20:00 . Wamendag: Revitalisasi Pasar Rakyat Perkuat Pemulihan Ekonomi Nasional   |   19:00 . Merantau di Tuban, Residivis Asal Jepara Ini Nekat Gondol Motor Temannya   |   18:00 . Peduli Korban Semeru, Pelajar Tuban Salat Gaib dan Galang Dana   |   15:00 . Overkapasitas, Lagi-lagi Lapas Tuban Terima Pindahan 20 Napi Narkoba   |   14:00 . Suhada Erwin Resmi Jabat Dandim 0811 Tuban   |   13:00 . 7 Kali Dipenjara, Warga Merakurak Lagi-lagi Gasak Handphone Tetangga   |   12:00 . Lepas Sambut Dandim 0811 Tuban, Bupati Halindra Ungkap Kenangan Manis Bersama Viliala Romadhon   |   07:00 . 2 Kesalahan Pola Asuh yang Sering Dilakukan Orangtua Zaman Now   |   20:00 . Pemkab, Salurkan Bantuan untuk Korban Gunung Semeru   |   19:00 . Jadi Percontohan Vaksin di Tingkat Kabupaten, Ini Kunci Kesuksesan Glodog   |   18:00 . Mendag: Sukses Beradaptasi, Bisnis Waralaba Jadi Tuan di Negeri Sendiri   |   15:00 . Babak Pertama, Persatu Tertinggal 1-0 dari Persewangi   |   14:00 . Momen HDI, Bupati Tuban Halindra Kabarkan Perkembangan Raperda Difabel   |   13:00 . PPKM Level 3 se-Indonesia Batal, Disiplin Prokes di Pasar Tradisional Tuban Digalakkan Lagi   |   12:00 . Masyarakat Tuban Mulai Antusias dan Tak Takut Ikut Vaksin   |  
Thu, 09 December 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

HUT RI ke-73

Terharu Lihat Sang Anak di Barisan Paskibraka Nasional

bloktuban.com | Friday, 17 August 2018 20:00

Terharu Lihat Sang Anak di Barisan Paskibraka Nasional

Repoter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Orang tua dari Nina Adinityas Sriwiganti, salah satu Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) nasional asal Kabupaten Tuban terharu, melihat sang anak bisa menjadi tim 8 saat upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di istana negara, Jumat (17/8/2018).

Melalu sambungan telepon seluler, sang ayah Mukiyat (44), orang tua Nina mengatakan, bangga bercampur haru bisa melihat secara langsung anaknya tampil menjadi Paskibraka Nasional dan masuk tim 8, selain itu Mukiyat juga sempat berbincang-bincang sebentar dengan sang buah hati.

"Tadi sempat ketemu sebentar nanya ke Nina, tadi saat upacara gak terharu dan nangis? jawab Nina, ia gak cengeng yah," ungkap Mukiyat bercerita cengkramanya bersama sang anak.

Sebelumnya, Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora), memberi akses kepada orang tua Nina untuk bisa berangkat ke Jakarta melihat sang anak ikut barisan tim 8.

Mukiyat yang sehari-hari bekerja menjadi penjaga malam di SMP 2 Semading Tuban ini mengatakan, Nina termasuk anak yang pendiam meski tidak telalu cerdas, tapi ia tekun dalam melakukan sesuatu, tidak pernah setengah-setengah.

"Dia termasuk anak yang pendiam, misal saat sekolah kenalnya ya cuma temen sekelasnya dan teman passagus," ungkapnya.

Warga Desa Genangharjo Kecamatan Semanding ini berharap, semoga anak pertamanya ini bisa mewujudkan cita-citanya. "Nina bercita-cita ingin mengikuti tes Akedemi Kepolisian (Akpol), semoga berhasil itu doa saya," tutup Mukiyat mendoakan sang anak tercinta. [nid/rom]

Tag : mukiyat, paskibraka, paskibra tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more