20:00 . Pemuda Ini Benjol-Benjol Usai Dikeroyok Sekelompok Orang Tak Dikenal   |   19:00 . Warna Hijab Paling Banyak Diminati Remaja, Bikin Kulit Terlihat Lebih Cerah!   |   18:00 . Laris Manis, Aneka Jajanan Murmer Beromzet Ratusan Ribu per Hari   |   09:00 . Rahasia Bisnis Kue Dumbeg Bertahan hingga Tiga Generasi   |   07:00 . Studi Buktikan Lingkungan Hijau dapat Meningkatkan Kesehatan Mental Anak   |   18:00 . Penyuluh Agama Kecamatan Widang Lakukan Gibas Buluh   |   17:00 . Bermodalkan Rp200 Ribu, Pengusaha Kue Ini Beromzet Jutaan   |   13:00 . ORTN BRIN Bersama Anggota DPR RI Bantu Petani Tuban Benih Padi Varietas Inpari Sidenuk   |   12:00 . Bantu Herd Immunity, Wihadi dan Kader Gerindra Tuban Turun Gunung Gelar Vaksinasi   |   09:00 . Jago Bisnis Desain dan Ilustrasi, Pemuda Tuban Diundang ke Wakatobi Ilustrasikan Aset Budaya   |   08:00 . Perempuan Desa Klotok Ini Hasilkan Cuan dari Merajut   |   07:00 . Bermain di Masa Pandemi Jadi Kebutuhan Dasar Anak yang Harus Terpenuhi   |   21:00 . Gemar Buat Kue, Kini Fudgy Brownies Dapur Aga Hadir Di Tuban   |   20:00 . Sate Korea Mr. Baek, Santapan Nikmat Harga Bersahabat   |   18:00 . Baju Bekas Kembali Digemari Jadi Peluang Usaha di Tengah Pandemi   |  
Thu, 21 October 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Punya Riwayat Kontak dengan Pasien Positif, Perawat Puskesmas Singgahan Meninggal

bloktuban.com | Saturday, 08 August 2020 13:00

Punya Riwayat Kontak dengan Pasien Positif, Perawat Puskesmas Singgahan Meninggal

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Kabar duka datang dari dunia kesehatan Kabupaten Tuban, salah satu tenaga kesehatan terbaiknya meninggal dunia karena terkonfirmasi positif Covid-19.

Perawat perempuan bernama Siti Jumiatun asal Desa Mulyoagung Kecamatan Singgahan ini meninggal dunia Jumat (7/8/2020), setelah menjalani perawatan di salah satu Rumah Sakit di Kabupaten Bojonegoro.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban, Endah Nurul Komariyati menyebutkan, almarhumah setiap harinya bekerja di Puskesmas Singgahan.

"Almarhumah dirawat sejak 4 Agustus setelah dua hari sebelumnya merasakan gejala dan dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil lab yang keluar pada 6 Agustus kemarin," terangnya.

Almarhumah Siti Jumiatun setiap harinya bertugas sebagai penanggung jawab Program TB dan HIV serta masuk dalam Tim penanganan Covid-19 Puskesmas Singgahan, dari tugas inilah diperkirakan yang bersangkutan terpapar virus, karena sebelum sakit kontak dengan pasien terkonfirmasi positif yang wafat sebelumnya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban ini menambahkan, setelah ditemukan adanya kasus meninggal dunia karena Covid-19 ini, operasional Puskesmas Singgahan akan dihentikan sementara Waktu dari tanggal 8 Sampai dengan 17 Agustus 2020.

"Sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19 di Kecamatan Singgahan, maka semua petugas kesehatan di Puskesmas Singgahan akan menjalani karantina mandiri terlebih dahulu dan seluruh ruangan Puskesmas akan dilakukan desinfeksi. Bagi masyarakat yang butuh pelayanan kesehatan dapat datang ke Puskesmas Parengan, Senori atau Bangilan," jelasnya.

Hal senada diungkapkan oleh Camat Singgahan Gaguk Ariyanto, yang menyikapi adanya 2 kasus meninggal dunia karena Covid-19 di Kecamatan Singgahan dengan penutupan sementara Puksesmas Singgahan dan dua pasar desa.

"Untuk penutupan puskesmas mengacu dari Surat dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, sementara penutupan pasar Mulyoagung dan Tunggulrejo adalah hasil kesepakatan antara Forkopimca, Perangkat Desa, BPD dan Penanggung Jawab Pasar," sambungnya. 

Penutupan ini menurut Gaguk adalah untuk mencegah penularan covid-19 di Kecamatan Singgahan karena 3 pasien di antaranya sering melakukan interaksi di pasar Mulyoagung dan 3 lainnya di pasar Tunggulrejo. Adapun Penutupan sementara pasar akan mulai dilakukan 10 hingga 15 Agustus 2020.

Sementara itu dari peta sebaran Covid-19 Kabupaten Tuban hari ini, masih terdapat penambahan 4 pasien terkonfirmasi baru dari Kecamatan Plumpang, Parengan, Merakurak dan dari Kecamatan Rengel yang sudah meninggal dunia kemarin. Serta Penambahan 3 pasien sembuh dari Kecamatan Singgahan, Plumpang dan Widang.

Sehingga secara kumulatif jumlah kasus Covid-19 adalah sebanyak 232 orang dengan pasien yang dinyatakan sembuh sejumlah 172 orang, pasien meninggal dunia sejumlah 26 orang dan yang masih dirawat dan isolasi sejumlah 34 orang. Sedangkan untuk Suspek yang masih dalam pemantauan adalah sebanyak 16 Orang. [ali/rom]

Tag : pasien, meninggal dunia



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more