12:00 . Ukuran Bank Dunia, Ketimpangan Penduduk Tuban Rendah   |   11:00 . Ekonomi Tuban 2021 Naik 3,00 persen, Ini Penyebabnya   |   10:00 . Data Imunisasi Anak akan Tersimpan di Aplikasi PeduliLindungi   |   09:00 . Tak Layak untuk Ibadah dan Mengaji, Musala Al Ikhlas Desa Kaligede Akhirnya Direhab Satgas TMMD   |   19:00 . Halal Bihalal di Tuban, Sekum PP Muhammadiyah : Penyakit PMK Jangan Dianggap Remeh   |   17:00 . Gerindra Tuban Tancap Gas, Siap Antarkan Prabowo Subianto ke RI-1   |   16:00 . Libur Akhir Pekan, Yuk Intip Keseruan Anak-anak Bermain Air di Pantai Pasir Putih   |   14:00 . Pantai Semilir Tuban Punya Wahana Baru Banana Boat, Segini Tarifnya   |   13:00 . Ratusan Karya Seni Rupa Siswa Tuban Dipamerkan di Wisata Pantai Kelapa   |   12:00 . Jokowi Tegaskan Perang Tak Untungkan Siapapun, Mendag Fokus Pemulihan Ekonomi ASEAN   |   11:00 . Siap-siap! Vendor SIG Tuban yang Abaikan K3 Terima Skorsing   |   10:00 . Sepenggal Kisah Sumur Gemuling dan Lingga Yoni di Masjid Al-Falah Tuban   |   09:00 . Raden Santri, Kerabat Sunan Muria di Desa Cangkring   |   08:00 . Mendag Lutfi: Penguatan ASEAN Kunci Pertumbuhan Ekonomi Kawasan   |   16:00 . Jangan Takut Cepat Pudar, Begini Cara Mencuci Pakaian Hitam Agar Tetap Pekat dan Terlihat Baru   |  
Tue, 17 May 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Pengusaha Tambang Ancam Tak Setor Upeti ke Daerah

bloktuban.com | Wednesday, 29 January 2020 13:00

Pengusaha Tambang Ancam Tak Setor Upeti ke Daerah

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Maraknya tambang batu gamping yang belum berijin atau ilegal di Kabupaten Tuban, mengancam turunnya pendapatan daerah galian C. Kacaunya harga batu gamping di pasar, membuat pengusaha tambang lokal yang berijin malas untuk setor upeti ke daerah.

"Saya sangat keberatan ada kenaikan pajak yang sampai 300 persen," tutur pengusaha tambang lokal, Tabri kepada blokTuban.com disela sidak gabungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), BPPKAD, dan Satpol PP, Rabu (29/1/2020).

Tabri yang memulai usaha tambang sejak 2002 ini, mengaku kuwalahan jika harus bersaing harga dengan pengusaha tambang ilegal. Karena dirinya taat membayar pajak, sedangkan pesaing bisnisnya tak bayar upeti.

Kalau kondisi di lapangan (marak tambang ilegal) seperti ini, dirinya akan menjual batu gamping di bawah harga standart. Dengan konsekuensi tak ada lagi pajak yang disetor ke pemkab.

"Banyak tidaknya tambang ilegal saya tak tahu. Ya begini ini kondisi di lapangan," imbuh pemilik UD. Sion tambang Niana.

Kerja di tambang kata Tabri beresiko tinggi. Tanah yang hendak digalinya harus beli. Berbeda dengan pemilik lain yang tak berijin, puluhan tahun bisa bebas mengeruk batu gamping dari tanah negara.

Setiap bulannya, dirinya membayar pajak ke daerah kisaran 40 sampai 50 juta rupiah per bulan. Jumlah setoran itu dari tambangnya dengan luasan 3 sampai 4 hektare yang terletak di perbatasan Desa Menyuyur Grabagan.

"Pajak itu sebelum ada kenaikan. Setelah dinaikkan saya belum sampai bayar, karena belum ada sosialisasi," tegasnya.

Dijelaskan kenaikan pajak ini berlaku September 2019 lalu. Selama ini pihaknya mengkalim taat pajak dan tidak pernah telat.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Pendapatan Pajak Daerah Lainnya dan Dana Perimbangan DPPKAD Tuban, Syamsul Arifin mengaku telah menyosialisasikan kepada seluruh pengusaha tambang diwilayahnya.

"Iya ada kenaikan pajak setelah ada keputusan Gubernur per 9 September 2019, tentang standart harga pasar sebagai perhitungan pajak mineral bukan logam," sambungnya.

Untuk beberapa jenis pajak mineral bukan logam memang ada kenaikan, mulai batu gamping, clay, dan pasir kuarsa. Secara otomatis di tahun 2020 ini ada target kenaikan pajak yang ditetapkan oleh pemkab. "Di APBD tertulis 180 miliar rupiah," tutupnya. [ali/ito]

Tag : tambang, tuban, daerah



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more