20:00 . Pemuda Ini Benjol-Benjol Usai Dikeroyok Sekelompok Orang Tak Dikenal   |   19:00 . Warna Hijab Paling Banyak Diminati Remaja, Bikin Kulit Terlihat Lebih Cerah!   |   18:00 . Laris Manis, Aneka Jajanan Murmer Beromzet Ratusan Ribu per Hari   |   09:00 . Rahasia Bisnis Kue Dumbeg Bertahan hingga Tiga Generasi   |   07:00 . Studi Buktikan Lingkungan Hijau dapat Meningkatkan Kesehatan Mental Anak   |   18:00 . Penyuluh Agama Kecamatan Widang Lakukan Gibas Buluh   |   17:00 . Bermodalkan Rp200 Ribu, Pengusaha Kue Ini Beromzet Jutaan   |   13:00 . ORTN BRIN Bersama Anggota DPR RI Bantu Petani Tuban Benih Padi Varietas Inpari Sidenuk   |   12:00 . Bantu Herd Immunity, Wihadi dan Kader Gerindra Tuban Turun Gunung Gelar Vaksinasi   |   09:00 . Jago Bisnis Desain dan Ilustrasi, Pemuda Tuban Diundang ke Wakatobi Ilustrasikan Aset Budaya   |   08:00 . Perempuan Desa Klotok Ini Hasilkan Cuan dari Merajut   |   07:00 . Bermain di Masa Pandemi Jadi Kebutuhan Dasar Anak yang Harus Terpenuhi   |   21:00 . Gemar Buat Kue, Kini Fudgy Brownies Dapur Aga Hadir Di Tuban   |   20:00 . Sate Korea Mr. Baek, Santapan Nikmat Harga Bersahabat   |   18:00 . Baju Bekas Kembali Digemari Jadi Peluang Usaha di Tengah Pandemi   |  
Thu, 21 October 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Begini Cara BKKBN Menekan Kehamilan dan DO KB di Jatim yang Melonjak

bloktuban.com | Friday, 22 May 2020 13:00

Begini Cara BKKBN Menekan Kehamilan dan DO KB di Jatim yang Melonjak

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Masa pandemi Covid-19 di Indonesia, ternyata memicu jumlah kehamilan dan putus KB di Jawa Timur melonjak. Pada bulan Maret 2020 atau masa pandemi awal di Indonesia jumlah kehamilan mencapai 232.287 orang atau 2,93 persen jadi jumlah pasangan di Jawa Timur.

Sedangkan pada bulan April 2020, jumlah kehamilan menjadi 227.260 atau 2,90 persen.Jika melihat data kehamilan pada bulan Februari di saat Indonesia belum memiliki kasus positif Covid-19, jumlah kehamilan masih berada di angka 229.667 orang atau 2,84 persen.

Kepala Bidang KB dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Perwakilan Jatim, Waluyo Ajeng Lukitowati mewakili Kepala BKKBN Jatim mengatakan, angka kehamilan ini bisa terus melonjak drastis. Karena angka drop out (DO) KB juga makin mengkhawatirkan.

Di bulan Maret angka putus KB sebanyak 278.356 orang atau kurang lebih 4,6 akseptor. Di bulan April seiring makin ketatnya kebijakan Covid-19 untuk tetap di rumah, angka DO KB mencapai 414.708 orang atau 7,07 persen.

"Kenaikan ini perlu diwaspadai bersama. Jangan sampai terjadi kehamilan yang tidak diinginkan karena mempengaruhi bayi dan pengasuhan balita itu sendiri," terang Luki kepada blokTuban.com di Kecamatan Soko, Jumat (22/5/2020).

Di masa pandemi masyarakat usia subur, lanjut Luki juga diminta tetap memakai kontrasepsi, seiring dengan kebijakan tetap tinggal di rumah dari pemerintah. 

Kalau menggunakan KB kontrasepsi otomatis aman. Sebaliknya jika tidak menggunakan kontrasepsi akan mudah terjadi kehamilan. Jangan sampai masyarakat drop out atau putus pakai KB.

Salah satu upaya BKKBN mencegah melonjaknya DO KB dan kehamilan melalui program sosialisasi advokasi dan KIE Bangga Kencana bersama mitra kerja di masa pandemi. Sekaligus menyerahkan 1.000 paket sembako untuk masyarakat dan 20 Alat Pelindung Diri (APD) kepada bidan desa di Kabupaten Tuban. [ali/rom]

Tag : BKKBN, hamil, ibu hamil, kehamilan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more