09:00 . Harga Telur Ayam Ras Merangkak Naik   |   08:00 . Dampak PPKM Darurat, Penjual Sayur Keluhkan Sepi Pembeli   |   07:00 . Inilah Manfaat Minum Air Putih setelah Bangun Tidur   |   17:00 . Pemkab Tuban Bakal Evaluasi Bansos Lebih Tepat Sasaran   |   16:00 . Jembatan Glendeng Masih Proses Anggaran Lagi?   |   15:00 . Bakpao Buatan Napi Lapas Menggugah Selera   |   14:00 . Tak Terdampak Covid-19, Anak-anak Alihkan BST ke Warga Kurang Mampu   |   07:00 . Awas, Ini Lima Risiko Penyakit Jika Pakai Lipstik Setiap Hari   |   17:00 . Curi Motor di Tuban, Dua Penadah Asal Banyuwangi Dibekuk Polisi   |   16:00 . Tumpukan Ban Bekas Terbakar, Nyaris Merembet ke Bengkel   |   15:00 . Predikat KLA Tuban Naik Jadi Tingkat Madya   |   12:00 . Banyak Warga Miskin Tak Dapat Bansos   |   08:00 . Bigini Landskap Media Digital di Indonesia Versi AMSI   |   07:00 . Lebih Baik Minum Air Panas saat Cuaca Panas, Ini Sebabnya!   |   18:00 . Gandeng Mahasiswa, Kapolres Tuban Bagikan Bansos Kepada Warga Terdampak Covid-19   |  
Sun, 01 August 2021
Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Harga Terus Naik, Warga Kurangi Beli Cabai

bloktuban.com | Friday, 19 February 2021 12:00

Harga Terus Naik, Warga Kurangi Beli Cabai

Reporter: Nur Malinda Ulfa

blokTuban.com - Cabai adalah salah satu campuran bumbu yang wajib ada di dapur para ibu rumah tangga, namun harganya kini makin hari semakin naik.

Saat awal tahun harga cabai sudah mulai naik, hinga saat ini harga cabai masih terpantau melambung. Kemarin sempat mengalami penurunan tapi kembali naik lagi.

Cabai rawit yang awal tahun lalu di kisaran harga Rp70.000 per kilogram sekarang menjadi Rp90.000 per kilogramnya.

"Padahal kemarin harga cabai masih Rp80.000 per kilogram, sekarang naik menjadi Rp90.000 per kilogram," ungkap Sumarni, salah satu pembeli di Pasar Bongkaran Tuban.

Sumarni mengatakan, kenaikan harga cabai membuatnya harus berhemat, karena kondisi ekonomi yang susah, ia harus semaksimal mungkin dalam mempergunakan uangnya.

Menurut Sumarni, kalau uangnya habis hanya untuk membeli cabai, kehidupan sehari-harinya akan susah, karena masih menyekolahkan sang anak.

"Kalau mahal gitu belinya ya sedikit, kalau beli banyak uangnya habis. Anak sama suami saya mau makan apa," tambahnya mengeluh.

Risah, salah satu penjual cabai rawit di pasar Bongkaran mengatakan, harga cabai semakin naik karena curah hujan yang tak menentu.
"Sering hujan, stoknya menipis. Alhasil harga terus naik, diprotes terus sama pembeli," ungkap Risah. [ul/rom]

Tag : cabai, harga cabai, pasar tradisional

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat