10:00 . Berakhir 5 Juni 2022, Segera Daftarkan Diri di Program Kampus Mengajar Angkatan 4   |   09:00 . Subsidi Minyak Goreng Berakhir 31 Mei, Tiga Pilar Jatirogo Cek Stok di Pasar Tradisional   |   08:00 . Bahaya Makan Mie Instan yang Perlu Diwaspadai, Hindari Mengonsumsinya Terlalu Sering   |   18:00 . Sejumlah Nelayan Palang Nekat Melaut Meski Ancaman Ombak Tinggi   |   17:00 . Info Grafis : Fakta Banjir Rob di Tuban   |   16:00 . 593 CJH Latihan Manasik Haji di Lapangan Perumdin SIG Ghopo Tuban   |   15:00 . Wabah PMK Merebak, Penjualan Daging Sapi di Plumpang Masih Stabil   |   14:00 . Waspada! Angka Kasus PMK di Tuban Naik, Sapi Terinfeksi Menyebar di 14 Kecamatan   |   13:00 . Jasad Nelayan Lamongan Ditemukan Mengapung di Perairan Tuban, Ini Identitasnya   |   12:00 . 5 Perguruan Silat Jenu Komitmen Ciptakan Suasana Kondusif di Kawasan Industri   |   11:00 . Sesalkan Pembangunan Jembatan Glendeng Buru-buru, KNPI: Pemkab Tuban Rugikan Pengguna Jalan   |   10:00 . Sampah Meluber Pasca Banjir Rob, Pedagang di Pantai Magrove Tuban Mulai Bersih-bersih   |   09:00 . Fasilitas Olahraga di Tuban Rusak Diterjang Ombak, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta   |   08:00 . Ini Keunggulan Bumbu Dapur Menjadi Bahan Herbal Sebagai Obat Batuk   |   19:00 . Kandang Rusak Diterjang Banjir Rob, Peternak Ayam Aduan Rugi Rp10 Juta   |  
Fri, 27 May 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

BPBD Tuban Kembali Basmi Koloni Tawon Ndas

bloktuban.com | Wednesday, 18 December 2019 20:00

BPBD Tuban Kembali Basmi Koloni Tawon Ndas Foto: Evakuasi sarang tawon ukuran mini di Desa Tambakrejo

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Dua Koloni Tawon Ndas yang ada di sekitar lingkungan warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Rengel, serta satu sarang lagi di Desa Prambontergayang, Kecamatan Soko hari ini dibasmi tuntas oleh tim fire rescue Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban posko Rengel, Rabu (18/12/2019).

Peredaran sarang Tawon Ndas atau disebut Vespa Afinis yang dikenal punya sengatan beracun ini ada di sebuah Pohon Saman pinggir jalan di RT/RW 04/01 Dusun Klubuk, depan kediaman Sujito. Dengan bentuk sarang ukuran sedang, menempel pada bagian dahan besar pohon yang tengah kering nan lapak tersebut.

Sedangkan sarang lainnya berada area rumah Mulyono, warga RT/RW 03/02 Dusun Klubuk, Desa Tambakrejo yabg bergelantungan di ujung kuda-kuda atap sebuah kandang dengan ukuran mini.

Tim dari BPBD Pos Rengel pun bergegas ke titik lokasi, pasca mendapat laporan dari warga setempat yang kemudian diteruskan oleh Sidekan selaku Kepala Desa (Kades) Tambakrejo.

"Ada cara tersendiri untuk mengevakuasi koloni atau sarang Tawon Ndas ini. Tergantung ukuran dan besarannya," ujar Rizki Prasetyo, salah seorang anggota dari Tim BPBD Tuban Posko Rengel.

Dijelaskan Rizki, proses evakuasi sarang tawon ukuran sedang sampai besar seperti yang ada di pohon Saman, membutuhkan dua unsur sekaligus. Yakni pembakaran api dan pemadaman air.

Proses pembakaran berguna untuk membasmi tawon dalam sarang hingga koloninya. Sementara semprotan air digunakan sebagai penetralisir uap panas yang membara pada bagian pohon pasca dibakar, serta antisipasi nyala api apabila bara masih menyala.

"Sementara untuk koloni yang baru membangun sarangnya, bisa langsung dievakuasi menggunakan jaring. Di lokasi kedua Desa Tambakrejo ini sarangnya kecil, jadi gak usah membakar," lengkapnya.

Usai proses evakuasi di Kecamatan Rengel sore hari menjelang petang, tim BPBD harus meluncur ke Desa Prambontergayang, Kecamatan Soko demi evakuasi perihal yang sama. Yakni sebuah koloni Tawon Ndas diujung atap rumah warga bagian luar di Dusun Gayang, RT/RW 05/12 Desa Prambontergayang. 

Warga setempat, Kardimin yang melapor ke pihak desa kemudian dieksekusi langsung oleh tim BPBD, mengaku bahwa keberadaan sarang tawon diarea kediaman tetangganya terbentuk sekitar 3 bulan lalu.

"Sarang Tawon itu sebelumnya gak disitu, tapi dibagian utara. Pernah saya coba amankan pas sarangnya lagi kecil, menggunakan sarung sebagai pelindung dan alat sebilah kayu panjang untuk mengusirnya. Tapi kok sekarang jadi pindah kesamping selatan rumah Bu Guru dan malah besar disini. Makanya saya lapor ke Pak Kades untuk ditangani BPBD," aku Kardimin pasca proses evakuasi sarang Tawon Ndas rampung sesudah Maghrib.

Pemilik rumah dan tetangga sekitar juga sempat dibuat panik akan keberadaan koloni Tawon beracun itu. Apalagi usai mendengar dan mendapat sejumlah kabar berita bahwa serangan dari koloni Vespa Afinis dapat meregang nyawa seseorang, maka kewaspadaan masyarakat setempat lebih tebal.

"Ya, lebih aman bisa lapor ke BPBD saja untuk dievakuasi. Sebab, salah-salah bisa membahayakan jika mengevakuasi sendiri tanpa pengaman standar," pesanTim BPBD Tuban Pos Rengel kepada masyarakat, khususnya yang ada di Tuban bagian selatan. [feb/col]

Tag : Tawon, koloni, bpbd



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 25 May 2022 14:00

    PDKI Terus Kawal Pembangunan Industri di Tuban

    PDKI Terus Kawal Pembangunan Industri di Tuban Tuban merupakan rumah bagi industri besar skala nasional dan multinasional didalamnya. Sepanjang tahun 2020 realisasi penanaman modal asing (PMA) di Tuban mencapai 5,9 triliun rupiah yang menempatkan Tuban sebagai penyokong...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more