14:00 . PTMSI Gelar Kejuaraan Tenis Meja Porkab VI Tuban   |   13:00 . Nyaris Tertimpa Warung yang Ambruk   |   12:00 . Kades Tegalbang Minta Ada Riset, DLH: Peta Gas Tuban hanya di Sumber Merakurak   |   11:00 . Ketiga Kalinya Gas Keluar dari Galian Sumur Warga Desa Tegalbang   |   10:00 . Lebih Hemat Pakan, Peternak Lele di Tuban Berbagi Trik ke Pemula   |   09:00 . Manfaatkan Tradisi Ritual di Makam Wali untuk Kampanye Vaksinsasi   |   08:00 . Update Corona di Tuban Tambah 3 Kasus Positif Baru   |   07:00 . Benarkah Media Sosial Bikin Empati dan Rasa Tulus Masyarakat Berkurang?   |   21:00 . Langganan Banjir, Ini Kata Perangkat Desa Magersari   |   20:00 . Banjir di Pusat Kota Tuban, Bupati Sebut Sudah Ada Penanganan Konkrit   |   19:00 . Dam Deker Jebol, Puluhan Rumah Warga Simo Terendam Banjir   |   18:00 . Efektif, Kampanye Vaksin Saat Ritual Dawetan Bejagung   |   17:00 . Desa Klutuk Tambakboyo Diterjang Puting Beliung, Bangunan Rumah hingga Warung Hancur   |   16:00 . Surati Gubernur Jatim, Buruh Tuban Tolak Penerapan PP 36 Tahun 2021 di UMK 2022   |   15:30 . Dawetan Tutup Ritual Bersih Sumur Wali Bejagung Dua Tahunan   |  
Sat, 27 November 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

HUT RI ke-73

Di Gang Sempit Kota Tuban Ada Monumen Kemerdekaan?

bloktuban.com | Friday, 17 August 2018 19:00

Di Gang Sempit Kota Tuban Ada Monumen Kemerdekaan?

Repoter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Di Dusun Watulumut terdapat monumen sebagai pengingat bahwasannya warga Tuban turut berjuang mengambil kemerdekaan Republik Indonesia.

Dusun Watulumut berada di Kelurahan Sidomulyo Kecamatan/Kabupaten Tuban. Menurut penuturan Kusnul Dwi Cahyono (66), selaku ketua RT dan anak dari pensiunan veteran yaitu almarhum Koekoh Donowisastro mengungkapkan cerita yang diperoleh dari almarhum bapaknya, bahwa di sekitar Watulumut ada banyak pejuang tanpa identitas.

"Menurut penuturan bapak saya dulu di sini banyak pejuang tanpa identitas," ungkap Kusnul bercerita.

Asal mula monumen ini, jelasnya, empat tahun setelah Indonesia merdeka, yaitu bertepatan tahun 1949 ada agrasi militer Belanda II, yang diawali Belanda menyerang Kota Yogyakarta sebagai ibu kota pada saat itu, dan hampir seluruh Indonesia dikuasai termasuk Kota Bumi Wali sebutan Tuban.

Pada akirnya warga Tuban yang ingin mengambil kembali dari tangan Belanda, melakukan perlawanan dengan senjata seadanya, termasuk senjata caluk dan di Dusun Watulumut terdapat  banyak warga yang berjuang untuk mengambil alih Kota Tuban dari Belanda saat itu.

Setelah berhasil mengambil alih Kota Tuban dari penjajah pada tanggal 10 Desember 1949, para pejuang kemerdekaan  membuat monumen tersebut, yang bertujuan sebagai pengingat pengembalian Kota Tuban dari penjajah, serta agar kelak anak cucunya mengetahui bahwa disitu terdapat para pejuang terutama di Watulumut.

"Monumen ini sebagai pengingat bahwa warga sini juga dulu berjuang untuk mengembalikan Kota Tuban ke Pemerintah Republik Indonesia," jelas Kusnul. [nid/rom]

monumen1

Tag : pahlawan, tuban, kota tuban, sejarah perlawanan belanda



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more