herd Immunity, Wihadi dan Kader Gerindra Tuban Turun Gunung Gelar Vaksinasi   |   09:00 . Jago Bisnis Desain dan Ilustrasi, Pemuda Tuban Diundang ke Wakatobi Ilustrasikan Aset Budaya   |   08:00 . Perempuan Desa Klotok Ini Hasilkan Cuan dari Merajut   |   07:00 . Bermain di Masa Pandemi Jadi Kebutuhan Dasar Anak yang Harus Terpenuhi   |   21:00 . Gemar Buat Kue, Kini Fudgy Brownies Dapur Aga Hadir Di Tuban   |   20:00 . Sate Korea Mr. Baek, Santapan Nikmat Harga Bersahabat   |   18:00 . Baju Bekas Kembali Digemari Jadi Peluang Usaha di Tengah Pandemi   |   17:00 . La Nina, BMKG Ingatkan Waspada Potensi Curah Hujan Tinggi   |   15:00 . Hindari Joki Seleksi ASN Tuban, Panitia Gunakan Alat Pencocokan Wajah   |   14:00 . Tingkatkan Herd Immunity Warga Pedesaan, Babinsa dan Nakes Lakukan Door To Door   |   13:00 . Kiat Sukses Mulai Usaha Jadi Barista   |   11:00 . Pengepul Judi Togel Asal Bangilan Ditangkap, Buku Tafsir Mimpi Ikut Diamankan   |   10:00 . Pukul Tetangga Pakai Botol Kaca Hingga Tidak Sadarkan Diri, Pria di Plumpang Ditangkap Polisi   |   07:00 . Orangtua Wajib Tahu, Ini 4 Cara Menyembuhkan Batin Anak   |  
Tue, 19 October 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Menjelang Puasa, Warga Tuban Lakukan Tradisi Kupatan

bloktuban.com | Saturday, 27 March 2021 08:00

Menjelang Puasa, Warga Tuban Lakukan Tradisi Kupatan

Reporter: Nur Malinda Ulfa

blokTuban - Sebagian masyarakat Tuban, Jawa Timur, besok akan melaksanakan kupatan, yakni tradisi yang biasa dilakukan menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Sabtu (27/03/2021).

Setidaknya hal itu dilakukan oleh Zulaikah, warga Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Dia mempersiapkan bahan-bahan yang akan dibuatnya besok, seperti daun lontar dan tepung ketan, serta lainya. 

“Acara kupatan ini akan dilakukan Minggu besok, nanti akan ada doa bersama di musala. Karena lagi pandemi jadi tidak seperti biasanya,” jelasnya. 

Zulaikah mengaku telah melakukan tradisi ini sejak lama, maka tak heran bila dirinya masih lincah menganyam lembaran-lembaran daun kelapa menjadi wadah untuk membuat ketupat.

Menurutnya, bahan membuat ketupat ini masih bisa dijumpai di pasar-pasar.

 “Di pasar harga daun ketupat Rp300 per batangnya, tapi ada juga yang menjual jadi, dengan harga Rp 1.600 per bijinya,” jelasnya.

Biasanya, ketupat disajikan bersama dengan sayur lodeh berkuah pedas, dengan lauk pelengkap berupa ikan pindang, tahu dan tempe. 

“Lodehnya biasanya pedas pakai sayur bisa terserah sih, yang paling khas biasanya ada ikan pindang, tahu dan tempe,” imbuhnya.

Sejak Jumat , Pasar Bongkaran Tuban, serta pasar Baru Tuban sudah dipenuhi pedagang ketupat kosongan. 

Menurut Heru, salah seorang pedagang sayur di pasar Bongkaran, sejumlah komoditi pasar yang biasanya menjadi pendamping tradisi kupatanpun mulai meroket. 

“Yang paling menonjol adalah harga terong dan ikan pindang, untuk terong biasanya hanya Rp500 per bijinya, sekarang mencapai Rp2.000 per bijinya. Sedangkan harga pindang satu ekornya bisa mencapai Rp10.000,” tutur Heru.[ulf/ono]

 

Tag : ketupatmjelangpuasa, jelangramadan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more