19:00 . Perangkat Desa dan Warga Jetak Antusias Ikuti Pelatihan Membatik   |   18:00 . Kemendag Jamin Ketersediaan Beras Selama Tahun 2021   |   16:00 . Katrol PAD Dari Reklame, Satpol PP Tuban Dorong Pemilik Untuk Urus Ijin   |   15:00 . Kejurprov Kickboxing Jatim 2021, Tuban Raih 3 Emas Dan 2 Perunggu   |   14:00 . SATPOL PP Tuban Tertibkan Reklame & Baliho Liar   |   10:00 . Satpol PP Tuban Tertibkan Reklame Tak Berizin   |   09:00 . Ajarkan Cintai Bumi, Sobat Bumi USB Gelar Edukasi dan Aksi Tanam Pohon   |   08:00 . Pengin Tahu ? Ini Tujuh Hal yang Mendorong Produk Lokal Berkembang di Era Digital   |   07:00 . Tingkatkan Kesehatan Tubuh dan Mental, Konsumsi 5 Makanan Ini!   |   17:00 . Berikut Tujuh Hal yang Dorong Produk Lokal Berkembang di Era Digital   |   15:00 . Polisi Selidiki Maling Kotak Amal di Masjid yang Terekam CCTV   |   14:00 . Cara Cepat Raih Keuntungan Lebih Banyak dalam Pembibitan Ikan Lele   |   13:00 . Hadir di Wisuda Sarjana IAINU Tuban, Begini Pesan Gus Reza   |   12:00 . Ulang Tahun blokTuban.com ke-6, CEO BMG Resmi Launching Tuban Digital Forum   |   11:00 . Visi Misi Bupati Tuban Halindra Berjalan, Petani Kolonial Mulai Produksi Pupuk Sendiri   |  
Thu, 02 December 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Diterjang Angin Puting Beliung Rumah Warga Rusak Ringan Hingga Berat

bloktuban.com | Wednesday, 23 September 2020 11:00

Diterjang Angin Puting Beliung Rumah Warga Rusak Ringan Hingga Berat

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban diterjunkan langsung ke lokasi kejadian angin puting beliung yang melanda Desa Nguluhan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Selasa (22/9/2020) pukul 15.00 Wib.

Petugas mencatat, akibat kejadian itu sebanyak 19 rumah warga Dusun Krajan, Desa Nguluhan, Kecamatan Montong mengalami kerusakan ringan hingga berat.

"Hujan deras disertai angin kencang di Dusun Krajan, Desa Nguluhan mengakibatkan 19 rumah rusak," terang Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tuban, Yudi Irwanto.

Adapun, rumah yang mengalami kerusakan berat ada 4 rumah, yakni rumah milik:
-Rumah Harnoto RT/03. RW/02, tembok jebol dan atab dapur hilang.
-Rumah Dasmani RT/03 RW/02, tembok pom mini rusak.
-Rumah Pono RT/05 RW/02, tembok rumah jebol.
-Rumah Samidi RT/06 RW/02, atap bengkel dan atap teras terbang.

Sedangkan rumah yang mengalami kerusakan ringan ada sebanyak 15 rumah,
(beberapa genteng dan asbes terbang)
-Rumah Naji wargaRT/06 RW/02
-Rumah Nambi warga RT/06 RW l/02
-Rumah Suli warga RT/06 RW/02
-Rumah Sarinah warga RT/06 RW/02
-Rumah Tarmin warga RT/05 RW/02
-Rumah Hartoyo warga RT/03 RW/02
-Rumah Rasmi warga RT/03 RW/02
-Rumah Sarpangi warga RT/06 RW/02
-Rumah Damini warga RT/06 RW/02
-Rumah Musri warga RT/06 RW/02
-Rumah Tarmu warga RT/06 RW/02
-Rumah Suwito warga RT/05 RW/02
-Rumah Darlam warga RT/03 RW/02
-Rumah Topi warga RT/03 RW/02
-Rumah Dasmin warga RT/03 RW/02

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, diperkirakan kerugian mencapai kurang lebih Rp9.475.000," pungkas Yudi. [hud/rom]

Tag : angin puting beliung, angin kencang, korban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more