15:00 . Sidang Ketiga Dugaan Pelanggaran Administrasi PPS Tuban, Pelapor Bawa Seorang Saksi   |   14:00 . Gunung Api Karangetang Sulawesi Utara Berstatus Siaga   |   13:00 . Presiden Jokowi Ingatkan Tantangan Pers Hadapi Banjir Media Sosial   |   12:00 . Tempati Lahan KAI, 97 Bangunan di Surabaya Dibongkar   |   10:00 . Kumpulan Resep Membuat Telur Pindang, Sekali Buat Bisa Untuk Beberapa Hari   |   09:00 . Emas Antam Kembali Naik Rp.5000 Hari ini 9 Februari 2023, Full Stock!   |   08:00 . Tata Cara dan Kapan Bersiwak Seperti yang Dilakukan Rasulullah SAW   |   07:00 . Lirik Lagu Stasiun Balapan - Cover Denny Caknan, Kuto Solo Sing Dadi Kenangan   |   21:00 . Kepepet Kebutuhan Sehari-hari, Purnawirawan Polisi di Tuban Nekat Mencuri Motor   |   20:00 . Bawaslu Tuban Bacakan Hasil Sidang Kedua Dugaan Pelanggaran Rekrutmen Anggota PPS Montong   |   19:00 . Keren, Anak Muda di Tuban Buat Suplemen Penambah Nafsu Makan Hewan   |   18:00 . Eks Karyawan Hotel Purnama Tak Terima Pesangon, Disnakerin Tuban Sarankan ke Jalur Hukum   |   17:00 . Mahasiswa KKN Unang Tuban Dampingi UMKM Panyuran Terbitkan NIB   |   16:00 . Pasokan Berkurang, Harga Cabai Rawit di Tuban Tembus Rp70 Ribu Per Kilogram   |   15:00 . Dihuni 250 Penduduk, Ini Kondisi Dusun Terluar di Tuban   |  
Thu, 09 February 2023
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Bupati Tuban, Pimpin Apel Hari Santri Nasional

bloktuban.com | Tuesday, 22 October 2019 18:00

Bupati Tuban, Pimpin Apel Hari Santri Nasional

Reporter: Nidya Marfis H. 

blokTuban.com - Bupati Tuban,  Fathul Huda menjadi inspektur Apel Peringatan  Hari Santri Nasional (HSN) 2019 di Alun - Alun Kabupaten Tuban. Selasa,(22/10/2019) sore. 

Sebelum dimulainya apel,  diselenggarakannya pertunjukan teater  dari Saung ArtMa STITMA Tuban bertema Revolusi Jihad. Di hadapan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPRD), Forkompimda Kabupaten Tuban dan 1000 santri, Bupati Tuban menyampaikan sambutan dari Menteri Agama Rebuplik Indonesia (RI), Lukman Hakim Saifuddin. 

Bupati Tuban,  Fathul Huda memaparkan awal mula Presiden Joko Widodo mengeluarkan Keputusan Presiden nomor 22 tahun 2015  tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional (HSN). Penetapan tanggal 22 Oktober merujuk pada tercetusnya resolusi jihad yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia. 

"Resolusi jihad ini kemudian melahirkan peristiwa heroik tanggal 10 Nopember 1945 yang kita diperingati sebagai Hari Pahlawan," ungkap Fathul Huda.

Lanjut Bupati dua periode ini, sejak Hari Santri Nasional ditetapkan pada tahun 2015, selalu rakyat Indonesia menyelenggarakan peringatan setiap tahunnya dengan tema yang berbeda. Seperti pada tahun ini mengusung tema "Santri Indonesia untuk Perdamaian Dunia".  

"Isu perdamaian diangkat berdasar fakta bahwa sejatinya pesantren adalah laboratorium perdamaian," ungkapnya. 

Lebih lanjut, sebagai laboratorium perdamaian, pesantren merupakan tempat menyemai ajaran Islam rahmatanlilalamin, Islam ramah dan moderat dalam beragama. Sikap moderat dalam beragama sangat penting bagi masyarakat yang plural multikultural. Dengan cara seperti inilah keragaman dapat disikapi dengan bijak serta toleransi dan keadilan dapat terwujud. 

"Semangat ajaran inilah yang dapat menginspirasi santri untuk berkontribusi merawat perdamaian dunia," ujarnya. 

Ia menjelaskan, menurut Menteri Agama RI ada beberapa alasan dan dasar mengapa pesantren layak disebut sebagai laboratorium perdamaian diantaranya, kesadaran harmoni beragama dan berbangsa, metode mengaji dan mengkaji, para santri biasa diajarkan untuk khidmah (pengabdian), pendidikan kemandirian, kerja sama dan saling membantu di kalangan santri.

Gerakan komunitas seperti kesenian dan sastra tumbuh subur di pesantren, lahirnya beragam kelompok diskusi dalam skala kecil maupun besar untuk membahas hal-hal remeh sampai yang serius, prinsip maslahat (kepentingan umum) dan penanaman spiritual tidak hanya soal hukum Islam (fikih) yang didalami, banyak pesantren juga melatih para santrinya untuk tazkiyatunnafs, yaitu proses pembersihan hati. Ini biasanya dilakukan melalui amalan zikir dan puasa, sehingga akan melahirkan fikiran dan tindakan yang bersih dan benar. [nid/lis]

Tag : HSN, santri



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 07 February 2023 10:00

    Membangun Kesejahteraan dan Ekonomi Masyarakat

    Membangun Kesejahteraan dan Ekonomi Masyarakat Manusia merupakan makhluk sebagai pelaku utama di dalam yang namanya lingkungan, dimana manusia tidak lepas dari kebutuhan untuk hidup dan tergantung dari kondisi lingkungan tempat dimana ia berada....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat