08:00 . Bigini Landskap Media Digital di Indonesia Versi AMSI   |   07:00 . Lebih Baik Minum Air Panas saat Cuaca Panas, Ini Sebabnya!   |   18:00 . Gandeng Mahasiswa, Kapolres Tuban Bagikan Bansos Kepada Warga Terdampak Covid-19   |   17:00 . Warga Merakurak Meninggal Usai Pesta Miras di Jenu   |   16:00 . Simak Jadwal Dispensasi Perpanjang SIM Yang Habis Masa Berlakunya Saat PPKM   |   15:00 . FPKB DPRD Kritik Kebijakan Bupati Pangkas Anggaran KONI   |   14:00 . Hati-hati Calo Plasma Sudah Berkeliaran di Tuban   |   13:00 . Anggaran KONI Dikepras, FPKB Teriak   |   12:00 . Ringankan Beban Warga, Lapas Salurkan 50 Paket Sembako   |   11:00 . Sidak Bansos, Bupati Sorot Kinerja Pendamping, Agen hingga Supplier   |   09:00 . Kapolda Jateng Ajak Warga Pergerakan Jalan Bareng   |   08:00 . Dewan Pers Apresiasi Peluncuran AMSI Crisis Center Covid-19   |   07:00 . Jangan Buka Jendela Saat Cuaca Panas, Ini Anjuran Dokter   |   20:00 . PPKM Level 4: Polisi Bagi Bansos Ke PKL   |   19:00 . Keluarga Besar BMG Tahlil dan Doa Secara Virtual untuk Almarhum Mas Muha   |  
Fri, 30 July 2021
Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Emil Dardak Dinilai Belum Waktunya Berpartai

bloktuban.com | Thursday, 15 August 2019 17:00

Emil Dardak Dinilai Belum Waktunya Berpartai

Reporter: Sri Wiyono

blokTuban.com - Ketua Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Jatim Gianto Wijaya turut berkomentar terkait posisi Emil Dardak, ramai diberitakan Emil Dardak sebagai calon kuat ketua partai Demokrat Jatim menggantikan Soekarwo.

Ketua Bara JP Jatim, Gianto berpendapat bahwa saat ini waktunya kurang tepat kalau Mas Emil berada di struktur Parpol. "Karena Mas Emil saya rasa bisa jadi belum memahami betul kultur parpol, apalagi di level propinsi. Dan ingat dinamika parpol sangat dinamis baik dilevel basis maupun elit," ungkapnya.

Gianto yang aktif dalam pemenangan Jokowi di Jatim ini menilai, sebenarnya figur seperti mas Emil yang millenial, enerjik, kreatif, gesit dan lincah kurang pas jika harus berada dalam struktur parpol. Karena semua tahu bahwa parpol rantai komandonya bersifat instruktif.

"Ini bisa jadi menyebabkan Mas Emil akan terbentur dengan kebijakan parpol yang bersifat top down," imbuhnya.

Sebelumnya Emil Dardak berkomentar bahwa, belum ada komunikasi terkait wacana ketua Demokrat Jatim ketika di konfirmasi setelah paripurna di DPRD Jatim Rabu (14-08-2019) Gianto menyarankan ada baiknya Mas Emil berfikir bijak jika ada tawaran terkait hal tersebut.

Lebih lanjut Gianto menyimpulkan bahwa Mas Emil belum waktunya berpartai. Emil Dardak yang meraih gelar doktor di usia 22 tahun ini terpilih menjadi wagub Jatim bersama Khofifah sebagai gubernurnya dengan diusung oleh parpol koalisi Demokrat, Golkar, Nasdem, PPP, Hanura dan PAN. [ono/col]

Tag : wmil, dardak, politik

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat