20:00 . Pemuda Ini Benjol-Benjol Usai Dikeroyok Sekelompok Orang Tak Dikenal   |   19:00 . Warna Hijab Paling Banyak Diminati Remaja, Bikin Kulit Terlihat Lebih Cerah!   |   18:00 . Laris Manis, Aneka Jajanan Murmer Beromzet Ratusan Ribu per Hari   |   09:00 . Rahasia Bisnis Kue Dumbeg Bertahan hingga Tiga Generasi   |   07:00 . Studi Buktikan Lingkungan Hijau dapat Meningkatkan Kesehatan Mental Anak   |   18:00 . Penyuluh Agama Kecamatan Widang Lakukan Gibas Buluh   |   17:00 . Bermodalkan Rp200 Ribu, Pengusaha Kue Ini Beromzet Jutaan   |   13:00 . ORTN BRIN Bersama Anggota DPR RI Bantu Petani Tuban Benih Padi Varietas Inpari Sidenuk   |   12:00 . Bantu Herd Immunity, Wihadi dan Kader Gerindra Tuban Turun Gunung Gelar Vaksinasi   |   09:00 . Jago Bisnis Desain dan Ilustrasi, Pemuda Tuban Diundang ke Wakatobi Ilustrasikan Aset Budaya   |   08:00 . Perempuan Desa Klotok Ini Hasilkan Cuan dari Merajut   |   07:00 . Bermain di Masa Pandemi Jadi Kebutuhan Dasar Anak yang Harus Terpenuhi   |   21:00 . Gemar Buat Kue, Kini Fudgy Brownies Dapur Aga Hadir Di Tuban   |   20:00 . Sate Korea Mr. Baek, Santapan Nikmat Harga Bersahabat   |   18:00 . Baju Bekas Kembali Digemari Jadi Peluang Usaha di Tengah Pandemi   |  
Thu, 21 October 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Miris, Rumah Warga di Menyunyur ini di Ambang Longsor

bloktuban.com | Wednesday, 09 January 2019 09:00

Miris, Rumah Warga di Menyunyur ini di Ambang Longsor

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Sungguh miris keadaan rumah milik salah satu warga di Desa Menyunyur, Kecamatan Grabagan ini. Pasalnya, bangunan yang juga pernah tersentuh program Rumah Tak Layak Huni (RTLH) itu terletak di mulut jurang perbukitan yang berpotensi bencana longsor.

Adalah Supatmi (65). Sudah puluhan tahun ia bersama suaminya, Resindo (68) hidup dalam rumah yang setiap saat membuat was-was orang seisi rumah.

Dia juga mengaku bimbang, antar takut dan tak tahu apa yang mesti dilakukan dengan keadaan tersebut. Terlebih saat musim penghujan seperti ini, tak jelas kapan waktu tepat datang hujan. Bahkan ketika hujan datang dengan intensitas yang tinggi, kejadian-kejadian yang tak mau diinginkan olehnya pun menjadi hantu dalam pikirnya.

"Sebenarnya ya was-was, tapi bagaimana lagi ya. Keadaannya hanya bisa begini," ungkap Supatmi kepada blokTuban.com, Rabu (9/1/2019).

Dalam situasi tersebut, dia bersama suami hanya bisa pasrah. Hanya saja doa-doa selamat selalu dipanjatkan, supaya keamanan dan kesehatan selalu hinggap pada keluarganya.

"Anak sudah berkeluarga dan menyebar ke daerah lain, disini ya tinggal sama bapak. Kalau hujan deras, sudah kita jarang tidur," imbuhnya.

Kendati begitu, dia berharap agar pemerintah desa setempat juga mau memberikan sumbangsih maupun cara agar gubuk kecil yang ditinggali 2 orang di dalamnya itu bisa aman, meski pada bertahan dalam perekonomian yang serba pas itu. [feb/ito]

Tag : rumah, menyunyur, grabagan, tuban, rengel



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more