09:00 . Bom Bunuh Diri Meledak di Polsek Astanaanyar Bandung, Video Tersebar di Media Sosial   |   08:00 . Harga Emas AntamHari Ini 7 Desember 2022 Stagnan di Level Rp984.000   |   18:00 . Tak Bisa Berenang, Pelajar Tuban Tewas Tenggelam di Telaga Saat Mandi   |   17:00 . MTQ XXX 2022 Dibuka, Ajang Tuban Membumikan Alquran   |   16:00 . BNPB Tegaskan Erupsi Gunung Semeru Tak Picu Tsunami   |   15:00 . SAKIP Tuban Diganjar Predikat BB, Menpan RB Larang Birokrasi Ribet   |   14:00 . Bermula Dari Hobi, Produk Rajutan Warga Tuban Ini Diekspor Sampai ke Qatar   |   13:00 . IDe AsSALAM Antarkan UINSA Terima Penghargaan TOP 45 tahun 2022   |   12:00 . Serahkan Kaporlap pada Bhabinkamtibmas, Wakapolres Tuban : Kembalikan Kepercayaan Publik Kepada Institusi Polri   |   11:00 . Tak Patut Dicontoh, Video Dewasa Viral di Tuban dan Balita Ikut Terekam   |   10:00 . Anjlok Rp15.000 Per Gram, Harga Beli Emas Antam Turun di Level Rp984.000   |   09:00 . Erupsi Gunung Semeru di Indonesia, Jepang Waspada Ancaman Gelombang Tsunami?   |   08:00 . Doa yang Sering Diamalkan Rasulullah SAW Setiap Hari   |   07:00 . Jadwal Tayang Enam Film di Bioskop NSC Tuban 6 Desember 2022   |   06:00 . Cabai Keriting di Tuban Naik Rp2.000, Bawang Merah Rp1.000/Kg   |  
Wed, 07 December 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Versi Diskoperindag, Klaster GG Belum Tepat

bloktuban.com | Friday, 10 July 2020 13:00

Versi Diskoperindag, Klaster GG Belum Tepat

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban, Endah Nurul Komariyati dalam siaran resminya, Kamis (9/7/2020) menyebutkan Gudang Garam menjadi klaster baru penyebaran corona di Bumi Wali.

Di klaster tersebut terdapat tiga pasien konfirmasi positif yaitu perempuan 30 dan 38 tahun asal Kecamatan Palang dan perempuan 38 tahun asal Kecamatan Plumpang.

Penyebutan GG sebagai klaster baru dirasa tidak tepat. Versi ini diungkap Dinas Koperasi Peridustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tuban, setelah berkoordinasi dengan mitra GG yaitu PT. Mahkota Nusantara.

"Kurang tepat GG disebut klaster baru," terang Kepala Diskoperindag Tuban, Agus Wijaya kepada blokTuban.com, Jumat (10/7/2020).

Intinya lanjut Mantan Kabag Humas Pemkab, yang terkonfirmasi positif tiga orang adalah karyawan PT. Mahkota Nusantara mitra GG. Yang bersangkutan sejak libur hari raya lebaran kemarin belum pernah masuk dan ikut proses produksi.

Adapun kronologisnya setelah libur lebaran tiga minggu semua karyawan di rapid test, untuk mengawali masuk kerja. Hasil rapid 35 reaktif, mereka tidak boleh masuk, selanjutnya di swab tiga orang terkonfirmasi positif.

"Yang 35 termasuk tiga yang terkonfirmasi positif sama sekali tidak ikut proses produksi, sehingga dapat disimpulkan mereka tertular saat libur lebaran," imbuh mantan Camat Montong.

GG selama ini terbilang serius mendukung upaya pemerintah memotong rantai sebaran virus. Standar protokol Covid di pabrik diberlakukan dengan ketat.

Pada tanggal 2-4 Juli 2020 dilakukan rapid test kedua sebanyak 1.756 karyawan hasilnya non reaktif semua. Diskoperindah terlibat mendampingi saat rapid test berlangsung.

Jika melihat kronologis ini tidak tetap kalau kluster penyebaran ada di lokasi PT. Mahkota Nusantara sebagai mitra GG. "Sebagai bentuk kepedulian perusahaan, selama ini semua karyawan masih di gaji bulanan," tambah Agus.

Menyikapi GG sebagai klaster baru, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Bambang Priyo Utomo mengatakan ketiga orang yang positif sudah menjalani isolasi. Selain itu, GG sudah pernah ditutup beberapa hari untuk penyemprotan desinfektan.

Di samping itu, wajib mentaati protokol kesehatan mulai pakai masker, jaga jarak bekerja, cuci tangan pakai sabun keluar masuk pabrik dan jangan bergerombol dan salaman.

"Soal buka atau tutup pabrik wewenang Diskoperindag," tandas mantan Kepala Puskesmas Tambakboyo. [ali/rom]

Tag : klaster, covid, corona, penyebaran



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 06 November 2022 11:00

    Blok Cerpen

    Takdir

    Takdir Entah apa saja yang sudah kulewati di tahun 2020, aku hanya ingin menuliskan sebuah pintu harapan....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat