20:00 . Pemuda Ini Benjol-Benjol Usai Dikeroyok Sekelompok Orang Tak Dikenal   |   19:00 . Warna Hijab Paling Banyak Diminati Remaja, Bikin Kulit Terlihat Lebih Cerah!   |   18:00 . Laris Manis, Aneka Jajanan Murmer Beromzet Ratusan Ribu per Hari   |   09:00 . Rahasia Bisnis Kue Dumbeg Bertahan hingga Tiga Generasi   |   07:00 . Studi Buktikan Lingkungan Hijau dapat Meningkatkan Kesehatan Mental Anak   |   18:00 . Penyuluh Agama Kecamatan Widang Lakukan Gibas Buluh   |   17:00 . Bermodalkan Rp200 Ribu, Pengusaha Kue Ini Beromzet Jutaan   |   13:00 . ORTN BRIN Bersama Anggota DPR RI Bantu Petani Tuban Benih Padi Varietas Inpari Sidenuk   |   12:00 . Bantu Herd Immunity, Wihadi dan Kader Gerindra Tuban Turun Gunung Gelar Vaksinasi   |   09:00 . Jago Bisnis Desain dan Ilustrasi, Pemuda Tuban Diundang ke Wakatobi Ilustrasikan Aset Budaya   |   08:00 . Perempuan Desa Klotok Ini Hasilkan Cuan dari Merajut   |   07:00 . Bermain di Masa Pandemi Jadi Kebutuhan Dasar Anak yang Harus Terpenuhi   |   21:00 . Gemar Buat Kue, Kini Fudgy Brownies Dapur Aga Hadir Di Tuban   |   20:00 . Sate Korea Mr. Baek, Santapan Nikmat Harga Bersahabat   |   18:00 . Baju Bekas Kembali Digemari Jadi Peluang Usaha di Tengah Pandemi   |  
Thu, 21 October 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Ini Komentar DPRD Tuban Tentang Beras BPNT Berkutu

bloktuban.com | Wednesday, 11 September 2019 08:00

Ini Komentar DPRD Tuban Tentang Beras BPNT Berkutu

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Keluhan penerima beras subsidi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari pemerintah melalui Bulog di Kecamatan Jenu mendapat tanggapan beragam dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban, Rabu (11/9/2019).

Sebelumnya, warga di Desa Socorejo, Jenu pada Selasa (10/9/2019) kaget karena kualitas beras subsidi jelek. Beras tersebut baunya apek, dan ketika dikorek terdapat kutu.

"Kualitasnya sama dengan beras miskin (raskin) dulu," kata Siti Marfuah salah satu warga setelah membeli beras subsidi kemasan 10 kilogram dengan harga Rp 91 ribu itu.

Wakil rakyat tak tinggal diam. Sedikitnya ada tiga anggota legislatif yang serius menyikapi kualitas beras bantuan rutin dari pemerintah itu.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di DPRD Tuban, Tulus Setyo Utomo berpesan kepada masyarakat penerima, ketika menerima beras harus dicek dulu sebelum dibawa pulang.

Ketika menerima beras yang tidak layak dikonsumsi masyarakat harus berani mengembalikan. Dalam hal ini, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) dan Bulog harus bertanggungjawab.

"Beras harus diganti yang lebih layak," pinta Tulus.

sementara, Miyadi politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjelaskan, pihaknya sudah disampaikan untuk segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait.

"Karena DPRD belum ada pimpinan definitif, jadi belum bisa bertindak," kata Miyadi yang dicalonkan kembali menjabat Ketua DPRD ini.

Dari partai yang sama, Fahmi Fikroni bersikap lebih tegas. Dia berjanji akan menindaklanjuti keluhan dari wilayah dapilnya.

"Dalam waktu dekat kami akan inspeksi mendadak  ke Kantor Bulog," terang pria yang didapuk jadi manager klub Persatu Tuban.

Roni mengaku sudah banyak menerima laporan di DPRD terkait subsidi BPNT. Hal itu menurut dia tidak boleh dibiarkan, karena kasihan masyarakat penerima. Selain di Kecamatan Jenu, kelurahan kualitas buruk beras juga terlapor di Kecamatan Rengel. 

Saat dihubungi reporter blokTuban.com, Kepala Disnsos PPPA Tuban, Nur Jannah berjanji bakal menerjunkan tim untuk menemui warga penerima beras subsidi. Terbukti adanya permintaan menunjukkan alamat lengkap adanya keluhan beras dari Bulog itu.[ali/ono]

 

Tag : beras, bulog, BPNT



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more