18:00 . Penyuluh Agama Kecamatan Widang Lakukan Gibas Buluh   |   17:00 . Bermodalkan Rp200 Ribu, Pengusaha Kue Ini Beromzet Jutaan   |   13:00 . ORTN BRIN Bersama Anggota DPR RI Bantu Petani Tuban Benih Padi Varietas Inpari Sidenuk   |   12:00 . Bantu Herd Immunity, Wihadi dan Kader Gerindra Tuban Turun Gunung Gelar Vaksinasi   |   09:00 . Jago Bisnis Desain dan Ilustrasi, Pemuda Tuban Diundang ke Wakatobi Ilustrasikan Aset Budaya   |   08:00 . Perempuan Desa Klotok Ini Hasilkan Cuan dari Merajut   |   07:00 . Bermain di Masa Pandemi Jadi Kebutuhan Dasar Anak yang Harus Terpenuhi   |   21:00 . Gemar Buat Kue, Kini Fudgy Brownies Dapur Aga Hadir Di Tuban   |   20:00 . Sate Korea Mr. Baek, Santapan Nikmat Harga Bersahabat   |   18:00 . Baju Bekas Kembali Digemari Jadi Peluang Usaha di Tengah Pandemi   |   17:00 . La Nina, BMKG Ingatkan Waspada Potensi Curah Hujan Tinggi   |   15:00 . Hindari Joki Seleksi ASN Tuban, Panitia Gunakan Alat Pencocokan Wajah   |   14:00 . Tingkatkan Herd Immunity Warga Pedesaan, Babinsa dan Nakes Lakukan Door To Door   |   13:00 . Kiat Sukses Mulai Usaha Jadi Barista   |   11:00 . Pengepul Judi Togel Asal Bangilan Ditangkap, Buku Tafsir Mimpi Ikut Diamankan   |  
Tue, 19 October 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Pemkab akan Dukung Mesin Packing untuk Minuman Legen

bloktuban.com | Monday, 08 March 2021 12:00

Pemkab akan Dukung Mesin Packing untuk Minuman Legen

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Inovasi membuat legen lebih awet selama 14 hari atau dua pekan di Desa Prunggahan Wetan, Kecamatan Semanding diapresiasi oleh Pemerintah Kabupaten Tuban.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Tuban, Agus Wijaya mengatakan produk unggulan dan khas Kabupaten Tuban tersebut ke depannya bisa dikemas lebih bagus lagi.

"Untuk kemasan legen proposalnya bisa dikirim. Pemkab siap menyupport mesin packingnya," ujar Agus Wijaya kepada blokTuban.com, Senin (8/3/2021) siang.

Mantan Kabag Humas dan Media Pemkab itu, menilai setelah inovasi tersebut harus segera diurus ijin BPOM dan PIRTnya. Supaya pemasarannya dan kualitasnya lebih terjamin bagi konsumen.

Selama ini legen yang merupakan potensi lokal di Tuban masih belum optimal pengolahannya. Baik dari segi manajemen pengolahan hingga pemasaran.

"Pemkab sangat senang dengan inovasi. Pasti kami support," imbuh mantan Camat Montong.

Sementara itu, Hadi Purwanto (45) asal Desa Prunggahan butuh waktu riset tiga bulan untuk membuat legen bisa awet lebih lama. Umumnya legen hanya bertahan sehari kemudian berubah rasanya.

"Kasus lama legen biasanya dikemas dalam botol bekas air mineral. Jika terlalu lama didiamkan tutupnya akan meledak, karena tekanan dari legen cukup kuat," sambung Hadi.

Legen kemasan milik Hadi sangat terjangkau harganya. Untuk botol ukuran ukuran 250 mililiter rata-rata Rp6.000-Rp7.000 dan Rp10.000 untuk kemasan 500 mililiter.

Legen khas Tuban ini telah dikirim ke beberapa kota, seperti Jakarta, Solo, Sidoarjo, Malang, Gresik, Lamongan, hingga Bojonegoro. [ali/ono]

 

Tag : legen, kemasan, pemkab



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more