12:00 . Unik, Tiang Masjid Setinggi 27 Meter Berdiri Tanpa Alat Berat   |   09:00 . Penyekatan Arus Balik Dimulai, Puluhan Kendaraan Diputarbalikkan   |   08:00 . Pesan Hoax Ledakan Corona Menyebar hingga Tingkat RT   |   07:00 . Menjaga Kesehatan di Hari Idul Fitri di Masa Pandemi Covid-19   |   14:00 . Tak Segera Diperbaiki, Jembatan Glendeng Kini Malah Ditutup Total   |   13:00 . Dampak Penyekatan di Tuban, Kasus Harian Corona di Bawah 15   |   12:00 . Walah..!!! Gegara Ini Akses Jembatan Darurat Glendeng Ditutup   |   11:00 . Boleh Silaturahim Tatap Muka, Tapi Tetap Pakai Masker   |   09:00 . Hampir Setahun Diterlantarkan, Kini Jembatan Glendeng Jadi Biang Kemacetan   |   07:00 . Kenalkan Pola Makan Sehat Pada Anak, Apa yang Perlu Diperhatikan?   |   17:00 . Kemenkumham Beri Remisi Khusus 168 Napi di Tuban   |   16:00 . Lebaran, Kawasan Obvitnas di Tuban Dijaga Ketat   |   15:00 . Masa Pandemi, 935 Warga Tuban Daftar Haji   |   13:00 . Jika Pembelajaran Tatap Muka Diberlakukan, Perpusda Harap Bisa Layani Baca Buku di Tempat   |   11:00 . Tunggu Keputusan Pusat, 1.296 Calon Haji Tuban Siap Berangkat Tahun Ini   |  
Sat, 15 May 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Kesehatan Mental Remaja Perempuan Terganggu akibat Media Sosial

bloktuban.com | Wednesday, 17 February 2021 07:00

Kesehatan Mental Remaja Perempuan Terganggu akibat Media Sosial

Reporter: -

blokTuban.com - Para ahli mengatakan bahwa ada penurunan besar dalam kesejahteraan pribadi dan harga diri remaja perempuan sejak sekitar usia 14 tahun yang dipicu oleh media sosial.

Selain itu, tingkat depresi juga memburuk pada anak hingga remaja perempuan ketika mereka merasa tidak berharga dan tidak bahagia dengan penampilannya.

Hal itu diperburuk dengan perbedaan dengan anak laki-laki yang dapat membuat kepercayaan diri menurun apabila dianggap kurang pandai.

Ahli juga mengungkapkan bahwa pandemi Covid-19 telah membuat satu dari enam anak mengalami masalah kesehatan mental, dengan adanya isolasi, kurangnya olahraga, dan penutuan sekolah.

Pernyataan tersebut merupakan hasil dari studi yang dilakukan oleh Education Policy Institute (EPI) dan The Prince’s Trust dari pengamatan terhadap pengalaman anak remaja berusia 11,14, dan 17 tahun, lapor The Sun.

"Penelitian ini menunjukkan bahwa kesehatan mental kaum muda di Generasi Z menurun tajam saat mereka memasuki masa remaja," jelas Whitney Crenna-Jennings, Peneliti Senior Kesehatan Mental, Kesejahteraan dan Inklusi, di EPI.

Ia melanjutkan bahwa hal itu terjadi, khususnya, pada anak remaja perempuan. "Kemiskinan, penggunaan media sosial yang berlebihan dan kurangnya olahraga fisik adalah faktor-faktornya," sambungnya.

Menurut Whitney, kaum muda menghadapi tantangan yang signifikan dalam tahap perkembangan ini, ditambah dengan adanya pandemi.

"Tetapi generasi ini juga harus menghadapi pandemi yang akan membuat mereka 'kelaparan' akan hubungan dan pengalaman penting yang dibutuhkan untuk mendukung perjalanan masa remaja mereka," tandasnya.

*Sumber: suara.com

Tag : pendidikan, kesehatan, media sosial, remaja, psikologis

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 05 April 2021 13:00

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com Sekitar 25 mahasiswa-mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban berkunjung di kantor redaksi blokTuban.com Jalan Sunan Muria No. 28 Kelurahan Latsari,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more