07:00 . 2 Kesalahan Pola Asuh yang Sering Dilakukan Orangtua Zaman Now   |   20:00 . Pemkab, Salurkan Bantuan untuk Korban Gunung Semeru   |   19:00 . Jadi Percontohan Vaksin di Tingkat Kabupaten, Ini Kunci Kesuksesan Glodog   |   18:00 . Mendag: Sukses Beradaptasi, Bisnis Waralaba Jadi Tuan di Negeri Sendiri   |   15:00 . Babak Pertama, Persatu Tertinggal 1-0 dari Persewangi   |   14:00 . Momen HDI, Bupati Tuban Halindra Kabarkan Perkembangan Raperda Difabel   |   13:00 . PPKM Level 3 se-Indonesia Batal, Disiplin Prokes di Pasar Tradisional Tuban Digalakkan Lagi   |   12:00 . Masyarakat Tuban Mulai Antusias dan Tak Takut Ikut Vaksin   |   10:00 . TPPI Latih Pelaku UMKM Tuban Pemasaran dan Pengelolaan Keuangan   |   09:00 . Lima Inovator SIG Pabrik Tuban Juara Pertama Award on Innvation 2021   |   08:00 . 100 Perempuan Pelaku Usaha Kuliner dan Kreatif Tuban Berdaya Selama Pandemi Covid-19   |   07:00 . Jangan Dimarahi, Ini 5 Tips Membentuk Kepribadian Anak yang Disiplin   |   21:00 . Satpol PP Peringatkan PKL yang Sengaja Tinggalkan Gerobaknya di Trotoar   |   20:00 . Selama Pandemi Data Pemilih Tuban Bertambah Menjadi 942.644 Orang   |   19:00 . Tidak Perlu Takut, TB Bisa Sembuh dengan Rutin Minum Obat Selama 6 Bulan   |  
Wed, 08 December 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tambangan Perahu Bengawan Solo Ramai, Omset Sehari Jutaan

bloktuban.com | Monday, 10 June 2019 17:00

Tambangan Perahu Bengawan Solo Ramai, Omset Sehari Jutaan

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Sejak sebelum Hari Raya Idul Fitri pekan lalu, ribuan orang lalu lalang menggunakan jasa penyeberangan perahu di Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Tuban. Tak tanggung-tanggung, tempat penyeberangan masyarakat yang biasa disebut tambangan itu bisa meraih omset jutaan rupiah dalam sehari.

"Alhamdulillah ramai terus dari hari pertama Lebaran kemarin," ujar Sardimin, salah satu kemudi perahu seberangan Ngadirejo-Semambung Kanor Bojonegoro.

Lebih dari itu, puncak ramai tambangan yang menghubungkan antara wilayah Kecamatan Rengel-Tuban dan Kecamatan Kanor-Bojonegoro tersebut terjadi pada seminggu tepat pasca lebaran berlangsung, yakni hari ini.

Dari jam operasi yang non stop alias 24 jam, Sardimin beserta 3 anggota kemudi perahu tambangan di sana dapat meraih omset penuh sampai Rp2 juta pada satu sisi tambangan.

Hal itu dikarenakan masih banyak masyarakat umum sekitar Kecamatan Rengel maupun Kecamatan Kanor-Bojonegoro seberang Begawan sana, masih mengandalkan jasa penyeberangan dengan pertimbangan efisiensi waktu dan juga jarak tempuh.

"Ramainya ya hari ini. Kan pas hari awal masuk kerja juga, ada yang mudik, ada juga yang masih berlebaran," tambahnya kepada blokTuban.com, Senin (10/6/2019).

Dia pun masih bersyukur, masih terdapat banyak rezeki yang dihasilkan dari berkah lebaran dan perahu tambangan yang dipegangnya. Selagi menunggu kabar pasti eksekusi proyek jembatan Tuban-Bojonegoro yang diperkirakan kuat bakal digarap tahun 2020 nanti, banyak waktu untuk mempersiapkan kerja pengganti selain perahu seberangan. [feb/rom]

Tag : idul fitri, lebaran, bengawan solo



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more