19:00 . Perangkat Desa dan Warga Jetak Antusias Ikuti Pelatihan Membatik   |   18:00 . Kemendag Jamin Ketersediaan Beras Selama Tahun 2021   |   16:00 . Katrol PAD Dari Reklame, Satpol PP Tuban Dorong Pemilik Untuk Urus Ijin   |   15:00 . Kejurprov Kickboxing Jatim 2021, Tuban Raih 3 Emas Dan 2 Perunggu   |   14:00 . SATPOL PP Tuban Tertibkan Reklame & Baliho Liar   |   10:00 . Satpol PP Tuban Tertibkan Reklame Tak Berizin   |   09:00 . Ajarkan Cintai Bumi, Sobat Bumi USB Gelar Edukasi dan Aksi Tanam Pohon   |   08:00 . Pengin Tahu ? Ini Tujuh Hal yang Mendorong Produk Lokal Berkembang di Era Digital   |   07:00 . Tingkatkan Kesehatan Tubuh dan Mental, Konsumsi 5 Makanan Ini!   |   17:00 . Berikut Tujuh Hal yang Dorong Produk Lokal Berkembang di Era Digital   |   15:00 . Polisi Selidiki Maling Kotak Amal di Masjid yang Terekam CCTV   |   14:00 . Cara Cepat Raih Keuntungan Lebih Banyak dalam Pembibitan Ikan Lele   |   13:00 . Hadir di Wisuda Sarjana IAINU Tuban, Begini Pesan Gus Reza   |   12:00 . Ulang Tahun blokTuban.com ke-6, CEO BMG Resmi Launching Tuban Digital Forum   |   11:00 . Visi Misi Bupati Tuban Halindra Berjalan, Petani Kolonial Mulai Produksi Pupuk Sendiri   |  
Thu, 02 December 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Jadi Korban Begal Payudara? Segera Lapor Polisi

bloktuban.com | Tuesday, 29 September 2020 17:00

Jadi Korban Begal Payudara? Segera Lapor Polisi

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Belakangan ini, screenshoot pengakuan seseorang yang diduga menjadi korban pelecehan seksual remas dada (Begal Payudara) di Jalan Raya beredar dan viral di Media Sosial (Medsos) Instagram dan Whatsapp.

Secreenshot yang beredar, korban mengimbau agar selalu berhati-hati saat melintas di Jalan Alfalah khususnya bagi para cewek. Sebab, di jalan tersebut korban mengalami kejadian pelecehan seksual ketika sedang melintas.

Di dalam screenshoot itu, korban meminta agar identitas nama serta fotonya disensor. Bahkan, di sebuah akun IG yang mencantumkan nama Tuban tersebut terdapat dua postingan pengaduan pelecehan seksual. 

Pertama, postingan itu diunggah pada 6 hari yang lalu, sedangkan postingan yang kedua baru diunggah sekitar 2 hari yang lalu.

Menanggapi hal itu, Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono mengimbau kepada masyarakat di Bumi Wali agar tidak takut serta agar langsung melaporkan ke pihak yang berwajib jika mengalami kejadian yang serupa maupun tindakan kejahatan yang lain.

"Segera laporkan ke polisi di Polsek setempat atau Polres, nanti kita turunkan personel," terang mantan Kapolres Kabupaten Madiun tersebut saat dikonfirmasi blokTuban.com, Selasa (29/9/2020).

Kapolres juga mengimbau agar masyarakat bisa mengenali kendaraan pelaku dan jika perlu mencatat Nopol kendaraanya untuk dilaporkan. Dengan begitu pihak kepolisian akan melakukan tindakan untuk menangkap pelaku. 

"Kenali kendaraan pelaku, catat bila perlu dan laporkan akan kita tindak dan tangkap serta kita proses. Saya imbau masyarakat agar tetap jaga keselamatan ketika berkendara," pungkas Kapolres.[hud/col]

Tag : Polres, begal, payudara



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more